Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PENURUNAN kontribusi sejumlah subsektor industri terhadap produk domestik bruto pada April 2023 diyakini tak akan berpengaruh besar pada keseluruhan PDB nasional. Penurunan itu bakal dikompensasi oleh peningkatan kontribusi di sektor lain.
"Penurunan share terhadap PDB maksudnya industri itu tumbuh, tetapi ternyata ada sektor lain yang tumbuhnya lebih tinggi. Jadi sektor yang share-nya tergerus ini tidak serta merta dia turun atau melambat. Bisa jadi dia tumbuh, tetapi ada sektor lain yang tumbuhnya lebih tinggi," jelas ekonom sektor industri, perdagangan, dan investasi dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Ahmad Heri Firdaus saat dihubungi, Sabtu (29/4).
"Transportasi misalnya. Share-nya pasti meningkat tinggi pada Lebaran kali ini. Karenanya, sektor lain akan terlihat seolah menurun. Itu tidak menjadi tolak ukur bahwa keadaan itu akan mengganggu PDB kita," lanjut Heri.
Baca juga: 45 Orang Lolos Seleksi Tahap I Calon Pimpinan OJK
Berdasarkan laporan Kementerian Perindustrian, Indeks Kepercayaan Industri (IKI) pada April 2023 turun 0,49 poin menjadi 51,38. Itu terjadi lantaran sejumlah subsektor industri yang memiliki share terhadap PDB cukup besar mengalami penurunan. Selain itu, komponen pesanan terhadap manufaktur mengalami sedikit penurunan karena libur Lebaran.
Heri menambahkan, geliat sektor industri diperkirakan akan kembali melaju pasca-Lebaran. Menurutnya, itu telah menjadi pola musiman. Dalam beberapa tahun terakhir, misalnya, 1-2 bulan setelah Lebaran ada momen libur sekolah yang dipastikan bakal mengerek kinerja industri pariwisata.
Baca juga: Indosat Bukukan Pertumbuhan Dua Digit di Kuartal Pertama
Hal itu akan memberikan dampak berganda, termasuk kepada industri manufaktur di dalam negeri karena akan terjadi peningkatan permintaan masyarakat terhadap produk-produk industri. Hanya, faktor yang dapat memompa kinerja industri tak melulu soal konsumsi masyarakat.
Berbagai faktor input produksi juga krusial menentukan kinerja industri. "Misal, biaya impor bahan baku, biaya tenaga kerja, biaya energi, dan lainnya. Kalau ada lonjakan harga bahan baku, misalnya, itu akan mengganggu industri," terang Heri. (Z-2)
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengatakan laporan kepada Presiden mencakup kondisi pasokan energi hingga harga bahan pokok.
Beban pengiriman akan overload menjelang Lebaran. Untuk menekan risiko keterlambatan, perusahaan menyatakan telah melakukan persiapan sejak awal
favehotel Hyper Square Bandung menawarkan pengalaman menginap nyaman saat Lebaran dengan fasilitas modern, lokasi strategis, dan sajian kuliner di Lime Coffee Shop.
Layanan Transjakarta dipastikan akan digratiskan saat Lebaran.
Ia mencontohkan penipuan belanja online, terutama yang menargetkan kebutuhan persiapan Lebaran, seperti baju, aksesoris, dan perlengkapan lainnya. Banyak masyarakat.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyampaikan mayoritas komoditas strategis berada dalam posisi surplus menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.
Penguatan proses pembelajaran teknik yang relevan dengan kebutuhan industri menjadi fokus utama ABB Motion melalui inisiatif ABB Motion Goes to Campus.
DI sektor petrokimia, pengelolaan air tidak hanya berfokus pada pemenuhan baku mutu lingkungan, tetapi juga menjadi faktor kunci dalam menjaga kontinuitas operasi industri.
Pemerintah menegaskan komitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan.
Terdapat 1.236 perusahaan industri yang menyelesaikan tahap pembangunan pada 2025 dan siap mulai berproduksi untuk pertama kali pada 2026.
Hal itu disampaikan Indra dalam Talkshow Perburuhan Nasional bertema 'Babak Baru Ketenagakerjaan Indonesia' yang digelar di Kantor DPTP PKS, Jakarta, Jumat (30/1).
Yulina memimpin bisnis yang memiliki lebih dari 500 kantor perwakilan, 3.700 gerai, dan lebih dari 6.000 karyawan di seluruh Nusantara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved