Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH mulai menghentikan ekspor bauksit mentah pada tahun depan. Keputusan tersebut diambil saat rapat terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka.
"Bauksit itu harus ada hilirisasi, sama seperti nikel. Ini mungkin akan diberlakukan tahun depan," ujar Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan seusai rapat, Selasa (6/12).
Lebih lanjut, dia mengungkapkan ada sejumlah pertimbangan di balik keputusan tersebut. Yang paling utama ialah untuk menciptakan nilai tambah yang besar di dalam negeri.
Baca juga: Neraca Perdagangan RI Hingga Oktober 2022 Surplus US$45,52 Miliar
Upaya tersebut juga dilakukan untuk menambal kondisi lingkungan yang rusak akibat penambangan bauksit. "Ini memang harus dibenahi, supaya bisa memberikan hasil optimal, karena punya dampak lingkungan yang luar biasa," imbuhnya.
Zulkifli menjelaskan bahwa sebelum kebijakan tersebut diterapkan, pemerintah akan terus mematangkan berbagai ketentuan, agar tidak memicu polemik. Khususnya, di tengah kalangan pelaku usaha.(OL-11)
Rapat yang dipimpin Sekretaris Jaksa Agung Muda Intelijen Sarjono Turin itu menyoroti empat isu penting yang menyebabkan kebocoran penerimaan negara.
Buku ini tidak hanya menyajikan informasi komprehensif tentang bauksit, tetapi juga mengungkap potensi besar sektor pertambangan nasional.
PT Cipta Krida Bahari (CKB Logistics) selaku perusahaan logistik resmi membuka fasilitas kantor baru di Pontianak, Kalimantan Barat.
PT Pertamina Patra Niaga, turut berperan aktif mendukung pelaksanaan Proyek Strategis Nasional Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) di PT Borneo Alumina Indonesia.
PRESIDEN Joko Widodo melakukan peninjauan langsung ke Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) di Kabupaten Mempawah, Provinsi Kalimantan Barat, Rabu, (20/3).
Fasilitas smelter alumina bauksit yang saat ini dikembangkan oleh PT Indonesia Asahan Almunium (Inalum) akan selesai pembangunannya pada akhir 2027.
Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan neraca perdagangan barang Indonesia mengalami surplus sebesar US$38,54 miliar atau setara Rp645,7 triliun di sepanjang Januari-November 2025.
Industri penunjang minyak dan gas (migas) dalam negeri semakin menunjukkan peran strategisnya.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Nilai ekspor non-migas Jawa Barat pada periode Januari hingga Oktober 2025 telah menyentuh angka USD 32,01 miliar.
Delapan perusahaan asal Jawa Timur ambil bagian dalam kegiatan Pelepasan Ekspor Serentak yang dipimpin Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri.
Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi produk Malaysia karena kedekatan budaya, selera, dan preferensi konsumen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved