Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pertanian Syahrul Yasin Limpo membenarkan telah terjadi kenaikan harga sejumlah bahan pokok bertepatan dengan momen Natal dan Tahun Baru. Terkait hal tersebut, Kementerian Pertanian (Kementan) mengimbau masyarakat untuk tidak panik lantaran stok pangan saat ini masih aman.
"Ketersediaan pangan kita di 11 komoditas, bahkan 12 cukup tersedia. Bahwa ada momen-momen tertentu seperti Ramadan, Idul Fitri, Idul Adha, Natal dan Tahun Baru, (mengakibatkan) ada dinamika. Tapi, ketersediaan sudah cukup," ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (30/12/2021).
Baca juga: Mentan SYL Ingatkan Tantangan Industri Peternakan 4.0
Berdasarkan pantauan pada situs Kemendag, sejumlah komoditas secara nasional mengalami kenaikan yang cukup signifikan menjelang Natal dan Tahun Baru, salah satunya yakni cabai rawit.
Cabai rawit pada 3 Desember 2021 masih dijual seharga Rp58.300 per kilogramnya. Namun, pada 24 Desember tercatat menjadi Rp94.800 per kilogramnya.
Selain itu, harga cabai merah besar juga ikut naik dari Rp42.300 menjadi Rp 49.400. Hal yang sama juga terjadi pada cabai merah keriting dari Rp42 ribu menjadi Rp51.300.
Syahrul menambahkan, pemerintah tengah menggencarkan operasi pasar agar harga-harga bisa segera dikendalikan. Ia pun memastikan Kementerian Pertanian siap mendukung operasi pasar yang akan digelar Kementerian Perdagangan.
"Guna menekan kenaikan harga pangan, tentu ke depannya itu dilakukan operasi pasar oleh Kementerian Perdagangan. Ini hari saya akan coba lakukan intervensi, back-up kementerian lain," pungkas dia.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto telah meninjau operasi pasar di Pasar Cileungsi, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Rabu (29/12/2021) kemarin, untuk menstabilkan harga beberapa bahan pangan yang naik menjelang pergantian tahun. (A-3)
PVTPP Kementan mendeklarasikan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK), yang dirangkaikan dengan peluncuran aplikasi Siperintis.
Amran menilai, praktik penyelundupan pangan sebagai tindakan yang mencederai kepentingan bangsa dan petani.
WAKIL Menteri Pertanian (Wamentan), Sudaryono, memastikan stok dan harga sapi hidup di tingkat produsen tetap terkendali menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) hingga Lebaran tahun depan.
Kementan juga mendiseminasi naskah kebijakan berjudul “Regenerasi Petani untuk Percepatan Pencapaian Swasembada Pangan Berkelanjutan.
PEMERINTAH dalam hal ini Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan harga sapi hidup di tingkat peternak tetap terkendali menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Mentan Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah tidak akan mentolerir pelaku usaha pangan yang menjual komoditas di atas HET jelang Nataru
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved