Jumat 09 September 2022, 17:54 WIB

Harga BBM Naik, IPCN Naikkan Ongkos Pengiriman Kargo Minimal 20%

mediaindonesia.com | Ekonomi
Harga BBM Naik, IPCN Naikkan Ongkos Pengiriman Kargo Minimal 20%

Ist
IPCN (Ikatan Pengusaha Cargo Nusantara) menyelenggarakan pers konferensi terkait respons kenaikan harga BBM di Jakarta, Jumat (9/9).

 

SEIRING dengan berita kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) yang telah diumumkan pada Sabtu (3/9) lalu, banyak pihak yang merespons baik melalui tulisan maupun lisan bahkan seruan aksi, begitupun dengan sejumlah sektor di bidang industri jasa logistik.

Tanpa terkecuali dengan IPCN (Ikatan Pengusaha Cargo Nusantara) yang telah menyelenggarakan pers konferensi terkait respons kenaikan harga BBM di Jakarta, Jumat (9/9/2022).

Agenda ini dilaksanakan di Hotel Mulia Senayan, Jakarta dan dihadiri oleh sejumlah mitra atau anggota pengusaha kargo dan media masa.

IPCN sebagai organisasi para pengusaha kargo nasional telah tersebar di seluruh wilayah Indonesia, berorientasi pada pelanggan yang berasal dari UMKM dan akar rumput usaha yang paling bawah.

Setiap harinya pengusaha kargo mengirim sebesar 500 ton logistik, sehingga kenaikan BBM berdampak pada kenaikan biaya pengiriman.

Beni Syarifudin selaku Ketua IPCN menjelaskan bahwa kenaikan BBM ini akan berakibat pada UMKM khususnya petani dan pengrajin sebagai pelanggan utama cargo logistik IPCN.

Menanggapi hal tersebut IPCN membuat kebijakan untuk menaikkan ongkos kirim minimal 20%.

“Kenaikan BBM membuat kami juga harus menyesuaikan kebijakan baru kepada pelanggan, sehingga kami membuat rencana kenaikan cost ongkos kirim sebesar minimal 20%," jelasnya.

"Angka ini merupakan angka aman untuk cargo dan pelanggan. Terlebih kami adalah kargo yang berorientasi pada harga murah untuk pelanggan,” ujar Beni.

Baca juga: Harga BBM Naik, Legislator Minta Perhatian Khusus untuk Para UMKM

Penasihat Dewa Pengawas IPCN Afrizal,SH,MH, menambahkan,“Kehadiran kargo logistik ini khususnya IPCN memberikan arti kepada seluruh mitra dan customer, dan mengambil angka terendah untuk masyarakat."

"IPCN berharap terus bisa menemani para UMKM untuk terus bertahan dan tetap berkompetisi,” katanya

Namun, akibat kenaikan BBM ini IPCN memperkirakan bahwa akan terjadi 30%-40% penurunan permintaan dari pelanggan.

Beni berharap bahwa pemerintah dapat lebih memikirkan para pelaku usaha kargo atau logistik terutama yang masih merintis, sehingga dapat memberikan skema subsidi bahan bakar tertentu.

"Tentunya jika ini terjadi, maka pengusaha kargo juga tidak menaikan harga ongkos kirim kepada pelanggan," ucapnya. 

Perwakilan IPCN yang turut hadir menyampaikan respon dan usulan sehingga berharap pemerintah mengambil kebijakan yang tepat sasaran kepada para pengusaha kargo dan masyarakat, serta dapat menyikapi penyesuaian harga BBM secara baik untuk semua pihak. (RO/OL-09)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

Ekonomi Kuat, Pertumbuhan Triwulan III Diyakini Capai 5,5%

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Sabtu 01 Oktober 2022, 14:13 WIB
Wahyu menyampaikan, meski beberapa waktu ke belakang ekonomi dihadapkan pada persoalan inflasi dan pelemahan rupiah, itu tidak akan...
MI/BRIYANBODO HENDRO

Implementasi UU PDP Perlu Dukungan Literasi Digital

👤M Ilham Ramadhan Avisena 🕔Sabtu 01 Oktober 2022, 13:34 WIB
Berdasarkan data dari Economist Intelligence Unit pada 2020, Indonesia berada di peringkat 61 dari 100 negara terkait dengan kesiapan...
Ist

Gandeng MongoDB, Amar Bank Akselerasi Dampak Sosial Positif

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 01 Oktober 2022, 13:14 WIB
Amar Bank, pionir perbankan digital di Indonesia, fokus menyediakan pinjaman mikro melalui platform pinjaman digital berbasis data,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya