Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono membantah jika kebijakan penangkapan ikan terukur rawan dieksploitasi oleh pengusaha kakap, termasuk pihak asing.
Sebelumnya, kebijakan penangkapan kuota ikan dengan basis kontrak itu ditentang Masyarakat Sipil Untuk Perikanan dan Kelautan Berkelanjutan (Koral). Mereka menilai sebagian besar wilayah perairan Indonesia akan mengalami eksploitasi dalam penangkapan ikan.
Baca juga: KKP akan Bangun Kampung Bandeng di Gresik
"Kalau sudah terukur berbasis kuota, bagaimana caranya itu eksploitasi? Kalau yang diperbolehkan tangkap cuman 6 juta ton (ikan), tapi total ada 12 juta ton (ikan), ya enggak mungkin dong ada eksploitasi," tegas Trenggono di Jakarta, Selasa (29/3).
Adapun kuota ikan terbagi menjadi kuota industri, kuota nelayan lokal dan kuota bukan tujuan komersial, seperti hobi dan penelitian. Perhitungan kuota di tiap zona berdasarkan hasil rekomendasi kajian estimasi potensi sumber daya ikan (SDI).
Baca juga: Koalisi Perikanan Tolak Kebijakan Penangkapan Ikan Terukur KKP
Serta, jumlah tangkapan ikan yang diperbolehkan (JTB) pada wilayah perairan dari Komisi Nasional Pengkajian Sumber Daya. Trenggono pun menegaskan tidak ada eksploitasi dalam kebijakan penangkapan ikan terukur, yang bakal diimplementasikan 1-2 bulan ke depan.
"Saya kira kalau ada yang mengatakan terjadi eksploitasi luar negeri, itu namanya pembodohan. Karena enggak mungkin dari 12 juta ton ikan yang diperbolehkan, 6 juta itu eksploitasi," pungkasnya.(OL-11)
Sebagai produsen ikan terbesar kedua di dunia, sekitar 95% tangkapan ikan Indonesia berasal dari perikanan skala kecil.
Pelabuhan Perikanan Samudera (PPS) Kendari mencatat produksi ikan di pelabuhan ituIkan Layang dan Tuna Dominasi Hasil Tangkapan di Pelabuhan Kendari mencapai 80–100 ton per hari.
Kementerian Kelautan dan Perikanan menyiapkan regulasi baru untuk mempermudah layanan perizinan usaha di sektor perikanan.
DOSEN UGM mengomentari penarikan (recall) terhadap produk udang beku merek Great Value di AS yang diimpor dari perusahaan Indonesia karena mengandung radioaktif.
MENYONGSONG satu abad kemerdekaan Indonesia, kedaulatan pangan menjadi agenda prioritas yang wajib dimenangkan.
SEBANYAK 50 Ketua DPD KNTI se-Sumatra dan Koperasi Perikanan melaksanakan Rapat Konsolidasi penguatan simpul jaringan koperasi perikanan di wilayah Sumatra dan Kepulauan Riau.
Pemkot Semarang mengalokasikan anggaran sekitar Rp87 juta dari pengalihan beberapa kegiatan di Dinas Perikanan untuk mendukung program tersebut.
Angin kencang yang bertiup saat ini kecepatan naik dua kali lipat dibandingkan kondisi normal. Jika memaksakan diri untuk melaut bisa mengancam keselamatan mereka.
Guru Besar UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, menegaskan bahwa kemandirian pangan nasional tidak akan tercapai maksimal tanpa melibatkan potensi maritim secara progresif.
Nelayan setempat sudah tidak melaut sejak dua minggu terakhir akibat cuaca buruk.
Ribuan kapal dan perahu nelayan di sejumlah daerah di Pantura Jawa Tengah masih bertahan sandar di sejumlah pelabuhan perikanan dan muara sungai akibat gelombang tinggi dan badai.
Nelayan yang ingin melaut diimbau untuk waspada dan selalu mencari informasi terkait cuaca.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved