Jumat 04 November 2022, 19:12 WIB

Tekan 70% Emisi, Pertamina RD Bukti Jalankan Roadmap NZE

mediaindonesia.com | Ekonomi
Tekan 70% Emisi, Pertamina RD Bukti Jalankan Roadmap NZE

Ist/Pertamina
Menteri ESDM Arifin Tasrif meninjau showcase Renewable Diesel Pertamina dalam ajang ETWG-ETMM G20 di Bali.

 

PENGAMAT otomotif Bebin Djuana menilai, bahan bakar hijau Pertamina Renewable Diesel (Pertamina RD), berdampak sangat positif terhadap lingkungan.

Bebin sependapat, bahwa green product tersebut, menjadi bukti komitmen Pertamina yang telah mencanangkan roadmap Net Zero Emission (NZE) secara bertahap hingga dicapai target net zero emission pada 2060. 

‘Bahkan bisa mempercepat target (NZE), karena produk tersebut mengurangi emiisi karbon yang signifikan,” kata Bebin kepada media hari ini. 

Menurut Bebin, green product yang juga dikenal sebagai Hydrotreated Vegetable Oil (HVO) atau Green Diesel D100 tersebut, memang ramah lingkungan.

Pasalnya, bahan baku pembuatan Pertamina RD adalah nabati. Sedangkan gas CO2 yang dihasilkan pun pada saatnya bisa pula diserap kembali oleh tumbuhan.

“Jadi, CO2 itu akan diserap tumbuhan, dan kemudian tumbuhan tersebut akan diolah kembali menjadi bahan bakar lagi,” kata Bebin. 

Pendapat senada disampaikan pakar mesin Institut Teknologi Bandung (ITB) Tri Yuswidjajanto Zaenuri.

Menurut Tri, Pertamina RD yang telah memperoleh sertifikasi International Sustainability and Carbon Certification (ISCC) dan mampu menyerap emisi karbon 70% tersebut, memang memiliki banyak keunggulan. Termasuk di antaranya, sebagai green energy yang ramah lingkungan.

Baca juga: Di Forum ADIPEC 2022, Kepala SKK Migas Dukung Net Zero Emission

“Jadi efek positifnya memang banyak. Termasuk dari sisi lingkungan, ekonomi sampai ketahanan energi,” kata Tri. 

Tri menambahkan, produk tersebut juga membuka peluang produk katalis di dalam negeri. “Termasuk Katalis Merah Putih, yang merupakan kerja sama antara Pertamina, Pupuk Kujang, dan ITB. Ini akan membuat kita tak lagi bergantung bahan bakar fosil,’’ lanjut Tri. 

Sebagaimana diketahui, Katalis Merah Putih merupakan salah satu Program Strategis Nasional (PSN) Bahan Bakar Hijau yang diproyeksikan dapat menghasilkan katalis untuk memproduksi green fuel.

Dengan demikian, bisa berkontribusi dalam pengembangan energi baru terbarukan (EBT), khususnya sektor bioenergi dan turut mengurangi emisi gas rumah kaca (GRK) serta bermanfaat bagi masyarakat.

Sementara dari sisi ekonomi, Tri menilai bahwa Pertamina RD yang notabene terbuat dari campuran bahan nabati, akan berdampak positif terhadap sektor kelapa sawit. Dalam hal ini, secara ekonomi bisa meningkatkan harga kelapa sawit.  

Selain itu, kemampuan produk Diesel 100 (D100) dalam mengelola bahan bakar nabati yang renewable juga dinilai Tri bisa mengurangi konsumsi bahan bakar fosil. ‘’Ini juga dapat mengurangi impor solar dalam negeri,’’ kata dia. 

Sebelumnya, Pertamina RD yang notabene dihasilkan Green Refinery Cilacap tersebut, memang mendapatkan sertifikat International Sustainability and Carbon Certification (ISCC).

Menurut Pertamina, melalui sertifikasi ISCC, produk tersebut memperoleh pengakuan dunia bahwa penggunaannya berkontribusi pada penurunan emisi karbon hingga 65-70% dari bahan bakar umumnya.

Dengan demikian, Pertamina RD layak disebut sebagai green product. Saat ini, produk tersebut juga dipasarkan dan diterima pasar Eropa, utamanya Jerman dan Prancis.

Hal ini tentu sejalan dengan komitmen Pertamina, yang mencanangkan roadmap Net Zero Emission (NZE) untuk memastikan komitmen upaya dekarbonisasi secara bertahap hingga dicapai target net zero emission di tahun 2060.

Hal tersebut merupakan salah satu bukti nyata, komitmen Pertamina dalam mendukung SDG's atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan no. 13 mengenai penanganan perubahan iklim. (RO/OL-09)

Baca Juga

Dok.CIMB Niaga

Apresiasi Womenpreneur, CIMB Niaga Hadirkan Giro Kartini

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 10 Desember 2022, 11:27 WIB
Rekening giro pertama di Indonesia yang berfokus pada sustainability ini menawarkan keuntungan menabung sekaligus berkontribusi mendukung...
Antara/Aditya Pradana Putra

Genjot Literasi Pasar Modal, OJK Gelar Kuliah Umum di Dua Kampus di Banjarmasin

👤Despian Nurhidayat 🕔Sabtu 10 Desember 2022, 11:01 WIB
OJK berharap semua pihak dapat bersinergi dan berkolaborasi untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia- saat...
Antara/Hafidz Mubarak

Dorong BUMN Buka Lapangan Kerja, Publik Nilai Erick Thohir Menteri Terbaik

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 10 Desember 2022, 10:31 WIB
Menteri Erick berhasil menepis keraguan publik terhadap BUMN. Berkat transformasi secara menyeluruh,Erick berhasil memperbaiki kinerja BUMN...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya