Kamis 23 Desember 2021, 00:56 WIB

Ikut Ramaikan Industri Kecantikan di Indonesia, Facelab Pastikan Produknya Aman dan Tersertifikasi 

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Ikut Ramaikan Industri Kecantikan di Indonesia, Facelab Pastikan Produknya Aman dan Tersertifikasi 

Dok. Facelab
Produk perawatan kulit Facelab

 

INDUSTRI kecantikan tanah air terus tumbuh semakin pesat, bahkan mencapai 70 persen di masa pandemi. Hal itu seiring dengan tren perawatan wajah dan kulit di Indonesia yang telah menjadi hal lazim dilakukan oleh banyak orang, baik wanita maupun pria. 

Hampir setiap minggu selalu ada produk baru perawatan wajah (skincare) yang diluncurkan di pasaran dengan berbagai jenis dan khasiat, tak ketinggalan juga skincare lokal. Salah satunya, Facelab yang dikembangkan oleh Syarifah Wirda Alwiyah. 

“Berbekal pengalaman memasarkan produk skincare, tahun 2018 saya sempat bekerja sama dengan salah satu rekan untuk membuat merek skincare sendiri. Tahun 2021 ini saya memutuskan untuk membangun perusahaan skincare yang benar-benar milik saya pribadi dengan label Facelab,” ujar Wirda dalam keterangan tertulisnya di Jakarta.  

Facelab berkomitmen untuk memberikan skincare berkualitas dan aman. Semua bahan-bahan yang terkandung dalam rangkaian perawatan Facelab sudah lulus uji Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan mendapatkan nomor izin edar, sehingga dapat dipastikan aman bahkan jika digunakan jangka panjang. 

Wirda mengungkap, pihaknya juga terus berupaya mengikuti pelatihan dan persyaratan yang ditentukan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk meracik produk skincare yang baik dan benar. 

“Seluruh produk Facelab sudah BPOM. Bahkan kami sedang mengurus proses sertifikasi halal dari MUI (Majelis Ulama Indonesia). Targetnya, tiga bulan lagi sertifikatnya keluar,” ujar Wirda. 

Harga produk Facelab dibanderol berkisar Rp50 ribu-Rp170 ribu. Sementara produk paketnya dibanderol Rp250 ribu-Rp400 ribu. 

Baca juga : Koleksi Terbaru Sepatu Khusus Kaum Perempuan

Facelab menawarkan 16 rangkaian produk perawatan seperti pembersih wajah, serum, krim malam, toner, pelembab hingga sunscreen, yang diformulasikan khusus untuk masing-masing kebutuhan kulit, baik yang normal, cenderung berminyak, berjerawat, kering, sensitif, hingga yang kombinasi (kering dan berminyak). 

Mengikuti perkembangan teknologi dan peluang online shop, Facelab juga aktif menggarap pasar platform e-commerce. Tak hanya menjual produk secara online, Facelab juga membuka toko fisik (offline) di dekat Pasar Malabar, Jalan Palem Raya No. A7, Kota Tangerang. 

“Sebentar lagi kami akan buka klinik kecantikan di Tangerang, perkiraan enam bulan lagi launching,” imbuh Wirda. 

Saat ini, Facelab sudah memiliki 3 distributor yang mampu memasarkan 10.000 produk skincare di seluruh Indonesia. Omsetnya bisa mencapai Rp1 miliar per bulannya. “Sumatra bagus banget pasarnya. Sebulan bisa mencapai 3.000-4.000 produk kami terjual di sana," ungkap Wirda. 

Facelab memiliki empat paket perawatan yang disesuaikan dengan kebutuhan kulit masyarakat Indonesia, yaitu Whitening Series untuk mengatasi flek parah, Acne Series untuk kulit yang berjerawat, Brightening Series yang mencerahkan dan mengurangi kusam, serta Simple Basic Series untuk mereka yang masih remaja atau yang baru mulai menggunakan skincare routine. 

Masing-masing paket terdiri atas rangkaian perawatan mulai dari cleanser, toner, sunscreen, hingga night cream. Semua pelanggan bahkan dapat berkonsultasi secara gratis melalui kanal media sosial maupun kontak admin sebelum membeli produk agar produk yang digunakan sudah sesuai dengan keluhan dan kebutuhan kulit. Produk Facelab diklaim aman digunakan mulai usia 15 tahun. (RO/OL-7)

Baca Juga

medcom.id

Mengenal Tugas, Fungsi, dan Gaji untuk Bagian Manajemen Pemasaran 

👤Pierre Lavender 🕔Senin 27 Juni 2022, 21:57 WIB
Manajemen pemasaran (marketing management) harus diperhatikan oleh sebuah organisasi atau perusahaan karena berkontribusi banyak untuk...
Ist

Langkah Menko Airlangga Tangani PMK, Wujud Negara Hadir

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 27 Juni 2022, 21:50 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yang mengganti rugi bagi para peternak atas sapi-sapi yang terkena wabah PMK dapat respon...
Dok.Ist

Subsidi Tepat Sasaran Atasi Gejolak Harga Minyak Tinggi

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 27 Juni 2022, 20:58 WIB
Pendistribusian subsidi (BBM)  tidak boleh lagi serampangan. Perbaikan data demi memastikan penyaluran subsidi tepat sasaran jadi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya