Jumat 12 Agustus 2022, 11:09 WIB

HUT Kemerdekaan di Kanpus Pertanian, Mentan SYL Ajak Kembalikan Kejayaan Pangan Nasional

Mediaindonesia.com | Ekonomi
HUT Kemerdekaan di Kanpus Pertanian, Mentan SYL Ajak Kembalikan Kejayaan Pangan Nasional

Dok. Kementan
Mentan SYL di kantor Kementan

 

MENTERI Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) menyebut, kemerdekaan sesungguhnya baru bisa dipertahankan apabila bangsa Indonesia bebas dari ketergantungan impor. Menurut SYL, Indonesia dibawah pimpinan Presiden Joko Widodo sudah saatnya mengembalikan kejayaan pangan nasional.

"Kita jangan bilang merdeka kalau kita masih tergantung impor. Kita harus pastikan bahwa semua arahan Presiden Jokowi untuk mengembalikan kejayaan pangan kita terlaksana dengan baik," ujar SYL usai senam bersama dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-77 di Kantor Pusat Kementan, Jumat (12/8) 

SYL mengatakan, menekan ketergantungan impor harus bisa dibuktikan dengan peningkatan produksi tanaman pangan dan juga produksi panganan lokal. Terlebih saat ini, pemerintah secara serius tengah melakukan penanaman komoditas substitusi tepung terigu seperti sorgum sebagai pengganti gandum, juga meningkatkan penggunaan tepung dari singkong, sagu, jagung lokal dan lainnya.

"Itulah kenapa kita tanam singkong, sagu dan sorgum. Semua agar kita merdeka dan bangga dengan buatan kita. Sagu, singkong dan sorgum itu kan kekuatan bangsa yang selama ini kita lupakan. Jadi harus kita kembalikan untuk kejayaan," katanya.

Baca juga : Tanggapan Kementan Terhadap Isu Mie Instan: Pemerintah Ajak Masyarakat Waspadai Ancaman Krisis Pangan Global

Menurut SYL, pertanian adalah sektor strategis yang memberi keuntungan bagi semua orang. Pertanian memiliki andil besar terhadap pertumbuhan ekonomi, dimana selama tiga tahun pandemi pertanian selalu tumbuh positif.

"Kalian harus bangga sama peranian. kenapa? karena tiga tahun kita hadapi covid dan pertanian yang tumbuh positif. Ingat kalau ada tantangan kita harus siap memitigasi dan menghadapi. Intinya adalah doa tulus dan berjuang tekan impor," ujarnya.

Perlu diketahui, sektor pertanian memiliki andil besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal II tahun 2022 yang tumbuh 5,44 persen. 

Hal paling menarik, tiga sektor yang berkontribusi tertinggi, salah satunya adalah pertanian. Ini terlihat dari besaran distribusi dan andil pertanian yang mencapai 12,98 persen atau tumbuh meyakinkan sebesar 1,37 persen. Tercatat faktor tumbuhnya Nilai Tukar Pertani (NTP) yang mencapai 3,20 persen berpengaruh terhadap pendapatan masyarakat. (RO/OL-7) 

Baca Juga

MI/Susanto

Ekonom: Jabatan Pimpinan BI tidak Boleh Diisi Politisi, Risikonya Besar

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Jumat 30 September 2022, 23:26 WIB
Pasalnya, Bank Indonesia memiliki peran yang amat strategis bagi perekonomian nasional. Kesalahan dalam pengelolaan Bank Sentral akan...
Antara

Pemerintah Kembali Cairkan BSU BBM pada Pekan Depan

👤Ficky Ramadhan 🕔Jumat 30 September 2022, 22:19 WIB
Sejauh ini, BSU BBM sudah disalurkan kepada 7 juta pekerja. Pemerintah memperkirakan total jumlah penerima BSU BBM sekitar 14,6 juta...
MI/BAYU ANGGORO

Importir Kedelai Amerika akan Disertifikasi

👤Bayu Anggoro 🕔Jumat 30 September 2022, 22:05 WIB
Kebijakan ini menjadi penting bagi para konsumen kedelai Amerika Serikat di seluruh dunia termasuk di Indonesia  yang telah lama...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya