Kamis 27 Januari 2022, 19:10 WIB

Hadapi Era 4.0, Penyuluh Pertanian Wajib Lakukan Transformasi

mediaindonesia.com | Ekonomi
Hadapi Era 4.0, Penyuluh Pertanian Wajib Lakukan Transformasi

Dok.Kementan
Acara Ngobras yang digelar Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian Kementan, Rabu (26/1).

 

MENGHADAPI era industri 4.0 seluruh insan pertanian tak terkecuali penyuluh pertanian harus dapat ikut mempermudah dan menyinergikan  interaksi hulu dan hilir dalam sistem agribisnis/agroindustri. Hal ini sejalan dengan upaya pembenahan sektor pertanian yang harus dilakukan pemerintah dan stakeholder terkait.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengutarakan, pertanian harus terus bersinergi dengan kemajuan teknologi. Menurutnya, di era 4.0, semua sektor telah menerapkan teknologi, termasuk juga pertanian.

"Kita tidak mungkin menghindar, justru harus beradaptasi. Utamanya, informasi dengan memanfaatkan komunikasi digital yaitu dengan mengemas pesan materi penyuluhan. Karena itu, penyuluh harus menguasai akses komunikasi digital dan mengembangkannya kepada petani secara verbal serta visual," pesan Mentan.

Saat mengisi program  Ngobras edisi khusus Penyuluhan, dengan tema 'Transformasi Sistem Penyuluhan Pertanian Era Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK)', Rabu (26/1), Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi mengungkapkan, 10 tahun lalu kita tidak bisa membayangkan seminar, rapat, pelatihan, dan penyuluhan, dapat dilakukan secara virtual dan bisa diakses dari mana saja asalkan ada internet.

"Dalam 10 tahun terakhir, perkembangan iptek (ilmu pengetahuan dan teknologi) sangat luar biasa. Terutama dalam hal TIK, perkembangannya begitu pesat. Kemampuan iptek untuk mendukung menggenjot produktivitas pertanian juga luar biasa, ada bioscience bioteknologi, varietas tinggi, dan lainnya," ungkap Dedi.


Baca juga: Festival PeSoNa Kopi Agroforestry 2022 Dapat Animo Besar


Dia pun menyampaikan bahwa dulu penyuluh hanya bicara masalah on farm atau budi daya. Namun kini penyuluhan juga harus ada di off farm, di hulu dan upstream. Ada juga downstream, atau menjadikan produk-produk turunan, termasuk juga packaging atau kemasan dan lainnya.

"Yang tidak kalah penting adalah membangun subsistem institusi pendukung untuk mendukung subsistem yang lainnya. Sehingga, dapat tercipta sebuah agribisnis yang bernilai tinggi," katanya.

Untuk beradaptasi dengan kemajuan iptek dalam mendukung pertanian, Dedi meminta penyuluh menguasai smart farming.

"Pertanian sekarang harus memanfaatkan teknologi, termasuk internet of thing (IoT). Saya yakin paradigma penyuluhan harus berubah, kita harus lakukan transformasi. Namun, penyuluh tetap harus menguasai prinsip-prinsip dasar peyuluhan," katanya.

Dalam kesempatan itu, hadir pula penulis buku Transformasi Sistem Penyuluhan Pertanian Era TIK yang juga Dosen Polbangtan Bogor, Momon Rusmono. Memiliki pengalaman serta kedekatan dengan dunia penyuluhan, Momon menyampaikan lima poin utama terkait penyuluh pertanian.

"Pertama, penyuluhan merupakan hal yang sangat penting dalam menyejahterakan petani, akses modal dan koperasi belum optimal bisa diselesaikan oleh para penyuluh. Kedua, penyuluhan bisa menyasar segala macam aspek," katanya.

Poin selanjutnya ialah Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, di dalam UU tersebut tidak menyebutkan penyuluhan perkembangan iptek, penyuluh harus adaptif, dan kemajuan iptek luar biasa, penyuluh harus dekat dengan iptek.

"Itu semua yang memotivasi saya untuk menulis transformasi, bagaimana upaya-upaya perubahan mendudukkan, memerankan, dan memfungsikan kembali peran penyuluhan sehingga terwujud satu kesatuan arah dan kebijakan," kata Momon. (RO/S-2)

Baca Juga

Antara//Hei Susetyo

AP I : Pelonggaran PCR dan Masker Sinyal Positif Dunia Penerbangan

👤Insi Nanika Jelita 🕔Rabu 18 Mei 2022, 21:48 WIB
Kendati demikian, AP I mengimbau kepada masyarakat pengguna jasa bandara untuk selalu menggunakan masker di dalam terminal bandara serta di...
Dok Danone

CEO Danone Indonesia Raih The Most Extraordinary Women Business Leaders Award 2022

👤Abdillah M Marzuqi 🕔Rabu 18 Mei 2022, 21:34 WIB
Ia masuk dalam 20 besar pemimpin bisnis wanita Indonesia yang dinilai berhasil menghadapi tantangan dan dampak...
DOK/KAIROS GROUP

PT Kairos Momentum Kapital Lakukan Aksi Korporasi Untuk Melebarkan Sayap Bisnis

👤Media Indonesia 🕔Rabu 18 Mei 2022, 20:55 WIB
Strategi bisnis Kairos Group pada 2022 ialah dengan menggarap dan mengeksplorasi lini bisnis lain yang masih berhubungan dengan sektor...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya