Headline
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Aturan itu menunjukkan keberpihakan negara pada kepentingan anak.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Perdagangan menyatakan pada Maret 2022, hampir seluruh produk pertambangan yang dikenakan bea keluar menunjukkan kenaikan harga dibanding bulan sebelumnya. Kenaikan ini memengaruhi analisa penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) produk pertambangan yang dikenakan Bea Keluar (BK) untuk periode April 2022.
Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag Indrasari Wisnu Wardhana mengatakan, mayoritas produk pertambangan yang masih mengalami lonjakan harga dituangkan dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 14 Tahun 2022 per 24 Maret 2022.
“Hampir seluruh produk pertambangan mengalami kenaikan harga dibandingkan periode sebelumnya. Misalnya, konsentrat tembaga, konsentrat besi, konsentrat besi laterit, konsentrat pasir besi, konsentrat ilmenit, konsentrat rutil, dan bauksit yang telah dilakukan pencucian (washed bauxite)," ucapnya dalam rilis resmi, Jumat (1/4).
Wisnu berujar kenaikan harga juga terjadi pada konsentrat timbal dan konsentrat seng yang pada periode lalu mengalami penurunan harga. Hal ini dikarenakan masih tingginya permintaan dunia atas produk-produk pertambangan tersebut.
Sementara itu, untuk komoditas konsentrat mangan dan komoditas pellet konsentrat pasir besi tidak mengalami perubahan dibandingkan periode sebelumnya.
Produk pertambangan yang mengalami kenaikan harga rata-rata pada periode April 2022 adalah konsentrat tembaga (Cu ≥ 15%) ditetapkan dengan harga rata-rata sebesar US$3.629,42/WE atau naik sebesar 3,84%, konsentrat besi (hematit, magnetit) (Fe ≥ 62% dan ≥ 1% TiO2) dengan harga rata-rata sebesar US$127,90/WE atau naik sebesar 3,30%.
Baca juga : Saddam: AAYG Berperan Aktif Mensukseskan G-20 di Bali
Kemudian, konsentrat besi laterit (gutit, hematit, magnetit) dengan kadar (Fe > 50% dan (Al2O3 + SiO2)> 10%) ditetapkan harga rata-rata sebesar US$65,36/WE atau naik sebesar 3,30%. Lalu, konsentrat timbal (Pb > 56%) dengan harga rata-rata sebesar US$988,50/WE atau naik sebesar 2,73% dibanding sebelumnya.
Konsentrat seng (Zn ? 51%) dengan harga rata-rata sebesar US$1.116,82/WE atau naik sebesar 17,46%, konsentrat pasir besi (lamela magnetitilmenit) (Fe > 56%) dengan harga rata-rata sebesar US$76,37/WE atau naik sebesar 3,30%. Konsentrat ilmenit (TiO2 > 45%) ditetapkan harga rata-rata sebesar US$502,48/WE atau naik sebesar 2,16%.
Jenis pertambangan lain adalan konsentrat rutil (TiO2 > 90%) dengan harga rata-rata sebesar US$1.523,48/WE atau naik sebesar 2,32% dan bauksit yang telah dilakukan pencucian (washed bauxite) (Al2O3 > 42%) dengan harga rata-rata sebesar US$47,03/WE atau naik sebesar 10,35%.
Sedangkan untuk konsentrat mangan (Mn > 49%) dengan harga rata-rata US$221,68/WE dan pellet konsentrat pasir besi (lamela magnetit-ilmenit) (Fe > 54%) dengan harga rata-rata US$117,98/WE tetap tidak mengalami perubahan.
Sama halnya dengan periode-periode sebelumnya, lanjut Wisnu, penetapan HPE periode April 2022 ini dilakukan dengan terlebih dahulu meminta masukan tertulis dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Sedangkan, untuk perhitungan usulan harga diperoleh dari berbagai sumber, seperti Asian Metal, Iron Ore Fine Australian, dan London Metal Exchange (LME). (OL-7)
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi menyoroti kompleksitasnya persoalan tambang di Jawa Barat. Tidak hanya yang ilegal, menurutnya yang legal pun tidak luput dari berbagai masalah.
PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) menandatangani kontrak jangka panjang dengan PT Adaro Indonesia untuk melanjutkan operasional di Tambang Tutupan Selatan
PENELITI Senior Core Indonesia Muhammad Ishak Razak menilai, perpanjangan IUPK Grasberg milik PT Freeport untuk periode 2041–2061, mencerminkan masih rendahnya daya tawar RI.
Loggis teken kerja sama dengan HD Hyundai Infracore Asia untuk distribusi alat berat DEVELON, mempercepat adopsi teknologi ramah lingkungan di sektor tambang.
Pertambangan berkontribusi sekitar 12% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) serta menghasilkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) mineral dan batubara mencapai Rp140,5 triliun pada 2024.
PT Multi Harapan Utama (MHU) memanfaatkan momentum Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026 untuk menegaskan kembali pentingnya keselamatan kerja.
Tommy mengatakan meningkatkan nilai HPE konsentrat tembaga juga dipengaruhi tingginya permintaan industri global terhadap tembaga.
Jadi sumbangannya dalam bentuk makanan instan, kemudian pakaian, obat-obatan, dan kebutuhan lainnya yang sudah kami identifikasi yang dibutuhkan oleh saudara-saudara kita.
Impor pakaian bekas ini selalu terjadi di mana pun. Pelaku juga sudah punya jaringan dan bekerja secara profesional.
KEMENTERIAN Perdagangan (Kemendag) memusnahkan sebanyak 16.591 balpres pakaian bekas impor ilegal dari 19.931 temuan balpres pakaian bekas impor ilegal.
Pemerintah secara serius menargetkan penurunan signifikan pada biaya logistik nasional dalam rangka meningkatkan daya saing industri dan nilai tambah perekonomian.
TEMUAN pestisida etilen oksida pada produk mi instan merek Indomie Rasa Soto Banjar Limau Kulit yang beredar di Taiwan tengah ramai. Kementerian Perdagangan (Kemendag) buka suara
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved