Senin 08 Agustus 2022, 19:40 WIB

Batam Bukukan Kontribusi 79,16% dari Total Realisasi PMA di Kepulauan Riau

Hendri Kremer | Ekonomi
Batam Bukukan Kontribusi 79,16% dari Total Realisasi PMA di Kepulauan Riau

MI/HENDRI KREMER
Kawasan industri di Batam terus berkembang

 

Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) merilis
realisasi investasi di Batam. Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) di Batam sepanjang Januari-Juni 2022 atau semester I tahun 2022 mencapai Rp 6,175 triliun pada 1.529
proyek.

Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol Badan Pengusahaan Batam, Ariastuty Sirait mengatakan secara komulatif realisasi investasi Semester I PMA sebesar 82,86% dengan nilai mencapai Rp5,116 triliun pada 696 proyek. Untuk PMDN sebesar 17,14% dengan nilai Rp1,058 triliun pada 833 proyek.

Realisasi investasi sepanjang periode April-Juni atau kuartal II 2022 untuk PMA mencapai Rp1,650 triliun dari 285 proyek dan PMDN sebesar Rp448,580 miliar dari 361 proyek. Sementara periode Januari-Maret atau kuartal I 2022 PMA sebesar Rp3,466 triliun dari 411 proyek dan PMDN sebesar Rp609,806 miliar dari 472 proyek.

"Angka realisasi investasi semester I PMA di Kepulauan Riau mencapai Rp6,462 triliun. Angka itu menempatkan posisi Kepri berada di peringkat 14 dari 34 provinsi Indonesia," katanya, Senin (8/8).

Dengan angka tersebut, Batam menyumbang persentase terbesar dengan 79,16% dari realisasi investasi PMA di Kepri.

Meski Kepri mengalami penurunan peringkat, Batam yang berada di wilayah
Kepri tetap optimis untuk terus meningkatkan investasi asing. Optimisme ini sejalan dengan upaya BP Batam di bawah kepemimpinan
Muhammad Rudi untuk terus mendorong peningkatan investasi.

Sepanjang tahun 2021 saja BP Batam melaksanakan 38 proyek pembangunan
infrastruktur, baik dari pengembangan jalan hingga revitalisasi
pelabuhan.

Ariastuty menambahkan Batam mencatatkan pertumbuhan ekonomi sepanjang 2021 yang signifikan, dengan capaian pertumbuhan ekonomi 4,75%, lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 3,69% dan Kepri sebesar 3,43%.

"BP Batam berharap dengan membaiknya ekonomi Batam dan terus dilakukannya peningkatan dan pengembangan infrastruktur dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional, khususnya bagi daerah lainnya di Kepulauan Riau," tandasnya. (N-2)

Baca Juga

MI/Susanto

Ekonom: Jabatan Pimpinan BI tidak Boleh Diisi Politisi, Risikonya Besar

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Jumat 30 September 2022, 23:26 WIB
Pasalnya, Bank Indonesia memiliki peran yang amat strategis bagi perekonomian nasional. Kesalahan dalam pengelolaan Bank Sentral akan...
Antara

Pemerintah Kembali Cairkan BSU BBM pada Pekan Depan

👤Ficky Ramadhan 🕔Jumat 30 September 2022, 22:19 WIB
Sejauh ini, BSU BBM sudah disalurkan kepada 7 juta pekerja. Pemerintah memperkirakan total jumlah penerima BSU BBM sekitar 14,6 juta...
MI/BAYU ANGGORO

Importir Kedelai Amerika akan Disertifikasi

👤Bayu Anggoro 🕔Jumat 30 September 2022, 22:05 WIB
Kebijakan ini menjadi penting bagi para konsumen kedelai Amerika Serikat di seluruh dunia termasuk di Indonesia  yang telah lama...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya