Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KRISIS energi yang melanda negara-negara di Eropa, Asia, bahkan Amerika dianggap menjadi bukti bahwa energi terbarukan masih sulit menopang kebutuhan energi.
Praktisi energi Bob S. Effendi mengatakan hal itu berkaca dari kasus yang dialami Tiongkok yang diketahui mengalami pemadaman listrik bergilir. Ini terjadi karena negara itu berusaha melepaskan diri dari bahan bakar fosil dengan mengurangi emisi karbon yang menyebabkan ratusan tambang ditutup dan memangkas produksi.
Namun, saat terjadi banjir besar, Tiongkok ketar-ketir membutuhkan pasokan batu bara untuk kebutuhan listrik. Begitupun juga di Eropa. Di Inggris dan Jerman, katanya, mengandalkan energi terbarukan dari tenaga angin, dan tenaga hidro yang menjadi andalan di Norwegia. Tapi, kata Bob, sumber tersebut mengering, angin tidak bertiup, dan ketinggian air di Norwegia merosot.
"Energi terbarukan mengandalkan cuaca. Tapi, bagaimana kalau terjadi banjir hebat, lalu tidak ada angin berbulan-bulan. Tarif listrik di Inggris naik tiga kali lipat. Energi terbarukan masih belum bisa menopang kebutuhan energi," ungkap Bob di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (5/11).
Dia pun menyinggung komitmen negara-negara dunia yang menyatakan masih sulit melepas penggunaan bahan bakar berbasis fosil, termasuk batu bara, berdasarkan bocoran dokumen yang diperoleh BBC News beberapa waktu lalu. Indonesia pun juga disebut sependapat dengan hal tersebut, namun belum ada pernyataan resmi dari pemerintah.
"Banyak negara dunia berkomitmen dengan bilang tidak bisa menutup pemakaian batu bara karena tidak yakin energi terbarukan bisa mengganti sebagai energi primer," jelas Chief Operating Officer PT ThorCon Power Indonesia.
Baca juga : Berbasis Bisnis dan Profesionalisme, Pertanian Kini Memasuki Era Baru
Bob pun berkesimpulan, ekonomi tidak bisa selalu mengandalkan energi yang bergantung kepada cuaca. Lalu, volatilitas harga yang tinggi pada suatu pasokan energi akan menjadi beban dalam biaya pokok produksi listrik. Dia menilai pasokan energi yang bisa menggantikan pemakaian batu bara ialah energi dari nuklir.
"Dalam keadaaan krisis hanya ada dua negara yang selamat, yakni Norwegia dan Prancis. Prancis mengandalkan lebih dari 75% bauran energi dari nuklir. Energi ini tidak berpengaruh terhadap efek volatilitas bahan bakar," ucapnya.
Indonesia pun diminta untuk belajar dari krisis tersebut. Menurut Bob, untuk memenuhi kebutuhan energi listrik nasional selain batu bara ialah pembangkit listrik tenaga nuklir dengan bahan bakar torium (PLTT).
PT ThorCon Power Indonesia sendiri digadang menjadi perusahaan pengembangan energi nuklir pertama di Indonesia. Perusahaan itu sudah menggandeng kampus Institut Teknologi Bandung untuk menuju pembangunan Laboratorium Molten Salt Reactor (MSR) pertama di Indonesia. Ditargetkan, ground breaking tempat itu pada akhir November ini.
"Konstruksinya PLTT kami akan dibangun oleh PT PAL. Bila lolos uji, maka prototipe baru akan dibangun pada 2025 dan berharap beroperasi secara komersial pada 2028," pungkas Bob. (OL-7)
INDUSTRI panas bumi memiliki prospek baik dalam mendukung pencapaian target pemerintah dalam memperluas kapasitas pembangkit listrik energi baru dan terbarukan (EBT).
Pemerintah terus memperkuat arah kebijakan energi nasional dengan mempercepat pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT). Langkah ini untuk memperkuat ketahanan energi nasional.
Langkah pemerintah dalam memperluas pemanfaatan EBT sudah berada di jalur yang tepat.
Indonesia Solar Summit (ISS) 2025 mengambil tema Solarizing Indonesia: Powering Equity, Economy, and Climate Action.
Instalasi panel surya merupakan lanjutan dari proyek serupa di kantor pusat Mowilex di Jakarta pada 2022 lalu.
PRESIDEN Prabowo Subianto meresmikan sebanyak 55 pembangkit listrik Energi Baru Terbarukan (EBT) yang tersebar di 15 provinsi, termasuk milik Medco.
CLIMATE Policy Initiative (CPI) meluncurkan Dasbor Pembiayaan Sektor Ketenagalistrikan Indonesia Periode 2019-2023. CPI menyebut bahan bakar fosil masih mendominasi
MotoGP mengonfirmasi nantinya akan menggunakan bahan bakar terbarukan setelah melakukan serangkaian tes uji coba bahan bakar C14.
Pendidikan kritis soal transisi energi bersih terbarukan pun semakin krusial. Sebab, krisis iklim menjadi tantangan yang akan semakin masif dihadapi generasi muda di masa mendatang.
PalmCo menegaskan komitmen dalam mendukung agenda dekarbonisasi nasional dan mempercepat langkah menuju target Net Zero Emisi melalui implementasi strategi keberlanjutan
Transisi ke kendaraan nol emisi dapat membantu Indonesia bebas impor bahan bakar fosil paling cepat tahun 2048.
Tahukah kamu bagaimana sejarah penemuan bahan bakar dan penggunaan energi di dunia? Menurut sejarah, penggunaan minyak bumi telah ada sejak 5.000 tahun sebelum masehi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved