Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
Kolaborasi Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan Kementerian Keuangan dalam membina usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) membuahkan hasil. UMKM asal Sumatera Utara, UD Rezeki berhasil mengekspor benih ikan kerapu sebanyak 11.040 ekor atau senilai Rp110,4 juta ke Malaysia.
"Kolaborasi kami dengan teman-teman Bea Cukai membuahkan hasil melalui pengiriman perdana kerapu ke Malaysia," kata Kepala Balai Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (Balai KIPM) Medan I Muhammad Burlian, Jumat (11/11).
Total produk seberat 707 kilogram (kg) tersebut dikemas dalam 101 koli dan dilepas dari terminal kargo Bandara Kualanamu, Medan. Kegiatan ekspor ke Negeri Jiran tersebut diapresiasi pemerintah lantaran selama ini pelaku UMKM tersebut hanya menjual benih tersebut ke agen-agen lokal. "Kurang lebih 5 bulan kami bersama teman-teman Bea Cukai mendampingi pelaku usaha tersebut, hingga akhirnya mereka bisa ekspor," ujar Burlian.
Dalam kesempatan ini, Burlian menceritakan awal mula jajarannya turun melakukan pendampingan. Dimulai dari mengedukasi aspek legalitas hingga edukasi terkait pentingnya quality assurance seperti cara karantina ikan yang baik (CKIB) hingga health certificate (HC) atau sertifikat kesehatan ikan. "Kami sampaikan bahwa ekspor adalah sesuatu yang mudah dan kami buktikan bahwa yang bersangkutan akhirnya juga bisa melakukan ekspor setelah tau peluangnya," sambungnya.
Dia berharap melalui kegiatan ekspor ini, pelaku usaha semakin semangat sekaligus memberikan dampak sosial-ekonomi di sekitarnya. Termasuk juga pelaku usaha lain, menjadi termotivasi untuk bisa melakukan hal serupa. "Semoga ini jadi trigger (pemicu) dan motivasi bagi yang lain bahwa ekspor itu mudah selama ada kemauan," tutupnya. (OL-12)
Kementrans merencanakan untuk membuat program hilirisasi melalui industri yang melibatkan masyarakat transmigrasi.
Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan neraca perdagangan barang Indonesia mengalami surplus sebesar US$38,54 miliar atau setara Rp645,7 triliun di sepanjang Januari-November 2025.
Industri penunjang minyak dan gas (migas) dalam negeri semakin menunjukkan peran strategisnya.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Nilai ekspor non-migas Jawa Barat pada periode Januari hingga Oktober 2025 telah menyentuh angka USD 32,01 miliar.
Delapan perusahaan asal Jawa Timur ambil bagian dalam kegiatan Pelepasan Ekspor Serentak yang dipimpin Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved