Jumat 15 April 2022, 09:50 WIB

Anggaran Terus Turun, Kementan Jaga Penggunaan Anggaran On The Track

mediaindonesia.com | Ekonomi
Anggaran Terus Turun, Kementan Jaga Penggunaan Anggaran On The Track

DOK KEMENTAN
Mentan SYL tinjau food state kalteng.

 

PERAN sektor pertanian sangat penting dalam menopang pembangunan nasional, terutama dalam menjaga ketersediaan pangan dan peningkatan kesejahteraan. Dua tahun pandemi, Kementerian Pertanian (Kementan) selaku institusi yang bertanggung jawab, berhasil mengawal dua tugas tersebut.

Salah satu kunci keberhasilannya; menurut Kepala Biro Perencanaan Kementan, Ketut Kariyasa; adalah etos kerja dan dedikasi pemerintah dalam hal ini Kementan. Menurutnya, selama pandemi, Kementan bekerja justru lebih keras lagi dalam rangka memastikan kebutuhan pangan bagi 273 juta penduduk Indonesia terpenuhi.

"Bahkan pada hari libur pun Mentan dan pegawai lainnya tetap bekerja di lapangan dengan segala risikonya di masa pandemi covid-19," kata Ketut di Jakarta, Jumat (8/4/2022).

Sektor pertanian memegang peran penting dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Namun hal tersebut tidak turut diikuti dengan peningkatan anggaran. Faktanya, Ketut mengatakan anggaran Kementan memang terus turun dari tahun ke tahun. Pada 2015 adalah yang tertinggi yaitu Rp32,72 triliun. Kemudian pada 2016 turun jadi Rp27,72 triliun, Rp24,23 triliun (tahun 2017), Rp23,90 triliun (tahun 2018) dan Rp21,71 triliun (tahun 2019), Rp15,8 triliun (tahun 2020), kemudian Rp19,71 triliun (tahun 2021), dan yang terbaru untuk  tahun 2022 ditetapkan sebesar Rp14,45 triliun.

“Bisa dilihat bahwa anggaran Kementan terus menurun dari tahun ke tahun namun ini tidak
menurunkan kinerja sektor pertanian utamanya dalam menjaga ketersediaan pangan diseluruh daerah,” kata Ketut.

Upaya menjaga ketersediaan pangan dan memastikan pangan cukup yang tidak pernah mengenal waktu itu, menurut Ketut, berimplikasi kepada aktivitas perjalanan dinas (Perjadin) yang cukup tinggi.

"Arahan Mentan Syahrul Yasin Limpo sangat jelas. Beliau selalu menekankan penggunaan anggaran yang efisien, harus on the track termasuk anggaran Perjadin. Dan tentunya berdampak pada petani dan pemulihan ekonomi negara," ungkapnya.

Lebih lanjut, Ketut menjelaskan bahwa anggaran perjalanan di Kementan sesuai penyampaian Sekjen Kasdi Subagyono pada saat RDP bersama komisi IV DPR RI, disebut sebesar maksimal 10% dari anggaran biaya tetap operasional atau Rp1,1 triliun, adalah sesuai dengan rambu-rambu selama ini dalam rangka efisiensi dan efektivitas pengawalan pelaksanaan program. Dan berdasarkan peraturan,  anggaran Perjadin Kementan masih sesuai dengan angka yang ditetapkan.

"Sumber anggaran Perjadin dari uang rakyat, maka setiap rupiah yang dikeluarkan dalam pelaksanaannya haruslah sesuai dengan kebutuhan dan memenuhi kaidah-kaidah pengelolaan keuangan negara. Dan itu sudah Kementan lakukan," pungkasnya.

Dampak positif dari penggunaan anggaran yang baik dan efisien ini, terlihat dari kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi sektor pertanian yang positif, ekspor komoditas pertanian melonjak siginifikan pada 2021 mencapai Rp625,04 triliun atau meningkat 38,6% dari nilai ekspor tahun 2020. Dan yang terpenting, indikator kesejahteraan petani dalam kurun 2 tahun terakhir terus naik, nilai tukar petani (NTP) Maret 2022 meningkat 0,42% menjadi 109,29.

“Semua capaian ini karena seluruh elemen di Kementan bergerak. Turun ke lapangan dan bekerja keras. Hingga hari ini 11 pangan pokok kita juga jaga dengan baik. Kita pastikan makanan rakyat cukup ketersediaannya,” tutup Ketut. (RO/OL-10)

Baca Juga

Ist

Cisco Indonesia Terpilih dengan Budaya Tempat Kerja Terbaik di Tanah Air

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 29 Juni 2022, 19:58 WIB
Dalam memilih apa yang menjadikan Best Workplace di Indonesia, Great Place to Work menggunakan cara yang sama dalam  Fortune 100 Best...
ANTARA

OJK Sebut Stabilitas Sistem Keuangan Tetap Terjaga

👤Despian Nurhidayat 🕔Rabu 29 Juni 2022, 19:21 WIB
Rapat Dewan Komisioner Bulanan (RDKB) OJK pada hari ini, Rabu (29/6) menyebutkan fungsi intermediasi perbankan pada Mei 2022 tercatat...
Ist

Sidak ke Dongala, Zulhas Senang Migor Curah Sesuai HET

👤Mediaindonesia.com 🕔Rabu 29 Juni 2022, 19:19 WIB
Mendag Zulhas ingin hadir di Pasar Pasar Toaya, saat perdagangan baru dimulai agar bisa tahu harga bapok dan migor curah yang ditetapkan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya