Selasa 03 Januari 2023, 10:30 WIB

Pahami Investasi Jangka Pendek! Ini Jenis, Kelebihan, dan Kekurangannya

Joan Imanuella Hanna Pangemanan | Ekonomi
Pahami Investasi Jangka Pendek! Ini Jenis, Kelebihan, dan Kekurangannya

Medcom
Ilustrasi

 

MENURUT Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), investasi merupakan penanaman uang atau modal dalam suatu perusahaan atau proyek untuk tujuan memperoleh keuntungan.

Dalam pelaksanaannya, investasi harus dilakukan dengan pemahaman yang benar agar tidak salah bertindak. Salah satu jenis investasi yang dapat Anda lakukan untuk memulai dan membiasakan diri dalam investasi adalah dengan investasi jangka pendek. 

Tingkat risiko dari investasi jangka pendek lebih rendah dari jenis investasi lainnya. Namun, Anda dapat merasakan keuntungan yang masih terbilang menjanjikan.

Baca juga: Serap 170 Ribu Tenaga Kerja, Ini Target Ganjar Untuk Investasi Jateng di 2023

Sederhananya, investasi jangka pendek adalah produk investasi yang dilakukan dengan cara menyetor atau menyimpan sejumlah dana pada instrumen investasi tertentu dalam kurun waktu yang singkat. 

Keuntungan dan modal dari investasi tersebut bisa dicairkan dalam waktu relatif singkat, biasanya mulai dari 3 bulan hingga kurang dari 1 tahun saja. 

Dana atau modal dari aktivitas investasi tersebut ada yang sifatnya pendapatan tetap atau pemasukan di setiap periode waktu tertentu, maupun bisa ditransaksikan dan dicairkan.

Keuntungan yang dapat Anda terima dari investasi jangka pendek berasal dari perubahan suku bunganya. Investor mungkin hanya akan bisa mendapatkan imbal hasil yang relatif kecil karena tingkat risiko yang ditanggung juga rendah. 

Investasi jangka pendek dapat menjadi strategi diversifikasi. Strategi diversifikasi adalah meletakkan sejumlah modal investasi pada instrumen atau produk yang memiliki tingkat risiko lebih rendah yang bertujuan untuk meminimalkan risiko kerugian pada portofolio investasi ketika pasar modal tengah tidak stabil atau bergejolak.

Contoh Investasi Jangka Pendek

Deposito

Deposito adalah produk tabungan yang ditawarkan oleh lembaga perbankan dan memiliki cara kerja menyetorkan dana dalam jangka waktu yang telah ditentukan. Dana tersebut akan dicairkan sesuai dengan tanggal jatuh temponya. 

Keuntungan yang didapatkan dari investor deposito biasanya berasal dari tingkat bunga yang diberikan dan bersifat tetap hingga masa jatuh tempo. 

Namun, jika nasabah terpaksa harus mengambil dana simpanan deposito sebelum durasinya berakhir, akan ada denda yang harus dibayar dengan nominal sesuai kebijakan pihak perbankan. 

Karena itu, sesuaikan jangka waktu investasi deposito ini dengan kebutuhan agar terhindar dari risiko tersebut.  

Anda juga harus memastikan bahwa lembaga perbankan yang Anda pilih tergabung sebagai anggota LPS atau Lembaga Penjamin Simpanan.

Reksa Dana

Reksa dana merupakan instrumen investasi dengan cara kerja mengumpulkan modal dari banyak investor sekaligus dan dikelola oleh pihak manajer investasi. 

Reksa dana juga memiliki beberapa jenis seperti reksa dana pasar uang, reksa dana saham, hingga reksa dana campuran. 

Untuk investasi jangka pendek, disarankan untuk memilih produk reksa dana berisiko rendah yakni pasar uang.

SBN atau Surat Berharga Negara

Modal yang dibutuhkan untuk memulai investasi SBN adalah Rp1 juta dan bisa dibeli melalui sejumlah platform. 

Instrumen ini termasuk sebagai favorit investor karena memiliki peluang keuntungan relatif menggiurkan dan aman karena dijamin oleh negara. 

SBN memiliki beberapa jenis yaitu SUN atau Surat Utang Negara, ORI, atau Surat Berharga Syariah Negara atau SBSN.

P2P Lending

P2P Lending adalah instrumen dimana terjadinya peminjaman modal antarinvestor dengan pihak peminjam. Namun, P2P lending memiliki tingkat risiko yang relatif lebih besar. 

Secara umum, cara kerja dari instrumen ini adalah investor menanam modal pada sejumlah peminjam yang membutuhkan bantuan dana melalui perusahaan fintech. 

Pilihlah perusahaan fintech yang terpercaya dan legal, serta telah terdaftar di OJK atau Otoritas Jasa Keuangan.

Kelebihan Investasi Jangka Pendek

  1. Keuntungan dapat lebih cepat diperoleh
  2. Fleksibel
  3. Bisa digunakan sebagai tabungan untuk dana darurat

Kekurangan Investasi Jangka Pendek

  1. Butuh perhatian khusus
  2. Nilai fluktuatif (OL-1)

Baca Juga

dok.Ist

Workshop Scalling UP, SMKPPN Tempa Calon Wirausaha Muda Pertanian

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 03 Februari 2023, 23:01 WIB
BADAN Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan bersama Internasional Fund for Agricultural Development (IFAD) gencar...
DOK pribadi.

Akselerasi Pebisnis Kuliner Bandung, ESB Hadir di BIFHEX 2023

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 03 Februari 2023, 21:08 WIB
ESB menghadirkan teknologi software yang terintegrasi khusus untuk operasional bisnis kuliner F&B, baik restoran, cloud kitchen, warung...
Dok MI

Industri Layanan Pernikahan Berpotensi Menjadi Panggung Bisnis

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 03 Februari 2023, 21:01 WIB
Industri pernikahan berpotensi menjadi panggung bisnis, mengingat tingginya angka pernikahan di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya