Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PEGADAIAN Wilayah VIII Jakarta I bersama Briefer, platform kolaborasi bagi para praktisi di industri komunikasi, menggelar seri webinar terkait pengelolaan keuangan digital dan konten kreatif komunikasi guna mendorong pelaku UMKM dan ultra mikro (UMi) naik kelas.
Komitmen Pegadaian mendorong UMKM-UMi naik ke level yang lebih tinggi ini disampaikan Pemimpin Wilayah VIII Jakarta I Pegadaian Mulyono saat memberikan keynote speech dalam Webinar Pengelolaan Keuangan Digital dan Konten Kreatif untuk UMKM yang diselenggarakan pada Kamis (14/10).
“Kami berkomitmen untuk membantu pelaku usaha UMi-UMKM agar dapat terus maju dan berkembang, terutama di tengah situasi yang menantang seperti saat ini dan harus dapat pulih dari keterpurukan ekonomi akibat pandemi," jelasnya.
"Karenanya, bersama Briefer kami menggelar webinar untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM-UMi dari sisi pengelolaan keuangan digital dan konten kreatif komunikasi,” ungkap Mulyono.
Dalam kesempatan yang sama, Communication Lead Briefer, Celixa Yovanka, mengatakan,“Pengelolaan keuangan digital dan kemampuan membuat konten kreatif komunikasi merupakan keahlian dasar yang perlu dikuasai oleh pelaku UMKM untuk meningkatkan skala bisnisnya dan akhirnya dapat naik kelas."
"Sebagai platform kolaborasi bagi praktisi komunikasi, bersama Pegadaian kami juga ingin berperan serta dalam mendorong UMKM melakukan adaptasi ekonomi maupun komunikasi digital,” jelas Celixa.
Karenanya, tambah Celixa, Briefer menghadirkan praktisi keuangan dari Base Aji Suwandhi, praktisi komunikasi digital dari KaryaKarsa Pribadi Prananta, dan dua pelaku UMKM di sektor kuliner.
"Kedua pelaku UMKM tersebut yakni pemilik Momomaru Lia Ariyanti dan pemilik Sate Maranggi Sari Makmur 3 Ladrina Bagan, untuk berbagi praktik terbaik mengenai kedua keahlian tersebut," jelasnya.
Dalam sesi webinar, para praktisi tersebut menjelaskan bahwa UMKM harus beradaptasi dengan situasi dan perkembangan teknologi, baik di sisi keuangan maupun di sisi komunikasi digital guna meningkatkan usaha bisnis.
Praktisi juga mendorong UMKM untuk kreatif berinovasi dalam memenuhi kebutuhan konsumen atau audiens, baik melalui observasi maupun studi market.
Para praktisi juga menjelaskan bahwa kesuksesan dari sebuah bisnis UMKM adalah peningkatan awareness yang perlahan juga mampu meningkatkan pertumbuhan bisnis tersebut.
Namun tentu saja dalam meraih keberhasilan harus diimbangi dengan strategi keuangan dan konten yang sesuai dengan pasar bisnis.
“Sinergi dan kolaborasi menjadi bagian penting dalam kesinambungan bisnis UMKM, melalui pembinaan UMKM bersama Pegadaian kami ingin menegaskan komitmen kami untuk tumbuh bersama dapat menumbuhkan produktivitas dan kreativitas ekonomi,” tambah Mulyono.
Pegadaian, tutup Mulyono, ingin terus tumbuh bersama masyarakat, terutama pelaku UMKM dan ingin mengambil peran untuk mendorong UMKM naik kelas. Langkah ini sejalan dengan misi kami untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta berpartisipasi aktif dalam pembangunan ekonomi.
Di tengah situasi pandemi, hingga posisi September 2021, Pegadaian Kanwil VIII Jakarta I mampu menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 4,85 triliun dan mencetak total omzet Rp11,65 triliun.
Dari sisi pemberdayaan UMKM, Pegadaian Kanwil VIII Jakarta I telah memiliki sebanyak 17 ribu nasabah UMKM binaan hingga posisi bulan september 2021. (RO/OL-09)
IKATAN Alumni SMAN 37 Jakarta (IKA SMAN 37) membentuk divisi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dalam struktur organisasinya.
Ketua Koperasi TC Invest Iqbal Alan Abdullah memaparkan UMKM saat ini masih mengalami kesulitan akses pendanaan terjangkau karena persoalan administrasi, jaminan, dan manajerial.
Kepala BGN Dadan Hindayana menyebut Rp32,1 triliun telah dicairkan untuk Program Makan Bergizi Gratis 2026, dorong PDB dan UMKM.
APUDSI adakan gala dinner pra-Rakernas 2026 untuk perkuat solidaritas anggota dan dorong ketahanan desa melalui ekonomi, pangan, dan UMKM terpadu.
Pelaku usaha kini bisa daftar QRIS, terima pembayaran semua bank dan e-wallet, serta pencairan dana tiap jam.
LITERASI pajak pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) sektor bahan bangunan disebut harus terus ditingkatkan. Hal itu untuk mendukung kesiapan UMKM menghadapi dinamika ekonomi.
Pelaku usaha kini bisa daftar QRIS, terima pembayaran semua bank dan e-wallet, serta pencairan dana tiap jam.
Di tengah ekspansi ekonomi digital yang kian cepat, industri financial technology (fintech) Indonesia memasuki fase baru: dari mengejar pertumbuhan.
Meski potensi ekonomi digital besar, Indonesia masih menghadapi tantangan serius pada aspek literasi.
Peran AI sebagai intelligent trust, bukan pengganti tanggung jawab manusia, melainkan alat untuk memperkuat transparansi, keadilan distribusi, dan pengambilan keputusan beretika.
Bank Indonesia melakukan reformasi pengaturan industri sistem pembayaran, salah satunya Transaksi, Interkoneksi, Kompetensi, Manajemen Risiko, dan Infrastruktur Teknologi Informasi.
Shopee 10 tahun dorong UMKM, brand lokal, dan kreator tumbuh digital
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved