Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menembus level 6.400 pada awal Oktober 2021. Mirae Asset Sekuritas menilai IHSG mencoba bergerak pada target 6.441 sepanjang bulan ini.
Adapun tim riset memasang target IHSG di 2021 pada level 6.880, serta belum memiliki rencana untuk revisi. "Kenaikannya dalam satu pekan terakhir sangat signifikan, sehingga posisi IHSG sudah overbought. Pertengahan bulan ini, bisa terjadi pola konsolidasi untuk membentuk level tertinggi baru," tutur Senior Investment Information Mirae Asset Sekuritas Martha Christina, Kamis (7/10).
Untuk faktor penggeraknya, lanjut dia, IHSG periode Oktober masih dipengaruhi data ekonomi domestik dan global. Lalu, rencana tapering oleh Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) pada November, laporan keuangan perusahaan pada kuartal III 2021, serta harga komoditas.
Baca juga: IPO Perusahaan BUMN Kerap Ditunggu Investor
Laporan keuangan emiten sektor energi pada kuartal II 2021 terpantau mengalami perbaikan. Berikut, konsumen primer subsektor perkebunan kelapa sawit dan sektor keuangan. "Ini menjadi sektor saham pilihan kami di Oktober," imbuh Martha.
Untuk sektor energi, ada empat saham, yakni Indo Tambangraya Megah (ITMG), Bukit Asam (PTBA), Adaro Energy (ADRO), dan dan Perusahaan Gas Negara (PGAS). Dengan adanya krisis energi di Eropa, Tiongkok dan India, disertai kenaikan harga gas bumi, membuat permintaan batu bara melonjak.
Kondisi tersebut meningkatkan harga batu bara, sehingga berdampak positif untuk kinerja perusahaan. Harga batu bara pada September naik 25%. Lalu per 4 Oktober, harga batu bara naik 24% dalam sepekan. Menyoroti sektor konsumen primer subsektor perkebunan kelapa sawit, terdapat tiga emiten, yaitu Astra Agro Lestari (AALI), PP London Sumatra Indonesia (LSIP) dan Sawit Sumbermas Sarana (SSMS).
Baca juga: Yasonna: RUU HPP Bagian dari Reformasi Perpajakan
Adapun sektor perbankan juga menjadi rekomendasi, karena tidak bisa lepas dari upaya pemulihan ekonomi. Perbankan menjadi sektor yang diuntungkan ketika perekonomian membaik. Empat saham yang direkomendasikan, yaitu Bank Central Asia (BBCA), Bank Negara Indonesia (BBNI), Bank Rakyat Indonesia (BBRI) dan Bank Mandiri (BMRI).
Sebelumnya pada September 2021, IHSG tercatat naik 2,2% dan menjadi salah satu bulan terbaik dalam setahun. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG sudah berhasil naik sebesar 5,2%. Beberapa pendorong penguatan IHSG, termasuk pemulihan ekonomi yang berlanjut pascagelombang kedua covid-19.(OL-11)
OJK menggeledah kantor Mirae Asset Sekuritas Indonesia terkait dugaan manipulasi IPO saham BEBS, transaksi semu, dan insider trading yang terjadi pada 2020-2022.
Pada Februari 2026 pasar saham domestik mengalami koreksi. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir Februari 2026 ditutup di level 8.235,49 pada 27 Februari 2026.
Geopolitik Iran-Israel-AS memanas, mempengaruhi pasar. Simak rekomendasi saham berbasis komoditas dan sektor energi di tengah ketegangan global ini.
Analis ingatkan risiko IHSG tertekan konflik Timur Tengah. Cek prediksi level support, dampak harga minyak, dan strategi investasi sektor komoditas terbaru.
Tren investasi pada 2026 diproyeksikan semakin mengarah pada penguatan portofolio yang mampu bertahan di tengah gejolak pasar.
Direktur Utama PT Mandiri Sekuritas Oki Ramadhana menyatakan optimismenya terkait proposal yang diajukan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kepada penyedia indeks global MSCI.
Kasus korupsi ini bermula dari pengalokasian anggaran sebesar Rp13,6 miliar untuk pembenahan lampu jalan dan taman.
Pertumbuhan ekonomi di triwulan I dan II 2024 diperkirakan akan lebih tinggi dari triwulan IV 2023.
Reforma agraria tersebut, kata Airlangga, telah berperan mengurangi ketimpangan penguasaan dan pemilikan tanah, mengurangi kemiskinan dan menciptakan lapangan kerja
Rasio Alat Likuid terhadap Dana Pihak Ketiga (AL/DPK) tercatat tinggi, yakni 27,52% pada Mei 2023, sejalan dengan stance kebijakan likuiditas longgar Bank Indonesia.
PADA harian ini edisi 24 Maret 2023, penulis menuangkan opini berjudul Mencegah Risiko Sistemik di Sektor Perbankan.
Acara ICEA 2023 ini dapat meningkatkan motivasi khususnya di tim CSR untuk terus berinovasi dalam program pelaksanaan CSR demi meningkatkan kinerja bisnis
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved