Kamis 26 Mei 2022, 14:14 WIB

Mendag: Dorong Pemulihan Ekonomi yang Inklusif

Fetry Wuryasti | Ekonomi
Mendag: Dorong Pemulihan Ekonomi yang Inklusif

ANTARA FOTO/Fikri Yusuf
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi.

 

MENTERI Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi menyampaikan, penyelarasan kebijakan di sektor perdagangan, investasi, dan industri berperan penting sebagai mesin pertumbuhan dan dapat memberikan manfaat terhadap pemulihan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan dari pandemi.

Hal ini disampaikan Mendag Lutfi dalam sesi Trade and Investment Leadership Lunch pada Rabu (25/5) di World Economic Forum (WEF) 2022 di Davos, Swiss.

"Perdagangan, investasi, dan industri saat ini tengah menghadapi transisi ganda, yaitu digitalisasi serta kelestarian lingkungan dan iklim. Saya yakin bahwa kita harus melihat secara komprehensif tentang aksi pengembangan teknologi digital, menjaga lingkungan hidup, dan mengatasi perubahan iklim, ketimbang memisahkannya satu sama lain," jelas Lutfi, Kamis (26/5).

Menurut Lutfi, transformasi digital telah berkontribusi pada ketahanan nilai global dan rantai pasokan, mengurangi biaya dalam perdagangan internasional dan memberdayakan perusahaan di berbagai skala untuk memasuki pasar global.

Baca juga: Mendag : Kolaborasi Amerika Latin dan Asia Pasifik Kunci Pemulihan Bersama

"Kebijakan fasilitasi perdagangan digital tetap menjadi kunci untuk mengimbangi peningkatan waktu dan biaya yang dikeluarkan perusahaan akibat gangguan rantai pasokan. Digitalisasi juga berkontribusi pada kelestarian lingkungan dan iklim dengan mengurangi emisi dan limbah CO2 secara signifikan," ujar Lutfi.

Lutfi juga menegaskan kembali komitmen Perjanjian Paris dengan menjunjung tinggi prinsip kesetaraan dan tanggung jawab bersama tetapi berbeda dan kemampuan masing-masing (Common but Differentiated Responsibilities and Respective Capabilities/CBDR-RC).

"Sangat penting bahwa semua langkah untuk mencapai kontribusi yang ditentukan secara nasional (Nationally Determined Contribution/NDC) harus dilakukan dengan kejelasan, transparansi, akurasi, konsistensi, dan komparabilitas. Langkah-langkah ini tidak boleh menjadi hambatan bagi perdagangan, investasi, dan pengembangan industri," Lutfi. (Try/OL-09)

Baca Juga

Antara

Dekopin: Bentuk Lembaga Audit Pengawasan Koperasi Simpan Pinjam

👤Despian Nurhidayat 🕔Rabu 06 Juli 2022, 23:18 WIB
Pasalnya, persoalan terkait koperasi simpan pinjam tak kunjung usai sampai saat ini. Dekopin juga mengapresiasi inisiatif pemerintah dan...
Antara

Tahun Depan, Indonesia Larang Ekspor Timah

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 06 Juli 2022, 22:54 WIB
Larangan ekspor barang mentah tersebut guna memberi nilai tambah pada produk timah...
ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Pemerintah Segera Batasi Ekspor sejumlah Bahan Mentah

👤Mediaindonesia 🕔Rabu 06 Juli 2022, 21:51 WIB
Ia mengatakan langkah tersebut sejalan dengan visi besar Presiden Joko Widodo tentang transformasi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya