Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA memiliki potensi besar dalam ekonomi digital yang diperkirakan senilai US$146 pada 2025. Bahkan menurut Presiden Joko Widodo, kontribusi ekonomi digital Indonesia diproyeksikan naik delapan kali pada 2030 yaitu di angka Rp4.531 triliun.
Hal itu tentu perlu diimbangi dengan kualitas jaringan di seluruh Tanah Air. Yang tak kalah penting juga yakni regulasi yang mendukung agar hal itu tercapai dengan baik.
Menurut Anggota Komisi I DPR M Farhan, di balik potensi yang menggiurkan itu ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian bersama. Hal ini terkait dengan keamanan data dan juga kualitas jaringan. "Industri telekomunikasi diharapkan sudah menyiapkan instrumen manajemen dan teknis untuk melakukan perlindungan data pribadi," kata Farhan saat dihubungi Jumat (4/3).
Menurut dia, hal ini sangat penting mengingat Indonesia memasuki masa transformasi digital. Farhan membeberkan masalah kebocoran data dengan berbagai model. Dia mencontohkan penjualan database ke darkweb, termasuk ancaman pencurian data lain yang tak terlihat. "Bagaimana platform digital melakukan microtargeting, kemudian membuat alogaritma memengaruhi keputusan orang lain," kata Farhan.
Dikatakannya, terkait kualitas jaringan, saat ini segala macam kegiatan termasuk perdagangan sudah terintegrasi ke dunia maya. Bukan hanya di kota, tetapi ini juga sudah merambah hingga pelosok yang mencoba memasarkan produknya memanfaatkan internet.
Karena itu, kualitas jaringan yang ada perlu didukung dengan perlindungan data. Hal ini menjadi sangat penting seperti kegiatan niaga di e-commerce dan semacamnya yang rentan ancaman kebocoran. Menurutnya, salah satu solusi yakni regulasi yang kondusif dan mengesahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Data Pribadi (PDP).
Ketua Umum Masyarakat Telematika Indonesia (Mastel) Sarwoto Atmosutarno menyebut internet yang berkualitas pasti akan menimbulkan akselerasi ekonomi digital. Soalnya, pemanfaatan sosial media, toko online, hingga pelayanan pemerintahan membutuhkan jaringan internet.
"Kita semua sepakat transformasi ekonomi digital, e-government harus maju. Kalau operator sudah sehat, akan melayani akses data internet dengan baik di mana pun dan masyarakat akan ikut menikmati untuk kegiatan ekonomi dan sosialnya," ujar Sarwoto.
Sarwoto juga menyinggung munculnya persaingan di industri telekomunikasi dan akhirnya harga bandwidth menjadi lebih turun dari sebelumnya. Akibatnya, operator menghitung ulang untuk menaikkan nilai dari perusahaannya agar tetap bertahan dalam memberikan layanan akses internet kepada masyarakat.
Sarwoto menilai dukungan kemudahan konsolidasi operator tidak cukup dalam meningkatkan akses internet ke publik, tetapi pemerintah juga harus mengkaji regulasi yang sudah tidak keekonomian di masa kini. "Misalnya, saat operator melakukan pembangunan menara atau menarik kabel akan muncul beban-beban yang diberikan pemerintah, khusus oleh pemerintah daerah," katanya.
Baca juga: Amerika Serikat Tambah 678.000 Pekerjaan pada Februari
"Pemda kan suka sekali membebani dengan PNBP, iuran membangun menara, menarik kabel itu kan banyak sekali iuran yang ditanggung," paparnya. Padahal, pembangunan infrastruktur tersebut bertujuan meningkatkan kualitas layanan internet di masyarakat di berbagai wilayah. "Kalau bandwidth internet tersedia dengan baik, kecepatan lebih tinggi, kualitas lebih baik, masyarakat bisa menggunakannya untuk macam-macam kegiatan," tutur Sarwoto. (RO/OL-14)
Layanan Internet Merah Putih (IMP) resmi diperkenalkan sebagai pengembangan baru layanan internet satelit broadband untuk menjawab kebutuhan konektivitas nasional yang terus berkembang.
Banyak orang sudah membuktikan bisa dapat penghasilan tanpa harus nunggu keterima kerja kantoran. Kuncinya bukan instan, tapi tahu jalur yang masuk akal dan mau konsisten jalani prosesnya.
Melalui BRImo, nasabah BRI bisa melakukan pembayaran TV kabel dan internet dengan cepat, aman, dan bahkan lebih hemat berkat promo cashback menarik.
Pemerintah mengingatkan orangtua agar tidak melepas anak-anak ke dunia maya tanpa bekal pemahaman yang cukup mengenai konten yang mereka konsumsi beserta konsekuensinya.
Tantangan ruang digital bagi anak-anak di Indonesia kini telah bergeser dari sekadar konten negatif menuju ancaman yang bersifat personal dan sulit terdeteksi.
Satelit Nusantara Lima (SNL/N5) resmi mencapai orbit geostasioner di 113 derajat bujur timur pada ketinggian sekitar 35.786 kilometer di atas permukaan Bumi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved