Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Austin Engineering Indonesia ekspansi senilai Rp63,3 miliar atau US$6 juta untuk memperbaharui fasilitas yang ada.
Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam Muhammad Rudi mengatakan, semakin
kondusifnya Batam saat ini dan kembali menggeliatnya daerah ini untuk
investasi menandakan perekonomian semakin mengalami peningkatan, pasca
pandemi covid-19.
"Kami mengapresiasi dan mendukung penuh peningkatan ekspansi yang
dilakukan PT Austin Engineering. Kami berharap, langkah ini mampu
meningkatkan nilai ekspor yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi,"
katanya, Senin (13/2).
Di sisi lain, Rudi berharap agar seluruh pemangku kepentingan di Kota
Batam mampu menjaga kondusivitas daerah ke depannya. Hal ini sejalan
dengan upaya pemerintah yang terus menggesa pembangunan infrastruktur
jalan saat ini.
Tujuannya agar investor terus berdatangan ke Kota Batam dan
memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. "Kami menjamin dan mendukung kemudahan investasi. Kita jaga iklim investasi agar produksinya bisa terus berjalan," ujarnya.
Sementara itu, CEO PT Austin Engineering David Singleton mengatakan Kota Batam sangat ramah akan investasi. Pelayanan investasi sangat cepat dan mendukung proses bisnis perusahaan asing di Batam.
"Makanya kami ekspansi. Sebab sudah lama hal ini mau dilakukan karena
pandemi. Jadi tahun ini realisasinya," tandasnya. (N-2)
DIPLOMASI energi yang dilakukan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di Tokyo, Jepang, dinilai menjadi sinyal kuat pergeseran posisi Indonesia dalam peta kekuatan global.
Otorita IKN telah mengeluarkan 65 perjanjian kerja sama senilai sekitar Rp70 triliun untuk mempercepat pembangunan di Kalimantan Timur.
Kerja sama ini akan fokus pada penerapan jangka panjang teknologi artificial intelligence (AI)/kecerdasan buatan pada bidang keuangan.
Bear market adalah kondisi pasar ketika harga aset turun secara signifikan dan berlangsung dalam periode yang relatif panjang.
KETIDAKPASTIAN ekonomi global membuat aktivitas merger dan akuisisi (M&A) segmen menengah atau mid-market melambat sepanjang 2025.
Pada Desember 2025 porsi konsumsi tercatat sebesar 74,3% kemudian turun menjadi 72,3% pada Januari 2026 dan kembali menurun menjadi 71,6% pada Februari 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved