Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat perkembangan harga internasional untuk beberapa komoditas pada bulan April 2022 masih meningkat. Pertama pada harga minyak mentah di pasar dunia atau ICP di bulan April ini tercatat sebesar US$102,50 dolar per barel.
"Secara antar bulan (mtm), memang harga ICP turun 9,68%. Namun dibandingkan dengan kondisi pada bulan April 2021, harganya masih meningkat 65,45%," kata Kepala BPS Margo Yuwono, Selasa (17/5).
Baca juga: Perlu Transparansi dalam Penetapan Harga Jual Pertalite
Demikian juga untuk sejumlah komoditas nonmigas pada bulan April meningkat secara antar bulan (mtm), seperti harga batubara masih meningkat 2,57%, kopi masih meningkat 0,10%.
Selain itu ada juga beberapa komoditas nonmigas yang pada bulan April secara bulanan (mtm) turun harganya yaitu minyak sawit mentah (CPO) yang turun 5,30%, kemudian nikel turun 2,33%, dan tima 2,18%.
Untuk harga komoditas pada barang-barang yang berkaitan dengan impor, secara bulanan harga gandum meningkat sebesar 1,85%, harga kedelai juga meningkat 0,03%, dan harga jagung yang meningkat 3,77%, sedangkan harga LNG meningkatnya 13,67%.
"Pergerakan sejumlah harga, baik yang menyangkut ekspor maupun impor tentu berdampak kepada nilai ekspor dan impor pada bulan April 2022," kata Margo. (OL-6)
MENTERI Perdagangan (Mendag) Budi Santoso akan memanggil sejumlah eksportir untuk membahas potensi gangguan pasokan akibat penutupan jalur pelayaran strategis Selat Hormuz
Bank Indonesia (BI) mengapresiasi catatan surplus neraca perdagangan Indonesia pada Januari tahun ini.
BADAN Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai ekspor Indonesia pada Januari 2026 mencapai 22,16 miliar dolar AS atau tumbuh 3,39 persen dibandingkan Januari 2025
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor mencapai US$22,16 miliar. Angka itu meningkat 3,39% secara tahunan.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 mencatat surplus sebesar 0,95 miliar dolar AS.
Dukungan Kementerian Koperasi (Kemenkop) terhadap kemajuan Koperasi Produsen Upland Subang Farm tidak hanya sebatas kebijakan, tetapi juga pembiayaan.
BPS melaporkan nilai impor Indonesia Januari 2026 mencapai US$21,20 miliar, naik 18,21% yoy, didorong kenaikan impor migas dan non-migas terutama bahan baku dan barang modal.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor mencapai US$22,16 miliar. Angka itu meningkat 3,39% secara tahunan.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 mencatat surplus sebesar 0,95 miliar dolar AS.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan sejalan dengan usulan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang meminta agar rencana impor 105 ribu unit mobil pikap dan truk dari India ditunda
AS menetapkan tarif global 10 persen saat kesepakatan nol bea masuk RI untuk sawit hingga semikonduktor belum berlaku dan masih menunggu ratifikasi.
Neraca perdagangan Indonesia yang tetap mencatatkan surplus sepanjang 2025 mencerminkan daya tahan sektor eksternal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved