Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
DUA hari terakhir ini, harga emas jatuh pada akhir perdagangan Rabu atau Kamis pagi WIB (4/11), karena data ekonomi Amerika Serikat yang kuat membuat logam safe-haven itu kurang menarik bagi para investor.
Namun harga emas itu bergerak sedikit lebih tinggi, setelah Federal Reserve AS mengumumkan pengurangan langkah-langkah stimulus era pandemi.
Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di Divisi Comex New York Exchange, anjlok 25,5 dolar AS atau 1,43 persen, menjadi ditutup pada 1.763,90 dolar AS per ounce. Sehari sebelumnya, Selasa (2/11), emas berjangka juga merosot 6,4 dolar AS atau 0,36 persen menjadi 1.789,40 dolar AS.
Emas berjangka menguat 11,9 dolar AS atau 0,67 persen menjadi 1.795,80 dolar AS pada Senin (1/11), setelah jatuh 18,7 dolar AS atau 1,04 persen menjadi 1.783,90 dolar AS pada Jumat (29/10), dan terkerek 3,8 dolar AS atau 0,21 persen menjadi 1.802,60 dolar AS pada Kamis (28/10).
Laporan pekerjaan dari Automatic Data Processing (ADP) menunjukkan 571.000 pekerjaan ditambahkan pada Oktober, jauh lebih baik dari yang diperkirakan.
Indeks Manajer Pembelian Jasa-jasa AS terakhir yang disusun oleh IHS Markit meningkat menjadi 58,7 pada Oktober dari 54,9 pada September.
Baca Juga: Harga Emas Turun 6,4 Dolar Terseret Isue Pertemuan The Fed
Lembaga riset Institute for Supply Management (ISM) mengatakan indeks jasa-jasa melonjak ke rekor 66,7 persen pada Oktober, lebih tinggi dari ekspektasi para analis dan naik dari 61,9 persen pada September.
Hasil pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) yang keluar tak lama setelah pasar ditutup, memutuskan Federal Reserve memilih untuk mengurangi pembelian obligasi sebesar 15 miliar dolar AS per bulan mulai pertengahan November. Harga emas bergerak naik dalam perdagangan elektronik setelah pernyataan Federal Reserve.
"Emas yang datang ke pertemuan itu semacam mempersiapkan yang terburuk dan itulah mengapa turun di sekitar 1.758 dolar AS sejak saat itu," kata Phillip Streible, Kepala Strategi Pasar di Blue Line Futures di Chicago.
"Kami akan menunggu sebelum kami menetapkan posisi apa pun pada emas, baik untuk posisi beli ataupun jual, dan jangan berharap terlalu banyak pergerakan karena kami memiliki angka pekerjaan berikutnya (minggu ini)," katanya pula.
Laporan ketenagakerjaan Departemen Tenaga Kerja AS untuk Oktober akan dirilis pada Jumat (5/11).
The Fed juga menunjuk pemulihan dalam kegiatan ekonomi dan lapangan kerja dalam pernyataannya sambil berpegang pada keyakinannya bahwa inflasi yang tinggi akan terbukti "sementara" dan kemungkinan tidak memerlukan kenaikan suku bunga yang cepat.
Kebijakan moneter AS yang sangat longgar telah membantu mendorong emas naik tajam sejak krisis keuangan akhir 2000-an, dengan suku bunga rendah memangkas peluang kerugian memegang aset yang tidak memberikan imbal hasil dan kekhawatiran inflasi memicu permintaan untuk lindung nilai.
Logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 27,6 sen atau 1,17 persen, menjadi ditutup pada 23,231 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman Januari turun 16,8 dolar AS atau 1,62 persen, menjadi ditutup pada 1.022,5 dolar per ounce. (Ant/OL-13)
Baca Juga: Kemenkop UKM Akan Percepat Perizinan Berusaha dan Sertifikasi Produk Usaha Mikro Kecil
Nilai tukar rupiah mengawali perdagangan Selasa dengan penguatan tipis. Rupiah tercatat naik 36 poin atau 0,21 persen ke level Rp16.762 per dolar AS.
Nilai tukar rupiah hari ini, Senin 2 Februari 2026, menunjukkan adanya dinamika.
Tekanan geopolitik global yang meningkat berdampak pada naiknya volatilitas di pasar keuangan, baik global maupun domestik.
Cek kurs Rupiah hari ini, Kamis 29 Januari 2026. Rupiah melemah tajam mendekati Rp16.800 per USD akibat kombinasi sinyal The Fed dan sentimen MSCI. Simak tabel kurs bank lengkap.
Nilai tukar Rupiah hari ini, Rabu 28 Januari 2026 menguat ke level Rp16.730 per Dolar AS. Cek kurs jual beli USD, SGD, EUR di BCA, Mandiri, dan JISDOR.
Nilai tukar rupiah pada perdagangan Senin, 26 Januari 2026, dibuka menguat sebesar 36 poin atau 0,21% ke level Rp16.784 per dolar AS, dibandingkan posisi sebelumnya di Rp16.820 per dolar AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved