Selasa 13 September 2022, 14:53 WIB

Pemerintah akan Beri Rp10 Miliar kepada Pemda yang Bisa Tekan Inflasi

Andhika Prasetyo | Ekonomi
Pemerintah akan Beri Rp10 Miliar kepada Pemda yang Bisa Tekan Inflasi

MI/ Susanto.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.

 

PEMERINTAH pusat akan memberikan insentif kepada pemerintah daerah yang bisa menekan tingkat inflasi di wilayah masing-masing.

Sebanyak 10 provinsi, 10 kabupaten dan 10 kota dengan angka inflasi terendah akan diberikan Rp10 miliar dalam bentuk Dana Insentif Daerah (DID).

Baca juga: Peringati Hari Kopi Internasional, Digelar V-Soy Barista Soylution Competition

"Akan ada insentif. Kita berikan kepada daerah yang bisa tangani inflasi dengan baik, yang bisa mengendalikan dan menstabilkan harga bahan pokok terutama pangan," ujar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (13/9).

"Kemungkinan kita memberikan Rp10 miliar dalam bentuk DID untuk tiap-tiap daerah, top 10 paling rendah di provinsi, kabupaten dan kota."

Dalam mengecek tingkat inflasi di daerah, pemerintah akan berpegang pada data bulanan Badan Pusat Statistik yang memang secara rutin merilis pergerakan harga di semua wilayah di Tanah Air.

"Nanti kita akan gunakan data BPS. BPS kan tiap bulan mengeluarkan data inflasi. Kita lihat kemampuan daerah dalam menstabilkan harga," sambungnya. 

Perempuan yang akrab disapa Ani itu mengatakan pusat akan terus mengawal dengan menggelar sejumlah rapat lanjutan demi memastikan semua daerah bisa bergerak cepat.

Gubernur, bupati dan wali kota dituntut untuk mampu melakukan deteksi dini segala kenaikan harga, baik itu pangan atau angkutan, yang disebabkan oleh penaikan harga BBM.

"Kita akan kontinyu terus. Kita lihat dalam minggu-minggu ke depan, bagaimana kesigapan pemda dalam menggunakan APBD," ucap Ani.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo sudah menginstruksikan seluruh kepala daerah di Tanah Air untuk segera menggunakan 2% dari dana transfer umum berupa dana alokasi umum (DAU) dan dana bagi hasil (DBH) sebagai senjata untuk menangkal inflasi di wilayah masing-masing.

Berdasarkan data Kementerian Keuangan, saat ini, ada dana transfer umum sebesar Rp2,17 triliun dan Dana Bagi Hasil sebesar Rp9,5 triliun yang bisa dimanfaatkan untuk berbagai program. 

"Itu bisa digunakan untuk berbagai hal mulai dari membantu transportasi di daerah masing-masing. Itu juga bisa digunakan untuk intervensi dari sisi distribusi atau bahkan untuk bantuan sosial. Itu yang diharapkan dari para pimpinan daerah," tandas Ani. (OL-6)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Ekonomi Kuat, Pertumbuhan Triwulan III Diyakini Capai 5,5%

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Sabtu 01 Oktober 2022, 14:13 WIB
Wahyu menyampaikan, meski beberapa waktu ke belakang ekonomi dihadapkan pada persoalan inflasi dan pelemahan rupiah, itu tidak akan...
MI/BRIYANBODO HENDRO

Implementasi UU PDP Perlu Dukungan Literasi Digital

👤M Ilham Ramadhan Avisena 🕔Sabtu 01 Oktober 2022, 13:34 WIB
Berdasarkan data dari Economist Intelligence Unit pada 2020, Indonesia berada di peringkat 61 dari 100 negara terkait dengan kesiapan...
Ist

Gandeng MongoDB, Amar Bank Akselerasi Dampak Sosial Positif

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 01 Oktober 2022, 13:14 WIB
Amar Bank, pionir perbankan digital di Indonesia, fokus menyediakan pinjaman mikro melalui platform pinjaman digital berbasis data,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya