Kamis 17 November 2022, 08:15 WIB

Harga Emas Turun Satu Dolar AS

mediaindonesia.com | Ekonomi
Harga Emas Turun Satu Dolar AS

dok.Ant
Ilustrasi: Emas PT Aneka Tambang

 

HARGA emas turun tipis pada akhir perdagangan Rabu atau Kamis pagi WIB (17/11/2022), karena aksi ambil untung setelah melonjak menyusul serangan rudal buatan Rusia di wilayah Polandia yang meningkatkan kekhawatiran eskalasi dipimpin NATO dalam konflik Ukraina serta setelah reli kuat berhari-hari.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, menyusut satu dolar AS atau 0,06 persen menjadi ditutup pada 1.775,80 dolar AS per ounce, setelah diperdagangkan kisaran teratas sesi 1.788,20 dolar AS dan terendah di 1.773,40 dolar AS.

Emas berjangka turun tipis 0,10 dolar AS atau 0,01 persen menjadi 1.776,80 dolar AS pada Selasa (15/11/2022), setelah terdongkrak 7,50 dolar AS atau 0,42 persen menjadi 1.776,90 dolar AS pada Senin (14/11/2022), dan menguat 15,70 dolar AS atau 0,9 persen menjadi 1.769,40 dolar AS pada Jumat (11/11/2022).

Permintaan untuk aset-aset safe haven tradisional emas meningkat setelah rudal buatan Rusia jatuh di bagian timur Polandia dan menewaskan dua orang.

Insiden itu menandai pertama kalinya senjata Rusia menghantam wilayah NATO, dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyebut serangan itu sebagai "eskalasi perang yang sangat signifikan".

Para anggota NATO mengatakan mereka sedang meninjau insiden itu, dan memperingatkan konsekuensi atas serangan itu jika memang disengaja.

Harga emas melonjak ke level tertinggi dua tahun selama hari-hari awal invasi Rusia ke Ukraina awal tahun ini. Eskalasi konflik berpotensi menaikkan harga logam kuning lagi.

Pelemahan dolar juga menopang harga emas, setelah data menunjukkan inflasi produsen AS mencapai level terendah 14 bulan pada Oktober. Data tersebut, ditambah dengan data inflasi konsumen yang lebih lemah dari perkiraan yang dirilis minggu lalu, meningkatkan ekspektasi bahwa inflasi AS telah mereda.

Sementara itu, data ekonomi yang dirilis Rabu (16/11/2022) bervariasi. Departemen Perdagangan AS melaporkan bahwa penjualan ritel AS melonjak 1,3 persen pada Oktober setelah tidak berubah pada September. Ekonom memperkirakan penjualan ritel meningkat 1,0 persen.

Federal Reserve melaporkan bahwa produksi industri AS turun 0,1 persen pada Oktober, dan kenaikannya di bulan September direvisi turun menjadi 0,1 persen.

Indeks kepercayaan bulanan National Association of Home Builders turun lima poin menjadi 33 pada November. Ini adalah rekor bulan kesebelas berturut-turut bahwa indeks telah jatuh.

Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember naik 0,6 sen atau 0,03 persen, menjadi ditutup pada 21,524 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari turun 6,20 dolar AS atau 0,61 persen, menjadi ditutup pada 1.016,20 dolar AS per ounce. (Ant/OL-13)

Baca Juga: Harga Minyak Turun 1,5 Persen usai Pipa Druzhba Dibuka Rusia

Baca Juga

Ist/BPJS Ketenagakerjaan

Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan Jadi Bantalan Pengaman Sosial

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 04 Desember 2022, 19:47 WIB
BPJS Ketenagakerjaan untuk memastikan mereka yang terkena PHK itu harus segera ditangani dengan Jaminan Kehilangan Pekerjaan...
Antara/M Ibnu Chazar.

Potensi Hanjeli sebagai Alternatif Bahan Pokok Beras

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 04 Desember 2022, 18:17 WIB
Pemerintah diminta memperkenalkan aneka komoditas lokal pengganti beras dengan komoditas lain yang setelah diteliti dan justru punya...
ANTARA FOTO/	FENY SELLY

Wapres Ungkap Strategi Pemerintah Antisipasi Gelombang PHK

👤Emir Chairullah 🕔Minggu 04 Desember 2022, 17:41 WIB
Pemerintah saat ini terus meningkatkan implementasi program padat karya untuk menyerap tenaga kerja yang bakal...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya