Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
OMBUDSMAN RI memperkirakan harga minyak goreng akan terus melonjak karena harga minyak sawit mentah (CPO) dunia yang terus merangkak. Serta adanya disparitas harga komoditas pangan itu.
Tingginya disparitas itu terjadi antara harga DPO atau domestic price obligation, harga eceran tertinggi (HET) dengan harga pasar. Disparitas harga berkisar antara Rp8.000-9.000/kilogram (kg).
Sementara itu, dalam catatan Ombudsman, pada Januari 2018, harga rata rata CPO sebesar Rp7.845/kg. Pada Januari 2022 menjadi Rp 14.839/Kg. Dalam kurun waktu 4 tahun terjadi peningkatan harga CPO setara 22,2%/tahun.
"Dengan demikian, mencermati statistik perkembangan harga CPO, maka tren harga minyak goreng akan semakin meningkat di masa yang akan datang," kata Anggota Ombudsman Yeka Hendra Fatika dalam konferensi pers virtual, Selasa (15/3).
Yeka menjelaskan, meningkatnya harga CPO, berdampak terhadap dengan semakin mahalnya minyak goreng. Pada Desember 2019, harga rata rata minyak goreng adalah Rp 13.350/liter, sedangkan pada Desember 2021 harganya bergerak naik menjadi Rp 19.400/liter. Selama tiga tahun meningkat rata rata 15,01%/tahun.
Baca juga: Ombudsman Pertanyakan Langkah Pemerintah Usut Kartel Minyak Goreng
Soal permasalahan disparitas, Ombudsman agar kebijakan distribusi minyak goreng dilepaskan kembali kepada mekanisme pasar dengan tetap memberlakukan DMO atau pemenuhan dalam negeri untuk menjamin ketersediaan minyak goreng.
"Dampak dilepaskan ke mekanisme pasar adalah tingginya harga minyak goreng. Oleh karena itu pemerintah perlu melindungi kelompok masyarakat yang rentan seperti keluarga miskin dan UMKM yang mengkonsumsi minyak goreng dalam bentuk curah," tegasnya.
Yeka menambahkan, langkah berikutnya dalam rangka menjamin ketersediaan minyak goreng, pemerintah perlu mengawasi secara ketat.
Salah satunya mengawasi ekspor Crude Palm Oil (CPO), Refined, Bleached, and Deodorized Palm Olein (RBD Palm Olein), dan Used Cooking Oil (UCO) dilakukan melalui mekanisme perizinan berusaha berupa Pencatatan Ekspor (PE).
"Pola kebijakan yang saat ini diambil pemerintah ternyata tidak cukup efektif dan bahkan tidak bisa dijalankan, baik itu menyangkut harga eceran tertinggi (HET) maupun itu untuk ketersediaan," tutup Yeka. (OL-4)
Samasindo menargetkan tingkat pemanfaatan kapasitas produksi hingga 80% pada 2025, meski perusahaan baru memulai operasi komersial pada awal September.
Polri mengungkap kronologi penindakan dugaan pelanggaran ekspor CPO oleh PT MMS di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.
Presiden Prabowo Subianto mengecam keras korupsi sumber daya alam, menyebutnya sebagai subversi ekonomi.
Harga Referensi CPO meningkat US$43,80 atau 4,81% dari HR CPO periode 1-31 Agustus 2025 yang tercatat sebesar US$910,91/MT.
Sekjen CPOPC yang baru Izzana Salleh merupakan sosok yang memiliki pengalaman pada sektor kebijakan publik, kepemimpinan korporat, hingga advokasi nirlaba global.
Dewan Negara-Negara Penghasil Minyak Sawit (Council of Palm Oil Producing Countries/CPOPC) secara resmi mengumumkan transisi kepemimpinan eksekutifnya.
Hakim Ketua Efendi pun langsung menanyakan kepemilikan mobil dan motor mewah itu kepada Ariyanto.
Samasindo menargetkan tingkat pemanfaatan kapasitas produksi hingga 80% pada 2025, meski perusahaan baru memulai operasi komersial pada awal September.
Permintaan minyak sawit mentah (CPO) di pasar domestik menunjukkan tren penguatan sepanjang awal 2025.
Kegiatan ekspor oleh PT MMS tersebut diduga tidak sesuai dengan ketentuan Bea Keluar, Pungutan Ekspor serta melanggar larangan dan/atau pembatasan (Lartas) ekspor.
Pelanggaran Ekspor Komoditas Produk Turunan Minyak Kelapa Sawit Mentah
PT Bumi Makmur Anugerahagung (BMA) menatap cerah pasar minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) domestik pada 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved