Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH senantiasa berkomitmen mendorong percepatan pemulihan ekonomi nasional dengan tanggap atas berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat, mendorong stabilisasi harga, dan memperluas pembiayaan bagi para pelaku usaha. Berbagai upaya tersebut dilakukan untuk menstimulasi aktivitas usaha yang diharapkan bermuara pada pertumbuhan ekonomi.
Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) telah membuktikan ketangguhan melewati masa pandemi covid-19 dan mempercepat pemulihan ekonomi nasional. Perkembangan UMKM tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, baik pemerintah maupun swasta. Kolaborasi pemerintah dan swasta sangat dirasakan manfaatnya oleh para pelaku UMKM. Pembinaan, pelatihan, pembiayaan khususnya kredit usaha rakyat (KUR), dan dukungan berbagai pihak menjadi sesuatu yang diperlukan oleh UMKM. Ini menjadi dorongan bagi pelaku UMKM untuk terus berkembang.
Dalam upaya mendapatkan informasi terkini mengenai kondisi para pelaku UMKM serta mendengarkan secara langsung kendala yang dihadapi, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengadakan dialog secara virtual dengan para pelaku UMKM di Kota Bandung, Jawa Barat, Selasa (15/03). Dialog serupa sebelumnya telah dilaksanakan di beberapa kota lain seperti Solo, Surabaya, dan Semarang. Pada kesempatan dialog yang berlangsung interaktif tersebut, Airlangga berdiskusi dengan para pelaku UMKM, termasuk yang tergabung dalam program Sampoerna Retail Community (SRC).
Sejak 2008, PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna) aktif mendukung upaya pemerintah dalam mengembangkan UMKM melalui program SRC. Pada akhir 2021, program SRC telah menjangkau lebih dari 160.000 toko kelontong di seluruh Indonesia, termasuk Kota dan Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Saat ini terdapat kurang lebih 21.000 toko kelontong di Jawa Barat yang sudah tergabung dalam Sampoerna Retail Community (SRC). Sekitar 3.000 di antaranya berlokasi di Kota Bandung.
Pembinaan UMKM yang diberikan kepada anggota SRC meliputi edukasi penataan toko dan manajemen keuangan, pengembangan bisnis, dukungan bagi produk UMKM di komunitas sekitar melalui Pojok Lokal, hingga literasi digital lewat aplikasi AYO SRC. Dengan semangat gotong royong yang mengedepankan sinergi serta kolaborasi bersama berbagai pemangku kepentingan, diharapkan program yang bersifat pembinaan dapat memberi dampak jangka panjang.
Dalam dialog yang berlangsung santai dan akrab tersebut, terungkap bahwa rata-rata omzet bulanan pemilik toko kelontong meningkat tiga kali lipat setelah mendapatkan pembinaan. Para pemilik toko kelontong juga menyampaikan kendala yang dihadapi saat ini kepada Airlangga, di antaranya mengenai kondisi penjualan yang masih belum stabil selama masa pandemi.
Pada kesempatan itu, Airlangga juga mendorong agar para pemilik toko kelontong yang berniat mengembangkan usahanya agar tidak segan untuk mengambil KUR karena ada fasilitas subsidi bunga. "Pemerintah hadir untuk mendukung UMKM melalui KUR dengan bunga hanya 3% yang bisa dimanfaatkan UMKM untuk mengembangkan usaha," tutur Airlangga.
Selain berdialog dengan UMKM, Airlangga menyaksikan penyaluran KUR secara simbolis dari BNI kepada UMKM dan penyerahan CSR dari PT HM Sampoerna, Tbk berupa oxygen concentrator kepada Pemerintah Kota Bandung. Sebagai informasi, penyaluran KUR dari BNI di Jawa Barat hingga saat ini sudah mencapai Rp2,5 triliun dan di Kota Bandung sendiri sudah Rp819,84 miliar. Turut hadir pada acara Dialog UMKM tersebut ialah Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan Keuangan Kemenko Perekonomian Iskandar Simorangkir, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan dan UMKM Kemenko Perekonomian Rudy Salahuddin, Perwakilan dari Pemprov Jawa Barat, Direktur External Affairs PT HM Sampoerna Tbk Elvira Lianita, SVP Bisnis Usaha kecil dan Program BNI Sunarna Eka Nugraha, dan para pelaku UMKM. (RO/OL-14)
Ia kini sukses membesarkan Reihani Tenun Batik Batak Melayu sebagai salah satu ikon UMKM di Sumatra Utara.
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyapa 850 Bunda Ojol dan 455 jemaah di Islamic Center Surabaya jelang Ramadhan 1447 H, serahkan bantuan Baznas dan paket sembako.
KOMITMEN mendukung pembangunan yang dimulai dari desa guna mendorong pemerataan ekonomi dan mempercepat pengentasan kemiskinan terus dilakukan PT Bank Rakyat Indonesia.
IKATAN Alumni SMAN 37 Jakarta (IKA SMAN 37) membentuk divisi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam struktur organisasinya.
Ketua Koperasi TC Invest Iqbal Alan Abdullah memaparkan UMKM saat ini masih mengalami kesulitan akses pendanaan terjangkau karena persoalan administrasi, jaminan, dan manajerial.
Kepala BGN Dadan Hindayana menyebut Rp32,1 triliun telah dicairkan untuk Program Makan Bergizi Gratis 2026, dorong PDB dan UMKM.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved