Rabu 06 Juli 2022, 15:42 WIB

Forum B20-G20 Indonesia Bahas Rekomendasi Transformasi Digital

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Forum B20-G20 Indonesia Bahas Rekomendasi Transformasi Digital

Dok. Forum B20 Indonesia
Forum Dialog B20-G20 Indonesia

 

MELALUI Presidensi G20, Indonesia berperan aktif untuk mengakselerasi transformasi digital sebagai pendukung pemulihan ekonomi pasca-pandemi Covid-19 pada tatanan global. Untuk itu, B20 Indonesia melalui Digitalization Task Force akan menggelar forum dialog G20-B20, Kamis (7/7) diJakarta.

Dialog yang digelar secara hibrida itu didukung oleh 7 co-chairs dan 130 member dari seluruh dunia serta menggandeng Boston Consulting Group sebagai partner diskusi akan melaporkan sejumlah kebijakan dan rekomendasi yang disiapkan B20 Indonesia Digitalization Task Force selama beberapa rangkaian diskusi panel yang sudah dijalankan.

B20 Indonesia Digitalization Task Force sendiri diisi oleh sosok yang memang telah berkecimpung lama dalam dunia teknologi digital seperti Ririek Adriansyah, Task Force Chair sekaligus Direktur Utama PT Telkom Indonesia Tbk; Fajrin Rasyid, Task Force Deputy Chair yang juga Direktur Digital PT Telkom Indonesia Tbk dan Hans Lukiman, Task Force Policy Manager.

Rencananya forum dialog Digitalization G20-B20 akan dihadiri para pemimpin bisnis global bersama para menteri dari Indonesia di antaranya Menteri Kominfo RI Johnny G Plate, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri dikbud-Ristek Nadiem Makarim dan G20 Indonesia Digital Economy Working

Group Chair Mira Tayyiba.

Chair of B20 Indonesia Shinta Kamdani mengatakan pandemi Covid-19 telah mempercepat digitalisasi usaha dan kehidupan sehari-hari. Di 2021, masyarakat global telah menghabiskan waktu sebanyak lebih dari 100 miliar jam di berbagai aplikasi belanja daring. Angka ini dua kali lipat lebih lama dibandingkan 3 tahun lalu.

Di sisi lain, UMKM yang menggerakkan perekonomian dunia justru masih mengalami tantangan untuk melakukan transformasi digital. 

"Hal itu, harus diatasi melalui kolaborasi pemerintah dan swasta untuk memastikan bahwa layanan digital tersedia untuk semua orang, bukan hanya yang memiliki hak istimewa" katanya.

Chair of Digitalization Task Force Ririek Adriansyah mengatakan dialog ini bertujuan meningkatkan kesadaran untuk mengatasi tantangan digitalisasi yang dihadapi saat ini terutama mengenai adopsi teknologi digital, infrastruktur dan literasi digital, dukungan transformasi digital di sektor UMKM serta

isu-isu keamanan siber.

Forum B20-G20 ini terbuka untuk publik dan bagi yang tertarik untuk mengikuti dialog ini bisa mengakses link http://b20.biz/B20G20DigiTF-ONLINE untuk melakukan registrasi dan nantinya akan ada 4 sesi diskusi panel yang mengundang pembicara yang mewakili perusahaan multinasional maupun lembaga terkemuka.

Baca juga : Presidensi G20 Indonesia akan Dorong UMKM Miliki Permodalan Luas 

Dalam sesi panel 1 bertema Mendorong Konektivitas Universal akan mengundang pembicara Börje Ekholm, CEO Grup Ericsson; Christian Gebara, CEO Telefonica; Hendri Mulya Syam, Direktur Utama Telkomsel dan dipandu Hans Lukiman, Policy Manager Digitalization Task Force.

Sesi panel 2 membahas mengenai pondasi ekonomi digital yang berkelanjutan dan tangguh dengan pembicara Wang Jian, CTO Alibaba & Founder Alibaba Cloud; Quint Simon, Head of Public Policy, Asia Pacific and Japan Amazon Web Services; Andrew W. Wyckoff Director at OECD Directorate for Science, techchnology and Innovation; yang akan dipandu Dedy Permadi, G20 Indonesia Digital Economy Working Group Alternate Chair.

Sesi panel 3 mendiskusikan tentang literasi dan kesiapan adopsi digital bagi UMKM dan individu masyarakat. Pembicara yang akan mengisi diskusi ini di antaranya Hans-Paul Bürkner, Managing Director & Global Chair Emeritus BCG; Andre Soelistyo, CEO GoTo Group; Teddy Oetomo, President Director Bukalapak; Jeff Maggioncalda, CEO Coursera dan moderator Dedy Permadi, G20 Indonesia Digital Economy Working Group Alternate Chair.

Sedangkan sesi panel terakhir membahas mengenai standar keamanan siber berbasis risiko dalam operasional jaringan perusahaan dengan pembicara Cem Dener, Lead Governance Specialist & Global Lead for GovTech at World Bank Group; Niki Luhur, CEO of VIDA; Daryl Pereira, APAC CISO -Director, Office of the CISO, Google Cloud; Mandana Javaheri, President, Microsoft Asia M dan akan dipandu Hans Lukiman, Policy Manager Digitalization Task Force.

Selain sesi diskusi panel, acara pendukung B20 Indonesia ini juga akan mengundang dua perwakilan dari G20-B20 India 2023, yakni Ashwini Vaishnaw, Minister for Communications, Electronics & Information Technology and Railways, Government of India dan Rajesh Gopinathan, CII National Council

L Member/CEO & Managing Director at Tata Consultancy Services Limited, keduanya akan membahas mengenai pentingnya G20-B20 Indonesia bagi India yang akan melanjutkan Presidensi G20 2023. (RO/OL-7) 

Baca Juga

ANTARA FOTO/Fauzan

Erick Sebut Tambah Volume Penerbangan Bisa Stabilkan Harga Tiket

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 07:53 WIB
"Makanya kalau Garuda bisa lebih produktif lagi dalam jumlah pesawatnya sehingga pengurangan dari stabilitas harga tiket bisa...
dok.ant

Harga Emas Turun 8,4 USD Tertekan Imbal Hasil obligasi AS

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 07:50 WIB
HARGA emas merosot pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), memperpanjang kerugian untuk hari kedua berturut-turut, dengan harga...
Antara/Hafidz Mubarak

BI Bisa Beli SBN Tahun Depan, SKB Menkeu-BI Diperpanjang Lagi?

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 17 Agustus 2022, 07:00 WIB
Pemerintah  pada awal tahun ini telah  sepakat menghentikan skema tanggung renteng alias berbagi beban (burden sharing) dengan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya