Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
KOTA Kertabumi Karawang Menambah satu fasilitas layanan jasa perbankan bagi masyarakat Karawang. Fasilitas ini adalah hasil kerjasama sama antara Kota Kertabumi Karawang dan Bank Syariah Indonesia (BSI).
Chief Executive Officer Kota Kertabumi Franky M Martono mengatakan, sebagai bagian dari Agung Podomoro pihaknya menyambut baik peresmian cabang baru Bank Syariah Indonesia di kawasan Kota Kertabumi. Kerja sama ini sejalan dengan visi Kota Kertabumi yang hadir di Kawarang sebagai magnet ekonomi baru dalam kontribusinya membangkitkan perekonomian Jawa Barat melalui sektor properti.
“Kehadiran bank sebagai lembaga keuangan memiliki peran yang sangat penting dalam menjalankan aktivitas perekonomian, kami bersyukur akan kolaborasi yang baik ini dan harapannya dengan kehadiran Bank Syariah Indonesia di kawasan Kota Kertabumi masyarakat mendapatkan kemudahan baru dalam mengakses layanan jasa perbankan,” ungkap Franky pada keterangan resminya yanh diterima, Rabu (23/3).
Franky mengatakan, kebutuhan masyarakat akan perbankan kini menjadi prioritas dalam kehidupan sehari-hari. Contohnya menyimpan dana dengan aman, melakukan pembayaran, fasilitas kredit, dan layanan perbankan lain, yang perlu difasilitasi bank yang telah dipercaya publik.
“Kehadiran Bank Syariah Indonesia di Kota Kertabumi dapat menjadi solusi akan kebutuhan finansial masyarakat. Selain itu, keberadaan perbankan di lingkungan masyarakat juga diharapkan mampu mendukung target pemerintah terhadap tingkat inklusi keuangan yang ditargetkan naik hingga 90% pada tahun 2024,” imbuhnya.
Selain itu, katanya, kehadiran Bank Syariah Indonesia sebagai lembaga perbankan berbasis syariah dapat menjadi solusi akan kebutuhan masyarakat terhadap perbankan alternatif yang mampu menyediakan produk dan jasa keuangan sesuai dengan prinsip syariah.
Head of Marketing Kota Kertabumi Emil S Utomo menjelaskan, Bank Syariah Indonesia menempati ruko di area Kertabumi Commercial Estate (KECE) Blok A. Kertabumi Commercial Estate (KECE). Lokasi tersebut merupakan area komersial yang menghadirkan ruko ekslusif yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berinvestasi dan berbisnis sehingga terjadi perputaran roda ekonomi. Area ini terdiri dari 80 unit ruko yang tersebar di empat blok.
Baca juga: 30 Tahun Perbankan Syariah di Indonesia, Mau ke Mana?
“Kami memang menyiapkan secara khusus area Kertabumi Commercial Estate atau KECE ini sebagai pusat aktivitas komersial di Kota Kertabumi. Kehadiran Bank Syariah Indonesia di area ini kami harapkan dapat memudahkan masyarakat dan pelaku bisnis dalam mendukung aktivitas perekonomian,” kata Emil.
Emil menambahkan, kawasan Kota Kertabumi dibangun konsep dua area yaitu Kertabumi Commercial Estate (KECE) dan Kertabumi Executive Recidence (KEREN) yakni hadirnya hunian dan ruko di satu kawasan yang sama. Konsep ini dapat memenuhi kebutuhan masyarakat akan hunian sekaligus juga berinvestasi di kawasan properti komersial ruko dalam satu area.
“Area komersial ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat khususnya penghuni Kota Kertabumi baik untuk berbisnis maupun memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tidak hanya sektor perbankan, kami juga menyambut baik sektor-sektor lain untuk berinvestasi di Kertabumi Commercial Estate (KECE) ini,” ujarnya.
Selain itu, kata Emil, kawasan ruko di Kota Kertabumi berada di lokasi yang strategis dengan akses transportasi dan infrastruktur yang baik. Kota Kertabumi Karawang terletak di pusat kota dengan akses kereta cepat Jakarta-Bandung, Pelabuhan, dan bandara. Dengan mudahnya akses ke kawasan ini dapat dipastikan bahwa ruko di Kota Kertabumi Kawarang juga memiliki potensi yang luar biasa untuk bisnis dan investasi.
Branch Manager Bank Syariah Indonesia Cabang Karawang Sabbih Muhammad Fahd mengatakan, pemilihan Kota Kertabumi sebagai lokasi cabang baru Bank Syariah Indonesia merupakan keputusan yang tepat.
“Lokasinya sangat strategis karena berada di pusat kota Karawang, selain itu Kota Kertabumi juga sudah dilengkapi dengan infrastruktur yang mumpuni seperti underground fiber optic, untuk menyalurkan data dengan kecepatan transfer data yang tinggi sehingga dapat memudahkan operasional bisnis,” katanya.
Dia berharap kehadiran Bank Syariah Indonesia di Kota Kertabumi dapat meningkatkan potensi bisnis di Kota Karawang. “Kami juga berharap dapat menciptakan lingkungan yang kolaboratif antara penghuni Kota Kertabumi dan pelaku bisnis di area ini sehingga kita bisa maju bersama-sama,” tandas dia. (R-3)
KETUA PP Muhammadiyah Anwar Abbas menanggapi kritik Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. Dalam sebuah kesempatan, Purbaya mendorong agar ekonomi atau perbankan syariah
BERKAT peran community officer sebagai garda terdepan dalam melayani dan mendampingi warga masyarakat inklusi, PT Bank BTPN Syariah Tbk mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025.
Penyatuan dua figur dengan latar belakang yang saling mengisi dan menguatkan: investasi global dan ekonomi kerakyatan sejatinya adalah sebuah langkah cerdas
Danantara Indonesia menyampaikan bahwa penguatan Kawasan Thakher berjalan sebagai fondasi awal pengembangan Kompleks Haji.
Dahnil memerinci aset yang kini dimiliki Indonesia di Tanah Suci. Aset tersebut meliputi bangunan yang sudah beroperasi sebagai hotel serta lahan strategis yang siap dikembangkan.
Total aset keuangan syariah diperkirakan naik dari Rp3.158 triliun pada 2025 menjadi sekitar Rp3.508 triliun pada 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved