Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
PROGRAM Mari Kita Majukan Usaha Rakyat (Makmur) yang digarap PT Petrokimia Gresik dan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X di Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, berhasil meningkatkan produktivitas dan pendapatan petani tebu setempat.
Direktur Utama Petrokimia Gresik Dwi Satriyo Annurogo mengungkapkan hasil panen tebu para petani naik 37% yakni dari sebelumnya 116,5 ton per hektare menjadi 159,7 ton per hektare.
"Ini merupakan capaian yang sangat berarti. Peningkatan hasil panen ini juga mengangkat pendapatan petani tebu dari Rp25,8 juta per hektare menjadi Rp46,5 juta per hektar,” ujar Dwi Satriyo melalui keterangan resmi, Sabtu (2/7).
Tahun ini, perseroan memperoleh tugas merealisasikan Program Makmur di lahan seluas 85.000 hektare yang tersebar di Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Sumatera dan Kalimantan. Hingga semester pertama, realisasi telah mencapai 57.820 hektare atau 68% dari target dengan melibatkan 31.740 petani.
Baca juga : Investasi Berkelanjutan Jadi Topik Pertemuan TIIWG G20 Kedua di Surakarta
"Untuk komoditas tebu, realisasi yang dicapai sudah seluas 34.894 hektare dan menjadi komoditas terbesar. Realisasi tersebut salah satunya berhasil dicapai melalui kerjasama dengan PTPN X, seperti di Kediri ini," tuturnya.
Sementara itu, Direktur PTPN X Tuhu Bangun menyampaikan Program Makmur merupakan solusi dari persoalan yang selalu dihadapi para petani tebu. Saat ini, kebutuhan mereka akan pupuk bersubsidi belum seluruhnya terpenuhi.
"Program ini hadir dan memberi kemudahan untuk memperoleh pupuk. Program Makmur sangat membantu petani memperoleh pupuk tepat waktu sehingga permasalahan pupuk yang dihadapi petani tebu bisa teratasi,“ tandasnya. (RO/OL-7)
Dalam menghadapi tantangan industri perkebunan modern, PTPN XIV tidak hanya fokus pada peningkatan produktivitas di lapangan, tetapi juga mendorong transformasi digital
Perusakan sekitar 150 ribu batang kopi milik PTPN I Regional 5 di Desa Kaligedang, Kecamatan Sempol, Bondowoso, Jawa Timur, menimbulkan dampak yang besar.
DANATARA menegaskan komitmennya terhadap tata kelola yang bersih, transparan, dan profesional, sejalan dengan prinsip pengelolaan investasi negara yang berintegritas.
Upaya memperkuat ekonomi masyarakat di kawasan lereng Gunung Ijen mendapat dorongan baru. PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) resmi memulai program replanting kopi Arabika Jawa.
Dugaan korupsi jual beli aset negara ini menyebabkan potensi kerugian keuangan negara yang kini masih dalam proses audit dan penghitungan oleh tim auditor independen.
Inisiatif ini juga akan dikaji lebih lanjut untuk diterapkan pada program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR),
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat penyerapan tenaga kerja nasional menunjukkan tren membaik pada November 2025.
Fastrex hadir sebagai solusi atas sulitnya mobilisasi hasil panen di medan yang sering kali memiliki kontur tanah tidak rata.
PENYALURAN pupuk bersubsidi dan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) hingga perbaikan sistem irigasi, dianggap menjadi fondasi penting dalam transisi pertanian.
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Studi terbaru mengungkap masa depan budidaya alpukat di India. Meski permintaan tinggi, perubahan iklim dan emisi karbon mengancam keberlanjutan panen.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved