Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) yang juga Menteri BUMN, optimistis kualitas santri di Indonesia akan mendorong ekonomi syariah nasional menjadi yang terbesar di dunia.
Menurutnya, sejarah mencatat banyak santri yang sukses menjadi profesional maupun pejabat di pemerintahan. Dengan bekal wawasan dan spiritual, lanjut Erick, santri menjadi salah satu pilar utama yang mampu menggerakkan pertumbuhan ekonomi syariah nasional.
"Sesuai target maupun arahan Presiden, ekonomi syariah Indonesia harus menjadi yang terbesar di dunia. Peran santri sangat besar. Santri dengan wawasan intelektual maupun spiritual, terbukti melahirkan kualitas sumber daya yang unggul," tutur Erick dalam Peringatan Hari Santri, Jumat (22/10).
Baca juga: Menag Yaqut Tegaskan Tak Ada Radikalisme di Pesantren
Oleh karena itu, MES akan terus bersinergi dengan kalangan pesantren maupun lembaga perekonomian syariah untuk mendorong pertumbuha sektor syariah nasional. Pihaknya yakin kolaborasi dan sinergi antar stakeholder dapat menjadi pondasi ekonomi syariah yang membumi dan inklusif.
"Bagaimana ekonomi syariah dapat menjadi lokomotif ekonomi yang membumi, menyentuh ekonomi umat dan menggerakkan perekonomian yang inklusif. Serta, melahirkan banyak wirausahawan, utamanya dari kalangan santri," imbuh Erick.
Baca juga: Presiden Dorong Kalangan Santri Jadi Entrepreneur
Erick juga meyakini bahwa inovasi ekonomi syariah di bidang teknologi akan semakin gencar. Itu dengan melibatkan kalangan santri sebagai pelakunya. Sehingga, institusi pesantren dapat menciptakan ekosistem ekonomi syariah secara digital.
"Kami rasa era teknologi seperti sekarang ini membuka kesempatan besar bagi santri untuk tampil. Alhamdulillah, banyak pesantren kita sekarang dilengkapi fasilitas maupun membekali santrinya dengan pendidikan terkait informasi teknologi," pungkasnya.
Dalam kesempatan itu, dia menilai peringatan Hari Santri kali ini menjadi momentum untuk meneruskan warisan pemikiran KH Hasyim Asyari, yang selalu menggariskan pentingnya akhlak sebagai pondasi keilmuan. Dengan begitu, santri akan menjadi manusia unggul yang mampu bersaing di pentas global.(OL-11)

INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Selain membentuk dirjen pesantren Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan program unggulan seperti beasiswa santri berprestasi dan cek kesehatan gratis dirasakan manfaatnya oleh santri
Pemko Payakumbuh bersama Kemenag Kota Payakumbuh memperingati Hari Santri Nasional (HSN) Tahun 2025 dengan khidmat di halaman kantor wali kota, Rabu (22/10).
Bantuan dan beasiswa diberikan kepada para santri yatim dan duafa di sejumlah daerah di DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Timur, dan Papua.
Upacara peringatan HSN 2025 diisi dengan pembacaan ikrar santri, pertunjukan pencak silat, penampilan Gerak dan Tari MTsN 3 Tuban, dan Drumband MTsN 1 Tuban.
“DULU waktu kita bangun tidur, cemong semua, hitam-hitam di hidung, di muka,” tutur pengasuh Pondok Pesantren Benda Kerep, KH Miftah Faqih, saat ditemui Media Indonesia, Rabu (22/10).
SEKRETARIS Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyebut tragedi di Gaza, Palestina saat ini tidak akan terjadi kalau Presiden ke-1 RI Soekarno (Bung Karno) masih hidup.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved