Jumat 24 September 2021, 00:20 WIB

Perusahaan Fintech Ini Dapat Pendanaan Seri A Rp443,2 Miliar

mediaindonesia.com | Ekonomi
Perusahaan Fintech Ini Dapat Pendanaan Seri A Rp443,2 Miliar

Ist
Ilustrasi transaksi keuangan secara digital

 

SEBAGAI perusahaan teknologi finansial yang berfokus pada money moving untuk mengakomodasi segala proses perputaran transaksi keuangan bagi seluruh pelaku bisnis di Indonesia, OY! Indonesia, hari ini mengumumkan perkembangan operasi bisnisnya yang telah memasuki babak pendanaan seri A di kuartal kedua 2021.

Pendanaan seri A ini dipimpin oleh perusahaan modal ventura raksasa yang kerap berinvestasi ke beberapa perusahaan rintisan dunia, yaitu SoftBank  Ventures Asia (SBVA) dengan total suntikan dana sebesar US$30 juta atau setara dengan Rp443,2 miliar (nilai tukar Rp14.400/US$1).

Sejak memulai operasinya pada 2018, OY! Indonesia telah berkembang pesat dengan memungkinkan bisnis dari berbagai skala untuk dapat mengirim dan menerima uang baik secara digital (cashless) maupun offline (cash), yang mana hal tersebut dapat memberikan kemudahan yang belum pernah ada sebelumnya kepada nasabah dalam melakukan berbagai transaksi keuangan.

"Kami sangat antusias dalam menyambut pertumbuhan yang luar biasa dengan total valuasi lebih dari US$100 juta atau setara dengan Rp1,4 triliun, sehingga dapat menempatkan OY! Indonesia sebagai startup yang sukses menyandang predikat Centaur. Dalam rangkaian pendanaan ini, dukungan dari berbagai investor seperti SoftBank Ventures Asia, MDI, Pavilion Capital, AC Venture, CCV, Wavemaker, PT SAT, Saison Capital Pte Ltd, Orion Advisors (DST Founders) siap membawa OY! Indonesia ke fase pertumbuhan berikutnya dan memperluas bisnisnya di Indonesia," kata Jesayas Ferdinandus, CEO OY! Indonesia, dalam keterangannya, Kamis (23/9).

Pihaknya pun percaya bahwa pertumbuhan tersebut harus dilandaskan oleh komitmen dalam mewujudkan visi OY! Indonesia sebagai penyedia infrastruktur agregator money movement terbaik dan terlengkap di Indonesia.


Baca juga: Industri Keuangan Perlu Waspadai Meningkatnya Ancaman Keamanan Siber


Melalui transformasi dan ekspansi yang berkelanjutan, OY! Indonesia juga memperkuat layanannya sebagai money movement yang memfasilitasi semua proses keuangan, mulai dari kebutuhan sehari-hari individu hingga kebutuhan bisnis di antara beberapa institusi, mulai dari berbagai bank komersial, bank digital, P2P Lending, e-money, dan perusahaan fintech lainnya.

OY! Indonesia berkontribusi melalui perannya sebagai penghubung terintegrasi antara berbagai lembaga keuangan dan konsumen individu, serta bisnis melalui penyediaan produk keuangan yang mendorong efisiensi dalam transaksi keuangan. Konsumen individu sekarang dapat menghemat waktu dan biaya transaksi, sedangkan pelaku usaha tidak perlu
khawatir dengan transaksi keuangan dengan nasabah, melainkan fokus pada aspek lain untuk mendukung pengembangan usaha mereka.

Selama dua tahun perjalanan pengembangan bisnis ini, OY! Indonesia memperkuat ekspansi bisnisnya melalui pendanaan dari berbagai investor ternama, antara lain Temasek, MDI Ventures (Telkom Indonesia), AC Ventures, Saison Capital Pte Ltd, Alternate Ventures, PT SAT, dan beberapa investor yang berkontribusi dalam membantu operasional bisnis.

"Kami percaya bahwa money movement tidak hanya mewakili peluang pasar yang besar tetapi juga meningkatkan inklusi keuangan di seluruh Indonesia. Oleh karena itu, kami mengapresiasi inisiatif yang telah dibangun oleh OY! Indonesia, melalui infrastruktur keuangan di berbagai metode pembayaran online dan offline," kata Cindy Jin, Partner SBVA.

Dengan dukungan fitur-fitur yang canggih, OY! Indonesia akan memberikan pengalaman bertransaksi yang lebih mudah, aman, dan nyaman. Sampai saat ini, OY! Indonesia sudah memiliki satu juta pengguna aktif yang tercatat berdasarkan penggunaan aplikasi mobile. (RO/S-2)

Baca Juga

MI/Vicky Gustiawan.

Asuransi Rangka Kapal Milik Jasindo Tumbuh Signifikan

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 27 November 2021, 21:51 WIB
Salah satu pertumbuhan positif tersebut tercatat di lini bisnis asuransi rangka...
Dok kemenhub

Menhub Sebut Integrasi Data Secara Digital Percepat Layanan Pelabuhan

👤RO/Micom 🕔Sabtu 27 November 2021, 19:22 WIB
Pelabuhan Tanjung Priok mengelola hampir 70% kegiatan ekspor-impor...
Antara

Bali Sepi Penerbangan Internasional, Kemenparekraf Galang Kerja Sama dengan Hongaria

👤Insi Nantika Jelita 🕔Sabtu 27 November 2021, 17:29 WIB
Bali masih sepi dari penerbangan internasional, sejak dibuka Oktober tahun...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya