Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
Jasa Raharja sebagai salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus berkomitmen mendukung pemerintah mewujudkan pembangunan nasional. Salah satu bentuk kontribusi yang dilakukan adalah dengan memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat Indonesia.
Direktur Utama Jasa Raharja, Rivan A. Purwantono, mengatakan, Jasa Raharja sebagai salah satu bagian dalam ekosistem Kementerian BUMN, berupaya untuk turut andil terhadap pembangunan Indonesia, baik secara langsung melalui keterlibatan dalam proyek-proyek strategis nasional, maupun secara tidak langsung melalui kontribusi penerimaan negara seperti dividen dan pajak. Di tahun 2021 Jasa Raharja telah memberikan dividen kepada negara sejumlah lebih dari Rp1,2 triliun..
Jasa Raharja, lanjut Rivan, tidak hanya concern dalam menjalankan tugas utama untuk memberikan perlindungan dasar terhadap masyarakat yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas. “Jasa Raharja sebagai BUMN juga harus bisa menjadi alat pemerintah untuk melakukan pemerataan pembangunan nasional. Sehingga, akan terjadi percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya di Jakarta, Kamis (10/11).
Salah satu bentuk kontribusi lainnya adalah melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSL) yang difokuskan pada sektor pendidikan, UMKM, dan lingkungan hidup. Di tahun ini, kata Rivan, Jasa Raharja telah merealisasikan anggaran program TJSL sejumlah Rp12,7 miliar. Dana tersebut disalurkan dalam sejumlah kegiatan, antara lain pelatihan dan penguatan UMK, pelatihan dan pemberdayaan teman disabilitas, pelatihan dan pemberdayaan ahli waris korban kecelakaan lalu lintas, program dukungan keselamatan berkendara, penanaman pohon dan pelestarian alam, dan pemberdayaan nelayan.
“Tentunya program TJSL Jasa Raharja kami selaraskan dengan apa yang menjadi fokus kementerian BUMN sehingga pemerataan kesejahteraan masyarakat bisa cepat terwujud,” ujar Rivan. Melalui berbagai kontribusi tersebut, Rivan berharap, Jasa Raharja sebagai salah satu agen pembangunan bangsa, bisa dirasakan manfaatnya, baik oleh negara, pemerintah, mapun seluruh masyarakat Indonesia. “Kami terus berupaya untuk dapat memberikan sumbangsih yang terbaik bagi negeri dan rakyat Indonesia,” ungkap Rivan. (RO/M-3)
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved