Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Menteri ESDM RI Arifin Tasrif beserta direksi Pertamina meninjau langsung sarana dan fasilitas operasional, serta memastikan layanan BBM dan LPG dalam kondisi prima untuk para pemudik yang akan melintasi Penyebrangan Merak-Bakaheuni serta Tol Trans-Jawa ruas Semarang-Solo.
Peninjauan oleh Menteri ESDM dilaksanakan mulai Rabu (18/4), dan didampingi oleh Kepala BPH Migas Erika Retnowati dan Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution. Turut hadir di peninjauan di wilayah Semarang-Solo, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo serta Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati.
Adapun lokasi peninjauan meliputi SPBB (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Bunker) 37-42413 Merak, SPBU 34.424.09 Gerem, Fuel Terminal Tanjung Gerem, SPBU 44.501.02 Bandarharjo dan SPBU di Rest Area KM 429 A, KM 456 A, dan KM 456 B Tol Semarang-Solo.
“Harapan mudik tahun ini BBM cukup, masyarakat bisa terlayani dengan baik, kecelakaan itu kalau bisa ditiadakan, kita doakan semuanya,” ungkap Arifin saat dirinya mencoba langsung layanan motorist Pertamina Delivery Service, yang merupakan salah satu layanan tambahan Pertamina Siaga di SPBU 34.424.09 Gerem, Cilegon.
Dalam kunjungannya, Arifin turut menyapa langsung sekaligus memberikan apresiasi kepada operator SPBU serta Awak Mobil Tangki yang kini tengah bertugas di lapangan. Dirinya juga turut berpesan kepada tim Pertamina Siaga, untuk selalu meningkatkan aspek keselamatan dalam operasi. Serta terus meningkatkan pelayanan kepada konsumen.
“Supervisi di lapangan ditingkatkan. Ciptakan iklim kerja yang kondusif dan teamwork. Ini amal kita. Layanilah konsumen dengan hati,” pesannya di tengah-tengah peninjauan Terminal BBM Tanjung Gerem, Banten.
Merespon arahan dari Menteri ESDM, Direktur Utama Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution mengatakan pihaknya berkomitmen untuk terus menjaga keandalan pasokan BBM serta terus meningkatkan pelayanan untuk masyarakat.
“Sesuai arahan Menteri ESDM, kami berkomitmen untuk terus menjaga agar stok BBM di terminal maupun di SPBU selalu dalam kondisi aman. Beberapa masukan dari Menteri ESDM akan menjadi bahan evaluasi kami, untuk selalu memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat selama momen arus mudik lebaran tahun ini,” tuturnya.
Mendukung kelancaran arus mudik hingga arus balik Lebaran tahun ini, Pertamina Patra Niaga menyiagakan tim Satgas RAFI (Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri) mulai 1 April hingga 2 Mei 2023 untuk menjamin ketersediaan distribusi BBM, LPG dan Avtur tetap terjaga selama periode Ramadan dan Idul Fitri 1444 H. Selama masa Satgas RAFI, Pertamina turut menyiagakan berbagai layanan tambahan (BBM dan non BBM), diluar fasilitas utama, yang dapat dimanfaatkan untuk para pemudik.
“Baik stok maupun penyaluran di berbagai sarana dan fasilitas ini akan dimonitor di Integrated Enterprise Data & Center Command Center (IEDCC) yang siaga selama 24 jam, termasuk ada koneksi CCTV ke 617 SPBU di jalur utama. Untuk lokasi tol baru seperti Cisumdawu yang belum ada SPBU, kami juga sudah siapkan SPBU modular agar kebutuhan BBM konsumen tetap terjaga,” tambahnya.(RO/E-1)
Inovasi teknologi migas kembali diadaptasi PT Pertamina Gas (Pertagas) untuk menjawab persoalan dasar masyarakat desa, khususnya dalam menjaga infrastruktur pipa air.
Untuk itu Imron meminta Pertamina agar terus meningkatkan kinerja, melalui lifting yang terus meningkat diharapkan bisa mendukung upaya ketahanan energi nasional.
PT Pertamina Patra Niaga menyediakan layanan air minum isi ulang di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina.
Umar Said menekankan, tidak ada undangan dari Dimas. Umar Said juga membenarkan saat dikonfirmasi para peserta membayar masing-masing untuk main golf tersebut.
Fakta persidangan telah membuktikan nilai Rp 2,9 triliun bukanlah kerugian negara. Nilai itu adalah pembayaran Pertamina atas penyewaan tangki BBM milik PT OTM.
Meski mengakui adanya hasil kajian internal dari tim Pusat Penelitian Pranata Pembangunan Universitas Indonesia (UI) yang menyarankan aset tersebut menjadi milik Pertamina.
Presiden menyebut, dalam beberapa tahun terakhir rakyat merasakan dampak dari tata kelola energi yang tidak beres.
Cahaya baru di rumah Arobi menghidupkan warga Fakfak. Arobi Namudat (66) tinggal di rumah kayu sederhana di Fakfak, Papua Barat.
Target Program BPBL tahun 2025 ini sejumlah 215.000 rumah tangga dengan instalasi terpasang akan selesai di akÂhir tahun ini.
Salah satu alasan pembuatan aturan baru LPG 3 kg adalah karena, saat ini, tidak ada aturan yang melarang pembelian bahan bakar itu oleh masyarakat mampu.
Tahap penjurian lomba karya jurnalistik & fotografi ESDM 2025 yang merupakan kerjasama Kementerian ESDM RI dengan Dari Balik Lensa Media Indonesia.
Ali menilai keberhasilan program ini dapat dijadikan acuan model bagi sektor industri ekstraktif lainnya di Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved