Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
NILAI tukar atau kurs rupiah ditutup menguat 52 poin di level Rp14.480 pada penutupan perdagangan Kamis (2/6). Begitu juga dengan dolar Amerika Serikat (AS) yang terpantau perkasa pada hari ini.
"Untuk penguatan rupiah didorong oleh pandangan pemerintah mengenai prospek pemulihan ekonomi nasional, yang terus menguat," ucap Direktur PT TRX Garuda Berjangka Ibrahim Assuabi dalam keterangan resmi, Kamis (2/6).
Untuk perdagangan Jumat (3/6) besok, lanjut dia, mata uang rupiah diramalkan dibuka secara fluktuatif. Namun, ditutup menguat pada kisaran Rp14.460-14.520.
Baca juga: Kebijakan Pelarangan Ekspor CPO Picu Deflasi Minyak Goreng
Pemerintah optimistis kinerja ekonomi nasional bergerak kuat dan semakin inklusif di masa depan. Hal ini menjadi pendorong nilai tukar rupiah.
"Membaiknya intermediasi sektor keuangan yang ditandai peningkatan pertumbuhan kredit perbankan, juga akan turut mendukung aktivitas investasi," imbuh Ibrahim.
Menyoroti dolar AS, pada Kamis ini mencapai level tertinggi dalam tiga minggu terakhir. Mata uang AS bertahan kuat dan didukung kenaikan imbal hasil Treasury AS, yang mencapai puncak dalam dua minggu.
Baca juga: Insentif Fiskal untuk Impor Alkes Berakhir Tahun Ini
"Hasil benchmark 10-tahun AS mencapai tertinggi dua minggu 2,951% pada hari Rabu, dengan data menunjukkan aktivitas manufaktur AS meningkat di Mei 2022 dengan PMI Manufaktur 56,1" jelasnya.
Federal Reserve AS telah menaikkan suku bunga dengan cepat dalam upaya untuk mengekang inflasi dan menghindari resesi ekonomi. Imbal hasil 10-tahun adalah sentuhan yang lembut di awal Asia pada 2,9145%.(OL-11)
Ketua umum Apindo Shinta Widjaja Kamdani mengaku sangat khawatir dengan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap Dolar AS yang semakin dalam pada akhir-akhir ini.
Selain faktor suku bunga, Deni menilai bahwa kondisi neraca pembayaran pemerintah juga turut memberikan tekanan.
NILAI tukar rupiah menguat 20 poin atau 0,12 persen menjadi Rp16.936 per dolar AS dari sebelumnya hampir Rp17.000 per dolar AS. Penguatan itu terjadi saat penutupan perdagangan 21 Januari 2026
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Rabu 21 Januari 2026, bergerak menguat 1 poin atau 0,01% menjadi Rp16.955 per dolar AS.
Arus modal portofolio asing kembali mengalir ke pasar keuangan Indonesia seiring menyempitnya selisih suku bunga antara Amerika Serikat dan Indonesia.
Menkeu Purbaya optimistis rupiah menguat meski sempat menyentuh Rp16.955. Simak kaitan IHSG ATH dan isu independensi BI dalam berita ini.
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved