Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PERBANKAN meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperpanjang relaksasi atau restrukturisasi kredit seiring tingginya ketidakpastian ekonomi. Namun, analis menilai pemerintah tidak akan memperpanjang relaksasi tersebut karena pemulihan ekonomi tengah berjalan. Ekonom pun menilai restrukturisasi perlu diberikan bagi sektor tertentu saja.
Sebelumnya, perbankan meminta masa restrukturisasi kredit diperpanjang, tidak hanya hingga Maret 2023. Hal ini seiring masih tinggi ketidakpastian ekonomi dan pelaku usaha juga masih perlu waktu untuk pulih dari pandemi covid-19.
Head of Investment Reswara Gian Investa Kiswoyo Adi Joe memprediksi pemerintah tidak akan memperpanjang masa restrukturisasi. Hal ini karena ekonomi sedang dalam masa pemulihan, terutama karena pada 2023 akan memasuki tahun politik. "Artinya, uang akan berputar 30 kali lipat dari kondisi biasanya. Bank Indonesia membuat kebijakan yang propertumbuhan ekonomi," jelas dia dalam program Zona Bisnis Metro TV, Jumat (24/6).
Jika OJK tidak memperpanjang restrukturisasi kredit, Kiswoyo menyebut rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) bisa meningkat. Meskipun demikian, hal tersebut masih dalam batas wajar. Direktur Celios Bhima Yudhistira menilai beberapa sektor perlu mendapat perlakuan khusus dengan perpanjangan restrukturisasi hingga 2025.
Sebelumnya, Presiden Direktur BCA dalam diskusi outlook perbankan mengatakan para pelaku usaha berharap OJK kembali memperpanjang relaksasi kredit setahun ke depan. Alasannya, dunia usaha masih butuh waktu untuk pulih. "Relaksasi kredit sangat membantu debitur untuk pulih. Perbankan tidak serta merta memasukkan masalah terhambatnya pembayaran kredit ke dalam kategori kredit bermasalah atau NPL," jelas Jahja.
Terkait kinerja NPL perbankan, khususnya bank Himbara, hingga kuartal I 2022 masih terjaga. Namun ada segmen yang masih mencatat NPL tinggi.
Baca juga: Raksasa Energi Prancis Desak Rakyat Kurangi Konsumsi
NPL PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) pada kuartal I 2022 tercatat sebesar 3,5%. Ini lebih rendah dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar 4,25%. Kredit konstruksi segmen perumahan yang mencatatkan NPL paling tinggi sebesar 21,62%.
PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) atau BNI mencatatkan penurunan NPL dari 4,1% menjadi 3,5% dengan NPL tertinggi di segmen medium, yakni sebesar 8,4%. PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mencatatkan penurunan dari 3,15% menjadi 2,66% dengan segmen komersial yang mencatatkan NPL tertinggi sebesar 8,47%.
PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) atau BRI mencatatkan kenaikan tipis NPL, yaitu dari 3,12% ke 3,15%. Segmen korporasi yang mencatatkan NPL sebesar 5,89%. (OL-14)
Berdasarkan jenis penggunaan, kredit investasi per November 2025 mencatatkan pertumbuhan tertinggi yaitu sebesar 17,98%, diikuti oleh kredit konsumsi tumbuh sebesar 6,67%
Melemahnya daya beli masyarakat berimbas pada penurunan permintaan barang dan jasa di berbagai sektor.
PENURUNAN suku bunga kredit perbankan tercatat masih berjalan lambat setelah suku bunga acuan (BI-Rate) dipangkas sebesar 100 basis poin (bps) sejak September 2024.
KEPALA Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae menegaskan kinerja intermediasi perbankan tetap stabil dengan profil risiko yang terjaga.
KEPALA Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae menyampaikan kinerja intermediasi perbankan dalam posisi stabil dan tangguh.
OJK menegaskan stabilitas sektor jasa keuangan tetap terjaga di tengah tensi perdagangan global. Hal ini tercermin dari pertumbuhan kredit perbankan pada April 2025 yang tumbuh 8,88%.
HP Inc berencana memangkas hingga 6.000 karyawan secara global hingga 2028 sebagai bagian dari efisiensi dan percepatan adopsi AI.
PT Perkebunan Nusantara IV PalmCo menetapkan dividen tunai sebesar Rp1,5 triliun kepada pemegang saham/negara setelah membukukan kinerja keuangan 2024 yang melesat.
Pergantian direksi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dalam RUPSLB pada 15 Oktober 2025 dinilai sebagai langkah strategis untuk mempercepat transformasi.
CEO BPI Danantara Rosan Perkasa Roeslani menyampaikan, proses restrukturisasi utang proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh masih terus berlangsung.
Seknas Fitra menyoroti laporan keuangan kuartal I 2025 PT Telkom Indonesia yang mengalami penurunan dari Rp37,4 triliun menjadi Rp36,6 triliun pada kuartal pertama 2025.
BTN siapkan restrukturisasi KPR bagi wartawan di tengah krisis industri media. Program rumah subsidi diluncurkan untuk 1.000 unit, berpeluang naik jadi 3.000.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved