Senin 21 November 2022, 10:58 WIB

Jambu Mete Produk Mewah di Pasar Global

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Jambu Mete Produk Mewah di Pasar Global

Dok. Kementan
Jambu Mete

 

SIAPA yang tak kenal jambu mete, salah satu komoditas perkebunan yang memiliki nilai strategis dalam pembangunan agrobisnis. Kacang mete di pasar dunia termasuk salah satu produk kacang-kacangan (nuts) paling banyak diperdagangkan dan termasuk komoditas mewah (luxury) ketimbang kacang tanah atau almond.

“Peluang pasar gelondong mete dan kacang mete masih sangat luas. Era globalisasi dan perdagangan bebas berkembang pesat merupakan tantangan dan sekaligus peluang besar bagi pengembangan komoditas jambu mete karena sebagian produk jambu mete diekspor,” ungkap Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan) Andi Nur Alam Syah melalui keterangan resminya, pekan lalu.

Seperti diketahui, nilai ekspor produk mete Indonesia rata-rata periode 2017-2020 mencapai US$119.938,25 per tahun. Pada 2020 volume ekspor gelondong mete dan kacang mete masing-masing ialah 85.584 ton dengan nilai US$149,75 juta.

Andi Nur menjelaskan pengembangan jambu mete mengalami berbagai tantangan, seperti masih ditemui benih asalan, lingkungan tumbuh belum sesuai, belum optimalnya teknologi budi daya, gangguan hama penyakit, alih fungsi lahan, dan kebijakan pasar yang tidak berpihak pada petani.

Namun, pemerintah tidak tinggal diam dan terus berupaya mencari solusi strategi yang responsif dan kolaboratif, serta tepat guna bagi petani.

Salah satunya melalui regulasi kebijakan yang melindungi hak-hak dan kewajiban petani serta pelaku usaha perkebunan, membina dan mengawal dari hulu hingga hilir, dan meminimalkan peredaran benih asalan.

“Untuk menghasilkan benih jambu mete bermutu dan unggul, Kementerian Pertanian melalui Ditjen Perkebunan, khususnya Balai Besar Perbenihan dan Proteksi Tabanan Perkebunan (BBPPTP) Surabaya, bekerja sama dengan Pemkab Bombana Sultra membangun nursery untuk komoditas jambu mete.”

Dalam mendukung peningkatan produksi dan produksivitas jambu mete, pun dilakukan program pengembangan jambu mete melalui kegiatan perluasan, peremajaan, dan intensifikasi jambu mete.

“Ke depannya diharapkan kualitas jambu mete mulai hasil produksi, produktivitas, dan produk turunannya semakin berkualitas baik, berdaya saing dan bernilai tambah, dan memiliki akses pasar yang kian meluas,” imbuh Andi Nur Alam. (RO/S3-25)

Baca Juga

Ist

Singles Day 2022: Perubahan Cara Berbelanja pada Konsumen Indonesia

👤nediaindonesia.com 🕔Selasa 29 November 2022, 18:45 WIB
Di Indonesia, penjualan ritel internet meningkat sebanyak 131%, dengan tingkat konversi yang tinggi di antara pembeli...
Dok MI

ADB Kucurkan Pinjaman US$500 Juta untuk Dukung Reformasi Sektor Energi

👤M Ilham Ramadhan Avisena 🕔Selasa 29 November 2022, 17:56 WIB
Pinjaman ini juga diperuntukan memperluas investasi sektor swasta di bidang energi bersih dan...
Ist

Kecelakaan Kerja, Pegawai BNI Dapat Santunan Rp439 Juta dari BPJAMSOSTEK

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 29 November 2022, 17:51 WIB
BPJAMSOSTEK Kantor Cabang Grha BPJamsostek menyerahkan santunan kepada ahli waris yang diterima Lailatul Maghfiroh dengan total...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya