Minggu 12 Desember 2021, 17:29 WIB

Kemendag: Mekanisme Single Submission Permudah Izin Ekspor dan Impor

Ant | Ekonomi
Kemendag: Mekanisme Single Submission Permudah Izin Ekspor dan Impor

Antara
Ilustrasi

 

MENTERI  Perdagangan Muhammad Lutfi menerbitkan dua Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag). Lewat kedua aturan ini pengurusan izin ekspor impor menjadi lebih mudah. Beleid itu adalah Permendag Nomor 19 Tahun 2021 tentang Kebijakan dan Pengaturan Ekspor dan Permendag Nomor 20 Tahun 2021 tentang Kebijakan dan Pengaturan Impor yang telah berlaku pada 15 November 2021.

Kedua Permendag tersebut merupakan produk hukum turunan Undang- undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja.

"Dengan berlakunya kedua permendag baru ini, semua peraturan dalam permendag terkait ekspor dan impor sebelumnya kini telah dicabut dan dinyatakan tidak berlaku lagi," kata Plt Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Indrasari Wisnu Wardhana, Minggu (12/12).

Namun, lanjut Wisnu, perizinan berusaha yang telah diterbitkan berdasarkan peraturan sebelumnya dinyatakan tetap berlaku sampai dengan masa berlakunya berakhir. Ketentuan tersebut diatur dalam Pasal 49 dan Pasal 50 Permendag Nomor 19 Tahun 2021 untuk perizinan berusaha di bidang ekspor; dan Pasal 52, Pasal 53, dan Pasal 54 Permendag Nomor 20 Tahun 2021 untuk perizinan berusaha di bidang impor.

Wisnu menyampaikan, salah satu perubahan penting dalam pengaturan perizinan ekspor impor dengan berlakunya kedua Permendag ini adalah implementasi Single Submission (SSm), yaitu pengajuan perizinan melalui Sistem Indonesia National Single Window (INSW)

“Tujuannya, adanya data yang terintegrasi antar kementerian atau lembaga (K/L)dan menjadi superset data untuk menghilangkan repetisi dan duplikasi,” jelasnya.

Sistem INSW, sambung Wisnu, merupakan hub untuk sistem pelayanan perizinan di seluruh K/L terkait, sehingga pelaku usaha tidak perlu lagi membuka portal K/L terkait untuk memenuhi persyaratan perizinan, khususnya di bidang ekspor dan impor.

"Selain kecepatan dan kemudahan, perizinan berusaha ekspor impor yang diterbitkan dengan SSm ini juga menggunakan tanda tangan elektronik dan barcode untuk memberikan jaminan keaslian dan keamanan data dan informasi dalam dokumen perizinan berusaha,” imbus Wisnu.

Saat awal implementasi SSm perizinan, kata dia, masih terdapat kendala dalam integrasi sistem, yaitu beberapa elemen data yang dikirim melalui Sistem INSW belum sesuai dengan elemen pada sistem INATRADE. Hal ini menyebabkan permohonan yang diajukan pelaku usaha tidak terkirim ke sistem INATRADE dan tidak dapat diproses lebih lanjut. 

Namun, Kemendag dan Lembaga National Single Window (LNSW) terus melakukan koordinasi secara teknis, dan saat ini proses perizinan sudah mulai berjalan normal. Selain itu, ketika SSm perizinan diberlakukan, banyak pelaku usaha yang belum terbiasa menggunakan sistem baru. Untuk mengatasi hal ini, baik LNSW maupun Kementerian Perdagangan melakukan sosialisasi, asistensi, dan konsultasi melalui aplikasi Zoom, serta panduan melalui tutorial video.

Sampai dengan 11 Desember 2021 Pukul 19.00 WIB, dari 4.548 permohonan yang masuk ke sistem INSW, sebanyak 3.882 permohonan telah diterima oleh INATRADE. Dari jumlah permohonan yang diterima INATRADE tersebut, sebanyak 2.032 permohonan dikembalikan (rollback) karena tidak lengkap dan tidak sesuai dengan persyaratan, 1.608 permohonan telah diterbitkan, dan sisanya masih dalam proses.

“Kendala perizinan yang dihadapi saat ini bukan disebabkan aturan, tetapi karena belum terbiasanya pelaku usaha menggunakan sistem SSm perizinan,” pungkasnya. (OL-8)

Baca Juga

Antara

Transfer BI-Fast di Bank Mandiri Tembus 35 Juta Transaksi

👤Fetry Wuryasti 🕔Kamis 19 Mei 2022, 16:40 WIB
BI-Fast dinilai mampu mendorong pertumbuhan transaksi perbankan melalui Livin' by Mandiri. Tecermin pada peningkatan hingga 600 juta...
Ist/Bea Cukai

Tingkatkan Kerja Sama, Bea Cukai Terima Kunjungan Kerja Instansi Lain Secara Terbuka

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 19 Mei 2022, 16:24 WIB
Bea Cukai menyambut seluruh instansi, baik instansi pemerintah, swasta, maupun kelompok masyarakat untuk berkunjung ke kantor-kantor...
Ist/Bea Cukai

Bea Cukai Sidoarjo Gagalkan Dua Upaya Pengiriman Rokok Ilegal

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 19 Mei 2022, 16:16 WIB
Pada Selasa (17/5) petugas menggagalkan pengiriman 480.000 batang rokok berpita cukai palsu yang dikemas dalam tiga puluh buah karton...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya