Sabtu 13 November 2021, 11:45 WIB

Penjualan Isuzu Dan Astra Isuzu Meningkat

Widhoroso | Ekonomi
Penjualan Isuzu Dan Astra Isuzu Meningkat

MI/Agus M
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kiri) berkunjung ke stan Isuzu saat pembukaan GIIAS 2021 di ICE BSD, Tangerang, Kamis (11/11).

 

PEREKONOMIAN nasional mulai membaik setelah lebih dari dua tahun terpuruk akibat pandemi Covid-19. Sejumlah kebijakan yang dibuat pemerintah membuat industri menggeliat, termasuk otomotif.

Penjualan kendaraan kini terus meningkat, terlebih masih berlakunya Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PpnBM) 100% hingga akhir Desember 2021. Bahkan, penjualan otomotif juga dipastikan akan melonjak signifikan hingga akhir tahun ini terutama dengan digelarnya Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) pada 11-21 November 2021.

“GIIAS tahun lalu absen digelar. Kini hadir lagi. Ini hal baik di triwulan ketiga, setelah level penanganan Covid-19 kita membaik, bahkan terbaik di ASEAN. Kita berharap GIIAS bisa mendorong kebangkitan industri otomotif,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat pembukaan GIIAS 2021 di ICE-BSD City, Tangerang, Banten, Kamis (11/11).

Ia menjelaskan, industri otomotif memiliki multiplier effect terhadap banyak industri lainnya. Tahun lalu, kata Airlangga, penjualan otomotif nasional sekitar 530.000 unit, tahun ini diperkirakan bisa meningkat menjadi 850.000 unit.

Peningkatan penjualan kendaraan juga dirasakan Isuzu. Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat penjualan ritel Isuzu sepanjang Januari hingga September 2021 meningkat 51,9% jika dibandingkan periode yang sama 2020. Sepanjang Januari hingga September 2021, Isuzu meraih total penjualan ritel 18.402 unit, sedangkan tahun sebelumnya hanya 12.116 unit.

Vice President Director PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) Jap Ernando Demily mengatakan, pemulihan ekonomi mulai bergerak ke arah lebih baik. Namun, kata dia, tetap perlu berhati-hati karena indikasi ini dipengaruhi banyak faktor, mulai dari tingkat vaksinasi hingga regulasi dari pemerintah.

Pada GIIAS 2021, Isuzu melalui IAMI dan PT Astra International Tbk-Isuzu Sales Operation (Astra Isuzu) menghadirkan sejumlah model baru yaitu Isuzu Traga Blindvan, All New MU-X 4X4, dan D-Max.  

"Kami berkomitmen menjadi real partner dalam setiap real journey bagi customer melalui product line up yang bervariasi untuk menjawab kebutuhan kendaraan customer kami, yang dilengkapi dengan layanan purna jual yang kompeten untuk senantiasa menjadi partner yang terpercaya,” ujar Ernando.

Ia memaparkan, pertumbuhan Isuzu terlihat antara lain dengan kenaikan pangsa pasar ritel Elf pada 2021 hingga mencapai 22,9%, dengan peningkatan volume 41,9%. Pangsa pasar Giga juga berhasil mencapai angka 13,6% hingga Oktober 2021 dengan peningkatan volume 57,5%.

Lalu untuk Traga, pangsa pasar mencapai 29,3% dengan peningkatan volume 83,3%. Tidak kalah membanggakan, lanjut Ernando, pencapaian dari segi manufaktur pun juga berhasil mengukir sejarah. Utilisasi pabrik yang tadinya sekitar 20% dengan kapasitas pabrik 52.000 unit per tahun, telah mencapai angka 59,7% pada 2021.

“Untuk dapat terus menghasilkan kendaraan-kendaraan berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan customer kita, maka sejak Agustus 2021, kami untuk pertama kalinya melakukan dua shift operation,” tutur Ernando.

Sementara itu, Chief Operation Officer (COO) Astra Isuzu Yohanes Pratama menjelaskan, melihat membaiknya ekonomi saat ini, Astra Isuzu juga optimistis menutup tahun 2021 dengan pencapaian sangat positif. “Kalau melihat kondisi penjualan sampai saat ini, kami memprediksi total penjualan Astra Isuzu hingga akhir tahun bisa naik 50% dibandingkan tahun lalu,” tutur Yohanes.

Ia menjelaskan, peningkatan itu bisa dicapai dengan adanya dampak tidak langsung dari kebijakan PPnBM pemerintah dan meningkatnya harga komoditas tambang dan perkebunan sejak beberapa bulan belakangan ini. Produk Astra Isuzu sebagai kendaraan pendukung operasional tambang ikut terkerek naik dengan meningkatnya komoditas.

Menurut dia, saat ekonomi bergerak, berarti membutuhkan kendaraan komersial. “Saat ekonomi bergerak, kami juga mendapatkan manfaatnya,” tutur Yohanes.

Menurut Yohanes, dengan pasar yang menggeliat, pihaknya juga memperkuat layanan purna jual kepada konsumen. “Kami berkomitmen tidak hanya menjual kendaraan, tapi kami juga memikirkan pemanfaatan maksimal kendaraan yang dibeli konsumen. Kami berikan sejumlah solusi, di antaranya, menempatkan mekanik di lokasi operasional konsumen, seperti lokasi tambang ataupun perkebunan,” tambah dia.

Selain itu, memaksimalkan penyediaan suku cadang, hingga di lokasi operasional konsumen. Jadi, saat konsumen membeli kendaraan Isuzu, mereka tidak menikmati mobil yang irit BBM dan andal, tetapi juga merasakan kenyamanan dalam pemeliharaan kendaraan, operasional tidak terhambat. (RO/OL-15)

 

Baca Juga

Dok. Petrokimia Gresik

Petrokimia Gresik Rilis Sekolah Makmur untuk Tingkatkan Produksi Pertanian

👤Andhika Prasetyo 🕔Sabtu 01 Oktober 2022, 21:16 WIB
“Program ini, merupakan salah satu implementasi dari strategi customer intimacy Petrokimia Gresik dalam menghadirkan solusi atas...
dok.Kementan

Pertanian Kokoh, Kementan Tanamkan Orientasi Bisnis pada Petani Milenial

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 01 Oktober 2022, 21:15 WIB
REGENERASI petani bagi keberlanjutan pembangunan pertanian nasional, terus diupayakan oleh Kementerian Pertanian RI, utamanya generasi...
Antara/Basri Marzuki.

Pegadaian Sediakan Produk Bundling Investasi Emas dan Asuransi bagi Pengemudi Ojol

👤Ihfa Firdausya 🕔Sabtu 01 Oktober 2022, 17:44 WIB
PT Pegadaian bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Gojek memperkenalkan produk bundling investasi sekaligus asuransi bagi...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya