Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DESENTRALISASI fiskal di Indonesia yang berjalan sekitar dua dekade sejatinya berada pada jalur yang tepat. Namun agenda yang bertujuan menciptakan pemerataan ekonomi itu memiliki tantangan yang mesti bisa diselesaikan bersama.
Demikian disampaikan Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan Astera Primanto Bhakti dalam Seminar Nasional bertema Akselerasi Perekonomian Daerah untuk Memacu Pemulihan Ekonomi Nasional secara daring, Selasa (8/2). "KaMI melihat bahwa capaian desentralisasi fiskal selama 20 tahun ini sebenarnya positif. Tapi ini walaupun kinerjanya positif, kita punya tantangan," kata dia.
Hal yang paling disoroti sebagai tantangan dalam desentralisasi fiskal ialah pemanfaatan dana transfer ke daerah dan dana desa (TKDD) yang belum optimal. Astera mengatakan, pemerintah daerah cenderung banyak menghabiskan anggaran untuk belanja pegawai.
Bahkan, 64,8% dana alokasi umum (DAU) dari TKDD dimanfaatkan oleh pemda untuk memenuhi belanja pegawai. Padahal di tingkat nasional, alokasi belanja pegawai hanya 32% hingga 24%.
"Struktur belanja daerah ini masih belum fokus. Jadi masih banyak program kegiatan sampai 29 ribuan sehingga belanja pegawainya tinggi," kata Astera.
Hal tersebut, lanjutnya, mesti segera untuk dibenahi agar belanja pemda tak hanya berfokus pada penjatahan pegawai. Penajaman efisiensi dan peningkatan efektivitas program pemda juga mesti dilakukan agar dana yang ditransfer pemerintah pusat dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Baca juga: OK Bank Permudah Pengajuan KTA Bagi yang Telah Vaksin Kedua
"Ini yang mungkin kami akan lihat dan bisa dilakukan perbaikan. Jadi program-program yang sama jangan dilakukan pengulangan. Tapi ini bisa dilakukan secara bersama sehingga cost-nya bisa lebih rendah. Ini juga ada check and balance jadi bisa mengurangi risiko fraud dan lainnya," jelas Astera. (OL-14)
Hingga 30 September 2025, realisasi belanja Kementerian/Lembaga (K/L) baru 62,8% dari target. Bahkan, ada tiga K/L besar yang serapannya masih di bawah 50%
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) menjanjikan penyerapan anggaran kementeriannya bisa mencapai 96% pada akhir tahun.
Serapan anggaran untuk belanja daerah oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di semester pertama 2025 baru sekitar 37%.
Peringatan keras ini disampaikan saat membuka kegiatan Laporan Realisasi Belanja Daerah dan Realisasi PAD Triwulan II Tahun 2025 di Kantor Balai Kota Makassar, Rabu (13/8).
SERAPAN anggaran akhir tahun 2023 yang mencapai 100,2% dari alokasi Perpres 75/2023 dinilai tidak menjamin mampu meningkatkan kualitas anggaran. Indikatornya adalah pertumbuhan ekonomi
PEMERINTAH membantah menahan aktivitas belanja untuk mendapatkan angka defisit anggaran yang kecil. Pasalnya realisasi belanja negara justru melampaui alokasi dana APBN
KEMENTERIAN Keuangan (Kemenkeu) merespons kabar yang menyebut Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono digadang-gadang mengisi posisi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).
(KPK) menduga uang kasus suap pajak turut mengalir ke oknum di Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Anggota DPR RI menyebut kasus suap korupsi yang melibatkan pegawai Direktorat Jenderal Pajak harus menjadi momentum bagi Kementerian Keuangan melakukan bersih-bersih.
KPK melakukan penelusuran penerimaan uang suap ke pejabat di Ditjen Pajak.
Budi enggan memerinci sosok yang tengah dibidik oleh penyidik. KPK sedang mencari keterlibatan pihak lain yang diduga memiliki peran dalam pengurangan pajak ini.
Rudianto menilai tindakan tegas dari Aparat Penegak Hukum (APH) sangat krusial di tengah upaya Presiden Prabowo Subianto meningkatkan penerimaan negara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved