Rabu 18 Mei 2022, 09:45 WIB

Izin Tambang Kutama Mining Indonesia Telah Dicabut Menteri Investasi

mediaindonesia | Ekonomi
Izin Tambang Kutama Mining Indonesia Telah Dicabut Menteri Investasi

dok.Ant
Ilustrasi: kegiatan pertambangan batu bara

 

KUASA hukum PT Tuah Globe Mining  (TGM) menyatakan bahwa ternyata Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Kutama Mining Indonesia telah dicabut oleh Menteri Investasi/Kepala BKPM. PT KMI yang memiliki IUP No: 442/DISTAMBEN/2011 tanggal 08 November 2011, dicabut Kepala BKPM berdasarkan Surat Pencabutan Izin No: 20220423-01-95046 tanggal 23 April 2022.

Diketahui, saat ini KMI sedang menghadapi sengketa hukum perdata dan pidana di Palangkaraya, dimana Direktur Utama KMI Wang Xiu Juan alias Susi sedang diadili atas dugaan kasus pemalsuan surat yang terjadi pada tahun 2019.

Di sisi lain, kuasa hukum TGM Onggowijaya, menyebut masih ada orang-orang KMI di lokasi area proyek tambang TGM. Ini berdasarkan bukti-bukti yang berhasil dikumpulkan dalam kunjungan Onggo, sapaan Onggowijaya, ke lokasi area tambang batu bara PT TGM di Desa Tengirang Dirung Koram dan Desa Tumbang Tukun, Kapuas, Kalimantan Tengah.

"Bagaimana mungkin orang-orang suruhan KMI yang sudah dicabut izinnya masih berada di lokasi area project TGM? Ketika kami mengunjungi lokasi jetty, ternyata ada lagi PT Kutama Prima Mining (KPM) dimana Wang Xiu Juan bersama WNA Tiongkok  sebagai direkturnya menempatkan orang-orangnya menguasai lokasi kawasan pinjam pakai hutan atas nama TGM," ujar Onggo, Rabu (18/5).

"Kami sudah mengidentifikasi siapa KPM, dan kami sudah melayangkan somasi terhadap mereka, apabila mereka tidak mau meninggalkan lokasi maka kami akan menempuh upaya hukum pidana terhadap semua direksinya dalam waktu dekat, karena dapat dianggap menghalangi kegiatan penambangan PT TGM sesuai UU Minerba," imbuh Onggo.

Adapun sengketa hukum perdata antara TGM dan KMI, terkait pembatalan MoU kerja sama yang prosesnya masih berlangsung di Palangkaraya. Onggo mengatakan, dengan pencabutan IUP KMI maka praktis KMI tidak lagi memiliki legal standing untuk tetap dapat bekerja sama dengan TGM.

"Secara logika hukum bagaimana lagi KMI dapat memenuhi kewajibannya dalam MoU apabila IUP-nya telah dicabut? Kami berharap pengadilan membaca berita ini dan menjadi pertimbangan majelis hakim dalam putusannya," papar Onggo.

"Pada tingkat pertama kami telah menang melawan KMI, dan saat ini kami masih menunggu putusan banding, kami optimis dengan dicabutnya izin KMI maka tidak ada lagi argumentasi hukum yang dapat dipertahankan oleh KMI. Saat ini kami akan fokus menghadapi KPM yang diduga menguasai lokasi area project TGM secara melawan hukum," sambungnya.

Berdasarkan informasi yang pihaknya himpun, kata Onggo KPM adalah perusahaan PMA (Penanaman Modal Asing) dan jajaran direksi diisi oleh mayoritas warga negara asing (WNA). Menurut Onggo, KPM adalah pihak yang ditunjuk KMI melakukan penambangan di areal lokasi tambang TGM pada tahun 2019. Salah satu direktur KPM adalah anak Wang Xiu Juan berinisial H, yang diduga memiliki andil menempatkan orang-orangnya berada di lokasi TGM diduga secara melawan hukum.

"Kami akan menelusuri dan mengumpulkan bukti-bukti dugaan tindak pidana yang dilakukan oleh KPM. Kami sudah mengetahui bahwa direktur utamanya adalah WQ dan wakil direkturnya adalah WF yang semuanya adalah WNA. Kami telah mengirimkan surat somasi terbuka terhadap KPM yag apabila diabaikan maka kami akan laporkan ke kepolisian dalam waktu dekat," tandas Onggo. (OL-13)

Baca Juga: PT TGM Minta PT KMI Tinggalkan Areal Tambang Miliknya di Kalteng

Baca Juga

Antara

Dekopin: Bentuk Lembaga Audit Pengawasan Koperasi Simpan Pinjam

👤Despian Nurhidayat 🕔Rabu 06 Juli 2022, 23:18 WIB
Pasalnya, persoalan terkait koperasi simpan pinjam tak kunjung usai sampai saat ini. Dekopin juga mengapresiasi inisiatif pemerintah dan...
Antara

Tahun Depan, Indonesia Larang Ekspor Timah

👤Insi Nantika Jelita 🕔Rabu 06 Juli 2022, 22:54 WIB
Larangan ekspor barang mentah tersebut guna memberi nilai tambah pada produk timah...
ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

Pemerintah Segera Batasi Ekspor sejumlah Bahan Mentah

👤Mediaindonesia 🕔Rabu 06 Juli 2022, 21:51 WIB
Ia mengatakan langkah tersebut sejalan dengan visi besar Presiden Joko Widodo tentang transformasi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya