Sabtu 28 Agustus 2021, 20:33 WIB

Luhut Beri Apresiasi Biak atas Keberhasilan Ekspor Hasil Laut

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Luhut Beri Apresiasi Biak atas Keberhasilan Ekspor Hasil Laut

Antara
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

 

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengapresiasi Kabupaten Biak Numfor, Papua, melalui Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) sukses melakukan ekspor perdana produk perikanan ke Singapura, Sabtu (28/8).

Dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu, Luhut mengapresiasi keberhasilan Kabupaten Biak Numfor dalam menjawab tantangan ekspor perdana produk perikanan. "Saya memahami untuk menggerakkan ekspor komoditas perikanan, tentu bukan lah suatu pekerjaan yang mudah karena diperlukan kesiapan baik teknis dan regulasi, apalagi tugas inisiasi ekspor dari Biak dan Tual diinisiasi pada Maret 2021 dan terealisasinya sekarang ini,” kata Luhut secara daring dalam acara ekspor perdana tersebut.

Menurut dia, ekspor perdana komoditas perikanan dari Biak Numfor itu membuktikan bahwa semua masalah akan terselesaikan dengan komitmen besar untuk maju serta bekerja sama untuk mencapai tujuan serta mimpi yaitu mewujudkan negara Indonesia yang tangguh.

Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Artati Widiarti menyebut bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata bahwa Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) turut mengawal perekonomian Indonesia Timur, khususnya Papua.

Dikatakannya, Biak dapat menjadi hub ekspor untuk produk perikanan dari wilayah Papua, seperti Nabire, Jayapura, Serui, dan Bintuni, yang berada pada Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPPNRI) 717. "WPPNRI 717 memiliki komoditas perikanan bernilai ekonomis tinggi seperti tuna, tongkol, cakalang, kerapu, lobster dan kepiting," kata Artati.

Dalam kesempatan ini, produk yang diekspor antara lain tuna loin (150 kg), kepiting (350 kg) dan lobster (30 kg) yang dikirim ke Singapura melalui jalur udara.

Artati mengungkapkan, ekspor itu menjadi langkah awal yang baik bagi Kabupaten Biak Numfor untuk dapat memasarkan produknya ke luar negeri. "Tentunya langkah selanjutnya adalah meningkatkan jumlah ekspor dan memperluas pasar," ujarnya.

Artati berharap ekspor selanjutnya yang akan direncanakan pada September 2021 dapat direalisasikan, terlebih ada peningkatan yang sangat siginifikan, baik dari sisi volume dan nilai ekspor, yakni produk tuna whole frozen sebanyak 25 ton dengan tujuan Singapura melalui jalur laut.

Sehingga, rangkaian ekspor perdana produk perikanan yang dilakukan secara bertahap pada Agustus-September 2021 akan mencapai 28 ton.

Bupati Biak Numfor, Herry Ario Naap pada kesempatan itu menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang membantu mewujudkan ekspor perdana produk perikanan dari wilayahnya.

Herry mengungkapkan bahwa pengelolaan sumber daya ekonomi merupakan keniscayaan untuk mendorong pertumbuhan dan kesejahteraan sektor perikanan.

"Sektor perikanan merupakan unggulan dan andalan Kabupaten Biak Numfor dan wilayah teluk Cenderawasih/Saireri," ujar Herry.

Selain infrastruktur, KKP melalui Ditjen PDSPKP juga melakukan pengembangan sumber daya manusia melalui edukasi seperti pelatihan dan bimbingan teknis kepada masyarakat perikanan berupa peningkatan kapasitas kelembagaan dari sebelumnya bersifat soliter, kemudian berkelompok dan saat ini telah bergabung dalam lembaga koperasi perikanan. (Ant/OL-12)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Galih Pradipta

Menaker: Aturan Terkait UMP Masih Tetap Berlaku

👤Despian Nurhidayat 🕔Kamis 02 Desember 2021, 16:54 WIB
Menaker mengatakan bahwa peraturan pelaksanaan klaster ketenagakerjaan yang menjadi mandat UU Cipta Kerja telah selesai dan diterbitkan...
Antara/Akbar Nugroho Gumay.

BEI Jelaskan Dampak Kebakaran di Gedung Cyber 1

👤Fetry Wuryasti 🕔Kamis 02 Desember 2021, 15:59 WIB
Untuk mengantisipasi hal tersebut, dia mengatakan broker wajib memiliki back up data...
ANTARA FOTO/Adeng Bustomi

Industri Pertanian Diprediksi Jadi Primadona Baru di Bursa Saham

👤Despian Nurhidayat 🕔Kamis 02 Desember 2021, 15:22 WIB
BPS) mencatat, produk domestik bruto (PDB) pertanian pada kuartal IV 2020 tumbuh sebesar 2,59% secara year on year...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya