Selasa 26 April 2022, 19:55 WIB

Jelang Mudik, Menteri ESDM Periksa Kesiapan Pertamina Satgas Rafi 2022

mediaindonesia.com | Ekonomi
 Jelang Mudik, Menteri ESDM Periksa Kesiapan Pertamina Satgas Rafi 2022

DOK PERTAMINA

 

Menteri ESDM Arifin Tasrif didampingi Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati, Kepala BPH Migas Erika Retnowati, dan Direktur Teknik dan Lingkungan Ditjen Migas Mirza Mahendra saat melakukan kegiatan Satgas Ramadhan dan Idul Fitri (RaFi) 2022 yang dilakukan di Rest Area SPBU km 57A, Cikampek, Jawa Barat, Kamis, (21/4/22).


UPAYA menjaga kelancaran arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriyah, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), PT Pertamina (Persero), dan Badan Pengawas Harian Minyak dan Gas (BPH Migas) meninjau beberapa SPBU di sepanjang tol menuju Jawa. Hal ini dilakukan untuk melihat kesiapan Pertamina dalam menjalankan Satuan Tugas Ramadan dan Idul Fitri (Satgas Rafi) 2022.

Menteri ESDM Arifin Tasrif dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa Pertamina sudah menyiapkan pelayanan ekstra, mulai dari stok BBM hingga unit-unit pengisian BBM apabila terjadi keadaan darurat bagi masyarakat yang membutuhkan.

"Kami sudah memperkirakan akan ada kenaikan saat musim libur Lebaran sekitar 10%-14%. Untuk itu, kami sudah meminta Pertamina untuk menyiapkan sekaligus merencanakan operasi logistiknya agar BBM-nya tiba tepat waktu," ujar Arifin.

Baca Juga: Berhasil Amankan 38 Kasus Penyelewengan BBM Subsidi, Pertamina Apresiasi Polri

Selain itu, Menteri Arifin juga menyampaikan, pada saat arus mudik dimulai yakni tanggal 27 April 2022, pemerintah sudah mengeluarkan kebijakan bahwa kendaraan pengangkut besar akan berhenti beroperasi.

"Tentunya ini akan mempengaruhi jumlah konsumsi Biosolar, namun yang menjadi fokus kami adalah konsumsi Pertalite. Kami memprediksi penggunaan bahan bakar Pertalite akan lebih banyak digunakan oleh masyarakat saat mudik," ucap Arifin.

Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati mengatakan bahwa Pertamina telah memprediksi pada saat puncak kenaikan gasolin diperkirakan pada 1 Mei 2022 dengan kenaikan hingga 35%.  “Sedangkan untuk gasoil akan terjadi penurunan terendah diperkirakan pada 3 Mei dengan penurunan hingga 52%. Hal tersebut diakibatkan karena menjelang arus mudik kendaraan-kendaraan besar dilarang beroperasi”.

Nicke juga menyampaikan kesigapan Pertamina dalam menjaga stok BBM saat arus mudik dengan menyediakan SPBU Modular. “Kami telah menyiapkan SPBU-SPBU Modular (Pertashop) di setiap rest area yang ada sepanjang jalur mudik, ini kami lakukan untuk menjaga ketersedian BBM bagi pemudik,” kata Nicke.

Selain itu, ia juga menyebutkan kesiapan-kesiapan Pertamina menjelang Satgas Rafi 2022 di wilayah Jawa Bagian Barat. “Kami menyediakan 12 titik SPBU Modular dengan total sebanyak 25 unit Modular. Selanjutnya sebanyak 95 Pertamina Delivery Service (Motorist) sebanyak 111 Unit Motor siap disiagakan, serta 63 SPBU Kantong (Mobile Storage),” terang Nicke. (OL-10)

Baca Juga

Antara

Rupiah Jadi Alat Pemersatu Bangsa

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 13:42 WIB
Rupiah merupakan instrumen penting yang tidak hanya berfungsi sebagai alat pembayaran, namun juga menunjukkan eksistensi kedaulatan...
Ist/DPR

RAPBN 2023 Wajib Lanjutkan Agenda Strategis Nasional

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 13:13 WIB
Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah menyatakan setidaknya ada dua isu besar dalam desain Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja...
Ist

Terapkan Sistem Keamanan Informasi, Manulife Raih Sertifikat ISO

👤mediaindonesia.com 🕔Jumat 19 Agustus 2022, 13:06 WIB
Manulife Indonesia secara resmi menerima sertifikasi ISO/IEC 27001:2013, suatu standar internasional dalam menerapkan sistem manajemen...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya