Selasa 23 November 2021, 15:20 WIB

Sri Mulyani Dorong Fokus APBN untuk Mencapai Komitmen SDGs

Despian Nurhidayat | Ekonomi
Sri Mulyani Dorong Fokus APBN untuk Mencapai Komitmen SDGs

ANTARA
Menteri Keuangan Sri Mulyani.

 

MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati mendorong fokus Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dalam mencapai komitmen jangka menengah dan panjang yaitu Sustainable Development Goals (SDGs) atau tujuan pembangunan berkelanjutan. 

“Fokus APBN bukan hanya bersifat jangka pendek. Indonesia memiliki komitmen jangka menengah panjang seperti yang selama ini dituangkan dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN),” ungkapnya dalam SDGs Annual Conference 2021 secara daring, Selasa (23/11). 

Baca juga: Bappenas Sebut Kebutuhan Pendanaan untuk SDGs Mencapai Rp67 Ribu Triliun

Sri Mulyani menuturkan, program SDGs ini juga sesuai dengan harapan dan cita-cita untuk mencapai kondisi 2045 yaitu Indonesia menjadi negara yang masuk dalam lima ekonomi terbesar di dunia. 

Ia menjelaskan SDGs sendiri mencakup indikator pembangunan yang bertujuan untuk membangun kualitas sumber daya manusia (SDM), Institusi dengan akuntabilitas yang baik serta menciptakan kemakmuran yang adil, merata dan inklusif. 

Untuk mencapai indikator SDGs maka peranan pendanaan menjadi sangat penting baik yang berasal dari APBN maupun kombinasi antara APBN dengan private sector secara stand alone, filantropis dan masyarakat secara bersama atau sendiri-sendiri. 

Untuk mencapai program SDGs, pemerintah melakukan gender based tagging dalam APBN agar dapat mendukung target-target terkait gender equality. 

Tak hanya itu, pemerintah juga melakukan climate change tagging dalam rangka mengidentifikasi instrumen APBN yang akuntabel untuk membiayai program-program terkait perubahan iklim. 

Pemerintah turut melakukan berbagai inovasi dalam rangka mengembangkan instrumen-instrumen untuk mendanai program SDGs seperti dengan menerbitkan green sukuk atau SDG bond yang diasosiasikan untuk climate change. 

Ia menambahkan, pemerintah melakukan kolaborasi dengan pihak lain untuk mendapat investasi baik dari dalam negeri maupun luar negeri yang dilakukan oleh PT Sarana Multi Infrastruktur Indonesia (SMI). 

Pt T SMI membentuk platform bersama bertajuk SDG Indonesia One untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan ini dengan memanfaatkan sistem pembiayaan dari APBN dan swasta baik berasal dari multilateral maupun filantropis. 

Langkah kolaborasi melalui platform bersama ini salah satunya dapat digunakan untuk menyiapkan program air bersih, renewable, climate change atau hal lain seperti pendidikan dan kesehatan. 

“Kalau dilakukan bersama maka pencapian target dari SDGs output, outcome, dan result menjadi jauh lebih powerfull dan efektif,” pungkas Sri Mulyani. (OL-6)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

Ini Delapan Ciri-ciri Pinjaman Online Ilegal

👤mediaindonesia.com 🕔Rabu 01 Desember 2021, 10:10 WIB
Ciri-ciri pinjaman online ilegal yang patut dipahami seluruh masyarakat Indonesia adalah sebagai...
Ant/ndrianto Eko Suwarso

Apindo Minta Perbaikan UU Cipta Kerja Secepatnya Demi Kebaikan Bersama

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Rabu 01 Desember 2021, 07:40 WIB
PEMERINTAH dan DPR diminta menyelesaikan perbaikan Undang Undang 11/2020 tentang Cipta Kerja sesegera...
dok.Ant

Emas Turun 8,7 dolar Usai Powell beri Pernyataan "hawkish"

👤Muhamad Fauzi 🕔Rabu 01 Desember 2021, 07:05 WIB
HARGA Emas mengalami penurunan harga cepat pada akhir perdagangan Selasa atau Rabu pagi WIB (1/12), investor terpaku kepada pernyataan yang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya