Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBAGAI bentuk dukungan mereka pada pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT), Bank Mandiri menyepakati kerjasama dengan PT Energi Indonesia Berkarya (SUNterra) dalam program pinjaman tanpa agunan yang murah dan dapat dicicil untuk pemasangan panel surya residensial (solar panel). Lewat program ini, nasabah pemegang kartu kredit Bank Mandiri dapat menikmati cicilan sampai dengan 24 kali bayar dengan bunga 0%.
Senior Vice President Credit Card Group Bank Mandiri Lila Noya menyatakan, program ini bertujuan untuk memberikan kemudahan pembiayaan kepemilikan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) sekaligus mendorong masyarakat untuk mulai mengadopsi solar panel sebagai alternatif untuk memenuhi kebutuhan energi sehari-hari. Apalagi, manfaat solar panel residensial cukup signifikan, antara lain dapat menghemat tagihan listrik sampai dengan 30% serta mengurangi pencemaran emisi gas rumah kaca yang berbahaya alias ramah lingkungan.
Baca juga: Pemanfaatan Energi Tenaga Surya di Indonesia Tak Sampai 1%
Lebih lanjut, Lila menjelaskan program ini merupakan tindak lanjut dari inisiatif strategis Bank Mandiri dalam mendukung pencapaian target bauran energi nasional sebesar 23% pada 2025 mendatang. "Sebagai agen pembangunan, Bank Mandiri memiliki komitmen kuat untuk mengakselerasi pengembangan EBT di Indonesia termasuk mendukung pembiayaan kepada sektor-sektor berkelanjutan. Hal ini dibuktikan dengan terjalinnya kerjasama antara Bank Mandiri dengan SUNterra dalam pemasangan solar panel tanpa kredit agunan," terang Lila dalam siaran persnya, Rabu (8/9).
Tidak hanya program cicilan, mereka juga memberikan program spesial berupa diskon 5% dan bonus biaya survey termasuk cicilan 0% hingga 24 bulan khusus bagi pemegang kartu kredit Mandiri yang membeli solar panel SUNterra. Lila menuturkan, program yang berlangsung hingga 31 Mei tahun depan itu diharapkan dapat membantu mewujudkan keiginan masyarakat untuk menghasilkan energi sendiri, melalui pemasangan solar panel di rumah mereka.
Dalam kesempatan yang sama Chief Executive Officer SUNterra Fanda Soesilo menyampaikan bahwa kerja sama dengan Bank Mandiri merupakan kerja sama. Hal ini merupakan langkah perusahaan untuk menjangkau calon green adopter dengan memanfaatkan potensi nasabah Bank Mandiri dan memberikan kemudahan alternatif pembayaran yang ringan dan mudah.
Fanda mengatakan, untuk dapat memanfaatkan program ini, pelanggan cukup melakukan pembelian solar panel melalui aplikasi mobile SUNterra atau melalui website mereka. Setelah itu, solar panel akan dipasang dalam jangka waktu 5-7 hari kerja setelah mendapatkan konfirmasi transaksi.
“Kemandirian energi bisa dimulai dari diri kita sendiri dengan memasang solar panel di rumah. Program kerja sama SUNterra dengan Bank Mandiri diharapkan bisa mempercepat tercapainya target pemerintah untuk menciptakan kemandirian energi bersih dari lingkungan terkecil,” ujarnya. (RO/A-1)
Airlangga mengatakan dalam pelaksanaannya, Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara ditugaskan untuk menyelesaikan berbagai persoalan berkaitan PLTD.
Proyek yang menyasar Pulau Gili Labak dan Pulau Pagerungan Kecil ini menjadi solusi nyata atas tantangan geografis dalam pemenuhan energi di daerah terpencil.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia pamerkan bukti pembangunan energi inklusif Indonesia di forum internasional Tokyo. Dari program B50 hingga BBM Satu Harga
Prabowo menekankan program tersebut merupakan keputusan langsung dari pemerintah yang harus segera direalisasikan.
IESR-Kemenko Perekonomian Luncurkan Kajian Implementasi Program PLTS 100 GW
Sektor industri menyerap hampir 46% energi nasional. Pemanfaatan PLTS menjadi kunci efisiensi, dekarbonisasi, dan peningkatan daya saing kawasan industri menuju target Net Zero 2060.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved