Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Bank CIMB Niaga Tbk (CIMB Niaga) menghadirkan rangkaian program untuk mengapresiasi loyalitas nasabah. Karenanya, pada Harpelnas 2021, bank swasta nasional terbesar kedua di Indonesia ini berkomitmen untuk terus meningkatkan customer experience melalui beragam inovasi produk dan layanan sesuai preferensi nasabah.
Direktur Consumer Banking CIMB Niaga Lani Darmawan mengatakan, di tengah situasi saat ini, peringatan Halpelnas menjadi momentum bagi kami untuk memberikan apresiasi kepada nasabah melalui berbagai program yang tersedia di platform digital dan dapat dilakukan tanpa kontak fisik (contactless).
"Kami mengajak nasabah memanfaatkan layanan perbankan digital dari CIMB Niaga seperti OCTO Mobile, OCTO Clicks, dan Rekening Ponsel,” kata Lani di Jakarta, Jumat (3/9).
Pada Harpelnas 2021, nasabah dapat menikmati program-program menarik sebagai apresiasi dari CIMB Niaga. Pertama, nasabah berkesempatan mendapatkan hadiah saldo Rekening Ponsel sebesar Rp50 ribu. Hadiah tersedia dengan membuka Deposito Berjangka (minimum penempatan dana Rp5 juta) atau Reksa Dana (minimum transaksi Rp1 juta) melalui OCTO Mobile.
Nasabah yang bertransaksi menggunakan Scan QRIS OCTO Mobile di toko offline dan e-commerce juga berpeluang memperoleh cashback/diskon 50% (maksimum Rp35 ribu). Di beberapa e-commerce, nasabah yang memakai metode pembayaran OCTO Clicks dan Rekening Ponsel juga bisa menerima diskon yang sama.
Pengguna OCTO Vending juga bisa mendapatkan cashback 70% (maksimum Rp7 ribu) dengan bertransaksi menggunakan Scan QRIS OCTO Mobile. Promo tersebut berlaku 1 kali per pengguna/nasabah pada 4 September 2021.
Kedua, bagi yang bertransaksi dengan OCTO Clicks, hadiah sebesar Rp50 ribu sudah menanti. Caranya, dengan melakukan transfer ke bank lain (minimum transaksi Rp1 juta) dan membuka Deposito Berjangka (minimum penempatan 5 juta). Ketiga, adapun untuk yang melakukan booking Kredit Pemilikan Rumah (KPR) pada Harpelnas juga dapat memanfaatkan program diskon biaya provisi (konvensional) atau administrasi (Syariah) sesuai dengan usia nasabah, maksimum 49%.
Lani menjelaskan, pada Harpelnas tahun ini, CIMB Niaga juga meluncurkan kapabilitas baru dari Kartu Kredit yaitu Contactless Card atau nirsentuh untuk Kartu Kredit dari prinsipal JCB dan Mastercard. Dengan kapabilitas tersebut, transaksi Kartu Kredit kini menjadi lebih mudah, cepat, sehat dan aman, tanpa perlu bersentuhan dengan benda lain.
Adapun program yang diberikan melalui transaksi Contactless Card yaitu cashback Rp10 ribu per transaksi contactless, tanpa minimum transaksi, dengan total maksimum cashback Rp200 ribu selama periode program yaitu 1 September – 31 Desember 2021. Program ini berlaku untuk tipe Kartu Kredit CIMB Niaga berlogo Mastercard dan JCB dengan tanda contactless.
“Melalui berbagai program ini, nasabah dapat merasakan customer experience yang terus meningkat dari produk dan layanan yang ditawarkan CIMB Niaga. Kami akan terus melakukan adaptasi berorientasi kepada nasabah (customer centric), sehingga dapat memberikan layanan yang lebih baik sesuai kebutuhan saat ini dan ke depan,” tutur Lani. (RO/E-1)
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Menurut Pramono, pencatatan saham Bank Jakarta di BEI tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan publik, tetapi juga mendorong profesionalisme perusahaan.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah menarik dana pemerintah sebesar Rp75 triliun dari total penempatan Rp276 triliun Saldo Anggaran Lebih (SAL) di sistem perbankan.
MANTAN Kepala PPATK Yunus Husein menilai pemajangan uang tunai hasil rampasan kasus korupsi dan sitaan negara oleh aparat penegak hukum tidak diperlukan dan cenderung tidak efisien.
PERUBAHAN status Bank Syariah Indonesia (BSI) menjadi persero dinilai memperkuat posisi bank tersebut, terutama dari sisi kredibilitas dan persepsi keamanan.
Bank Indonesia (BI) menyebut penurunan suku bunga kredit perbankan cenderung lebih lambat. Karena itu, BI memandang penurunan suku bunga kredit perbankan perlu terus didorong.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved