Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
MENKO Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto angkat bicara soal sinyal kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi.
Saat ini, pemerintah masih mengkaji kenaikan BBM jenis Pertalite dan Solar, seiring tingginya harga minyak dunia di atas US$100 per barel pada Juli 2022.
"Terkait BBM, pemerintah dalam status masih melakukan reviu terkait kebutuhan akibat kenaikan harga BBM (global). Baik dari segi volume maupun kebijakan selanjutnya," jelas Airlangga, Selasa (16/8).
Baca juga: RAPBN 2023: Asumsi ICP US$90 per Barel, Lifting Minyak Turun
Adapun konsumsi BBM jenis Pertalite hingga Juli 2022 mencapai 16,8 juta kilo liter (KL), atau setara 73,04% dari total kuota ditetapkan sebesar 23 juta KL, sehingga tersisa 6,2 KL.
Dari data Kementerian ESDM, konsumsi Pertalite mencapai 79% dari total populasi Indonesia. Capaian itu tertinggi dibandingkan BBM jenis lainnya, seperti Pertamax, Pertamax Turbo dan Premium.
Airlangga menyebut kenaikan harga BBM jenis Pertalite akan berdampak pada daya beli masyarakat dan berpotensi menyebabkan inflasi yang tinggi.
Baca juga: Airlangga Yakin RI Terhindar dari Hiperinflasi Hingga Tahun Depan
"Dengan kajian tersebut, pemerintah masih memperhitungkan kajian potensi kenaikan inflasi dan terkait efek terhadap PDB ke depan," tutur Airlangga.
Dalam kesempatan itu, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif menekankan bahwa pemerintah berupaya menyalurkan BBM subsidi dengan tepat sasaran. Hal ini dilakukan lewat penyaringan data penerima BBM subsidi.
Melalui situs MyPertamina, warga diimbau mendaftar kendaraannya untuk mendapatkan Pertalite atau Solar. Namun, masih belum ditentukan jenis kendaraan roda empat yang layak membeli BBM jenis tersebut.(OL-11)

Pemerintah Kabupaten Bangka akan berupaya membantu menstabilkan kembali harga daging ayam, agar masyarakat terbantu.
MEMASUKI kuartal akhir tahun, Indonesia menghadapi dinamika harga pangan yang menuntut kewaspadaan.
Harga iPhone 16 di Indonesia tiba-tiba naik hingga Rp 1 juta setelah peluncuran iPhone 17. Simak penjelasan lengkap penyebab kenaikannya.
Awalnya, penyesuaian direncanakan mulai berlaku pada 1 Mei 2025. Nsmun pelaksanaan serentak akhirnya diputuskan pada Senin, 16 Juni 2025.
KPPU mengungkapkan berdasarkan hasil survei pemantauan di pasar tradisional, ditemukan bahwa mayoritas komoditas pangan mengalami lonjakan harga menjelang Lebaran 2025.
Kenaikan juga terjadi pada sayuran, bawang putih, bawang merah, minyak goreng, gula pasir, beras dan terigu.
Setelah mendapatkan persetujuan dari para peserta sidang yang diiringi ketukan palu, Rano kemudian membacakan poin kesimpulan kedua yang berfokus pada pembenahan internal.
Data survei juga mengungkap fakta menarik bahwa penolakan ini tidak terkonsentrasi pada satu kelompok demografi atau politik tertentu
SATU tahun pemerintahan Prabowo-Gibran dinilai berjalan mulus bukan karena kinerja pemerintah yang efisien, melainkan karena lemahnya peran DPR
Publik masih menunggu langkah pemerintahan Prabowo dalam merespons berbagai masalah dengan langkah-langkah korektif.
Sikap partai berlambang banteng tersebut sejalan dengan arahan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.
Presiden Prabowo Subianto menyoroti maraknya perilaku masyarakat yang merasa paling tahu segalanya, terutama soal isu-isu politik dan pemerintahan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved