Selasa 05 Juli 2022, 11:18 WIB

Pelaku Usaha Tidak Mempermasalahkan Perpanjangan PPKM

Despian Nurhidayat | Ekonomi
Pelaku Usaha Tidak Mempermasalahkan Perpanjangan PPKM

MI/Fransisco Carolio Gani
Ilustrasi

 

Pemerintah secara resmi telah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Indonesia dari 5 Juli sampai 1 Agustus 2022. Menanggapi kebijakan tersebut, Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Bidang Ketenagakerjaan Adi Mahfudz Wuhadji menegaskan bahwa hal tersebut tidak menjadi permasalahan bagi pelaku usaha.

"Adanya PPKM yang diberlakukan Kembali dari 5 Juli sampai dengan 1 Agustus 2022, hal tersebut tidaklah masalah bagi kami sebagai pelaku usaha terhadap dampak tenaga kerja, tentu saja sebagainya tetap disesuikan dengan Level Assessment untuk mengetahui tingkat kewaspadaan covid-19 tetap aman dan kondusif, kususnya di lingkungan tempat bekerja," ungkapnya kepada Media Indonesia, Selasa (5/7).

Lebih lanjut, Adi Mahfudz menambahkan, kebijakan tersebut merupakan bentuk antitisipasi agar pencapaian keamanan covid-19 yang selama ini sudah terjaga dan stabil dapat dijaga dan ditaati bersama.

Dia pun meminta masyarakat untuk tetap tenang dan turut serta bersama pemerintah dalam menyikapi adanya peningkatan covid-19 dengan varian BA.4 dan BA.5.

Selain itu, Kadin Indonesia Bidang Ketenagakerjaan juga telah melakukan kerja sama dengan berbagai pihak dalam mengantisipasi lonjakan covid19 tersebut.

"Di ataranya dengan ILO Jakarta untuk bersama-sama menyosialisasikan Panduan Pengawasan Ketenagakerjaan di masa pandemi covid-19 ini. Hal ini masih terus berjalan dan terus berproses dengan seiring kewaspadaan pencegahan pandemi covid-19, kususnya di lingkungan kerja," ujar Adi Mahfudz.

Dihubungi secara terpisah, Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Bidang Ketenagakerjaan Bob Azam meminta pemerintah untuk meningkatkan upaya untuk mendistribusikan vaksin booster secara masif. Hal ini perlu dilakukan agar lonjakan ini tidak semakin parah dan membuat Indonesia mengalami PPKM ketat lagi nantinya.

"Tentunya kita jangan sampai balik ke periode sebelumnya. Baik dari policy, pengetatan, mobilitas maupun kasusnya itu sendiri. Oleh karena itu ditingkatkan upaya booster dan kebiasan baru yang bersih dan sehat sebagai kelanjutan gerakan 3M," pungkas Bob. (OL-12)

Baca Juga

Antara

Stok Beras dan Jagung Melimpah, Bulog: Ketahanan Pangan Aman

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 18:00 WIB
Saat ini, stok beras di sejumlah gudang Perum Bulog mencapai 1,1 juta ton. Sementara untuk jagung, meski belum jadi sumber pangan utama,...
Antara/Reno Esnir.

Pengertian Reklame, Ciri-Ciri, Tujuan, dan Contoh

👤Joan Imanuella Hanna Pangemanan 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 17:24 WIB
Secara umum, reklame adalah suatu media yang digunakan untuk menyampaikan informasi secara singkat kepada banyak orang secara...
MI/Rendy Ferdiansyah

Luhut: Minggu Depan Presiden Umumkan Penaikan Harga BBM

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 17:23 WIB
Hal itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat memberikan kuliah umum di Universitas...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya