Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
RAPAT Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) yang berlangsung di Jakarta hari ini menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris dan Direksi CIMB Niaga. RUPSLB menerima dengan baik pengunduran diri Tigor M. Siahaan dari jabatannya selaku Presiden Direktur, dan menyetujui pengangkatan Lani Darmawan selaku Presiden Direktur CIMB Niaga yang baru.
Adapun masa jabatan Lani Darmawan akan berlaku efektif sejak tanggal yang ditentukan dalam RUPSLB yang mengangkatnya, dan setelah mendapat persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan/atau terpenuhinya persyaratan yang ditetapkan dalam surat OJK dimaksud (Tanggal Efektif), sampai dengan penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang keempat setelah Tanggal Efektif.
Pada kesempatan tersebut, RUPSLB juga menerima pengunduran diri David Richard Thomas dari jabatannya selaku Komisaris, efektif sejak 31 Mei 2021. Selain itu, RUPSLB menerima dengan baik pengunduran diri Vera Handajani selaku Direktur Risk Management efektif sejak 1 Agustus 2021 dan secara bersamaan menyetujui pengangkatannya sebagai Komisaris CIMB Niaga.
Para pemegang saham juga sepakat untuk mengangkat Rusly Johannes, Joni Raini, dan Henky Sulistyo, masing-masing sebagai Direktur CIMB Niaga. Masa jabatan ketiganya efektif terhitung sejak Tanggal Efektif sampai dengan penutupan RUPST yang keempat setelah Tanggal Efektif.
Selanjutnya, susunan pengurus CIMB Niaga adalah sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Didi Syafruddin Yahya : Presiden Komisaris
Glenn Muhammad Surya Yusuf : Wakil Presiden Komisaris (Independen)
Jeffrey Kairupan : Komisaris Independen
Sri Widowati : Komisaris Independen
Dato’ Abdul Rahman Ahmad : Komisaris
Vera Handajani : Komisaris*
Direksi
Lani Darmawan : Presiden Direktur**
Lee Kai Kwong : Direktur
John Simon : Direktur
Pandji P. Djajanegara : Direktur
Fransiska Oei : Direktur merangkap Direktur Kepatuhan
Tjioe Mei Tjuen : Direktur
Rusly Johannes : Direktur**
Joni Raini : Direktur**
Henky Sulistyo : Direktur**
**) Efektif setelah mendapat persetujuan OJK dan/atau terpenuhinya persyaratan yang ditetapkan dalam persetujuan OJK dimaksud. (RO/E-1)
Pentingnya penerapan prinsip pengenalan nasabah yang mendalam.
KEPALA Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana Rae menegaskan kinerja intermediasi perbankan tetap tumbuh positif dengan profil risiko yang terjaga.
Bank Mandiri menilai perpanjangan penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) oleh Kementerian Keuangan dapat memperkuat likuiditas perbankan.
Di tengah persaingan industri perbankan yang semakin kompetitif, program loyalitas menjadi salah satu strategi utama untuk mempertahankan dana pihak ketiga.
Meningkatnya ancaman kejahatan daring seperti phishing, social engineering, dan serangan siber lainnya mendorong perusahaan perbankan untuk terus memperkuat sistem keamanannya.
Inflasi Januari 2026 naik ke 3,55%. Bank Indonesia menahan BI Rate di 4,75% jelang Ramadan dan Idulfitri, seiring tekanan musiman dan nilai tukar rupiah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved