Kamis 14 Juli 2022, 16:13 WIB

Inflasi AS Tembus 9,1%: Dolar Menguat terhadap Rupiah

Insi Nantika Jelita | Ekonomi
Inflasi AS Tembus 9,1%: Dolar Menguat terhadap Rupiah

Luis ROBAYO / AFP
Ilustrasi: Mata Uang Dolar Amerika Serikat

 

DOLAR AS menguat terhadap mata uang lainnya pada Kamis, (14/7) seiring melonjaknya Indeks Harga Konsumen (CPI) AS naik menjadi 9,1% pada Juni tahun-ke-tahun (yoy). Sementara, kurs rupiah ditutup melemah.

Direktur PT.Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi mengungkapkan, data inflasi AS yang tinggi mendorong ekspektasi pengetatan moneter lebih lanjut dari Federal Reserve AS yang lebih cepat.

"Serta arus safe-haven di tengah meningkatnya kekhawatiran akan resesi," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (14/7).

Inflasi AS yang mencapai 9,1% merupakan tertinggi dalam empat dekade. Ibrahim menyebut, investor berspekulasi apakah pembacaan 9,1% menandai puncaknya.

"Pasar memperkirakan kenaikan suku bunga Fed satu persentase poin bersejarah akhir bulan ini. Presiden Fed Bank of Atlanta Raphael Bostic mengatakan semuanya dalam permainan untuk memerangi tekanan harga," ungkapnya.

Baca juga: Bank Dunia Nilai Positif Perekonomian Indonesia

Pada penutupan sore ini, mata uang rupiah kembali melemah 28 point walaupun sebelumnya sempat melemah 30 point menjadi Rp15.020 dari penutupan sebelumnya di level Rp.14.991.

"Sedangkan untuk perdagangan besok (15/7), mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp15.010 - Rp15.060," ucap Ibrahim.

Di dalam kondisi seperti ini, Ibrahim berpandangan, Indonesia masih diuntungkan dan masih jauh dari resesi. Salah satu penopangnya adalah data fundamental ekonomi yang masih kuat, apalagi komoditas unggulan ekspor terus mengalami peningkatan, membuat penerimaan negara juga meningkat drastis.

Walaupun ada beban subsidi sangat berat untuk menahan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

"Namun dengan bauran strategi ekonomi, pemerintah dan Bank Indonesia terus bisa mengendalikan lonjakan harga dan terus melakukan intervensi di pasar valas," pungkasnya. (OL-4)

Baca Juga

ANTARA/Aprillio Akbar

LinkAja dan LinkAja Syariah Catat Pertumbuhan Transaksi QRIS

👤Despian Nurhidayat 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 11:48 WIB
Berdasarkan nilai transaksi QRIS melalui LinkAja, segmen ritel telah mencatat persentase peningkatan signifikan hingga 600% dari periode...
Antara

Langkah Jokowi Genjot Pembagunan IKN Bangkitkan Optimisme Kebangkita Perekonomian

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 11:47 WIB
Presiden Jokowi dalam pidato di Sidang Tahunan MPR menyampaikan bahwa pembangunan IKN, Kalimantan Timur harus dijaga...
ANTARA/Muhammad Adimaja

Airlangga: Kepatuhan Dunia Usaha Penting Dibahas dalam B20

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 09:15 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, isu kepatuhan (compliance) yang diangkat dalam pertemuan Business...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya