Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat perkembangan harga internasional untuk beberapa komoditas pada bulan April 2022 masih meningkat. Pertama pada harga minyak mentah di pasar dunia atau ICP di bulan April ini tercatat sebesar US$102,50 dolar per barel.
"Secara antar bulan (mtm), memang harga ICP turun 9,68%. Namun dibandingkan dengan kondisi pada bulan April 2021, harganya masih meningkat 65,45%," kata Kepala BPS Margo Yuwono, Selasa (17/5).
Baca juga: Perlu Transparansi dalam Penetapan Harga Jual Pertalite
Demikian juga untuk sejumlah komoditas nonmigas pada bulan April meningkat secara antar bulan (mtm), seperti harga batubara masih meningkat 2,57%, kopi masih meningkat 0,10%.
Selain itu ada juga beberapa komoditas nonmigas yang pada bulan April secara bulanan (mtm) turun harganya yaitu minyak sawit mentah (CPO) yang turun 5,30%, kemudian nikel turun 2,33%, dan tima 2,18%.
Untuk harga komoditas pada barang-barang yang berkaitan dengan impor, secara bulanan harga gandum meningkat sebesar 1,85%, harga kedelai juga meningkat 0,03%, dan harga jagung yang meningkat 3,77%, sedangkan harga LNG meningkatnya 13,67%.
"Pergerakan sejumlah harga, baik yang menyangkut ekspor maupun impor tentu berdampak kepada nilai ekspor dan impor pada bulan April 2022," kata Margo. (OL-6)
Pada kuartal IV 2025, industri tekstil dan produk tekstil tercatat tumbuh 4,37 persen secara tahunan di tengah tekanan global dan perlambatan permintaan di sejumlah negara tujuan ekspor.
Neraca perdagangan Indonesia yang tetap mencatatkan surplus sepanjang 2025 mencerminkan daya tahan sektor eksternal.
Indonesia kembali mencatatkan kinerja positif dengan mempertahankan surplus neraca perdagangan selama 68 bulan berturut-turut, di tengah kondisi ekonomi global yang tak pasti.
BPS melaporkan kinerja ekspor Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 tercatat mencapai US$282,91 miliar atau mengalami kenaikan sebesar 6,15%.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan barang Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 kembali mencatatkan surplus signifikan.
Partisipasi Sarinah di Indonesia Pavilion yang berlangsung pada 19–23 Januari 2026 di Davos, Swiss, menandai dimulainya fase penguatan ekspor perusahaan mulai tahun ini.
Neraca perdagangan Indonesia yang tetap mencatatkan surplus sepanjang 2025 mencerminkan daya tahan sektor eksternal.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat total nilai impor Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 mencapai US$241,86 miliar, atau meningkat 2,83% dibandingkan tahun sebelumnya.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan barang Indonesia sepanjang Januari hingga Desember 2025 kembali mencatatkan surplus signifikan.
Fastrex hadir sebagai solusi atas sulitnya mobilisasi hasil panen di medan yang sering kali memiliki kontur tanah tidak rata.
Pemenuhan kebutuhan alutsista TNI dan Polri harus mengutamakan produksi dalam negeri, serta diperkuat oleh berbagai kebijakan turunan.
Pemerintah berjanji meninjau ulang kebijakan kuota impor daging sapi reguler pada Maret 2026, menyusul keberatan pelaku usaha swasta atas pemangkasan kuota yang dinilai terlalu drastis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved