Jumat 20 Agustus 2021, 18:05 WIB

Pupuk Indonesia Gelar Kompetisi Riset Pertanian

Mediaindonesia.com | Ekonomi
Pupuk Indonesia Gelar Kompetisi Riset Pertanian

Dok. Pupuk Indonesia
Ajang lomba riset pertanian

 

PT Pupuk Indonesia (Persero) menggelar kompetisi riset pertanian untuk generasi milenial di perguruan tinggi dengan nama “Fertinnovation Challenge 2021”. Ajang ini digelar dalam rangka memperingati Global Fertilizer Day pada 13 Oktober 2021 mendatang. 

Dalam ajang ini, inovasi-inovasi terbaik akan dikembangkan, dimanfaatkan, atau dikomersialisasi oleh Pupuk Indonesia. Adapun total hadiah mencapai Rp300 juta dan pemenang berkesempatan mendapatkan pembiayaan inkubasi riset hingga Rp1,5 miliar dalam bentuk pengembangan ide riset, magang eksklusif, dan coaching.

Wakil Direktur Utama Pupuk Indonesia, Nugroho Christijanto menyebutkan bahwa tujuan Fertinnovation Challenge adalah untuk menjangkau ide dan karya inovasi dalam mendukung visi perusahaan sebagai penyedia nutrisi tanaman dan solusi pertanian yang berkelanjutan. Kompetisi ini dapat digunakan sebagai platform kolaborasi dengan akademisi dalam pengembangan inovasi yang berdampak bagi ketahanan pangan, masyarakat, bisnis dan lingkungan di masa depan. 

"Periode kompetisi Fertinnovation Challenge 2021 ini akan diselenggarakan mulai bulan Agustus sampai dengan November mendatang," ujar Nugroho. 

Lebih lanjut Nugroho menyampaikan bahwa ajang Fertinnovation Challenge merupakan bentuk dukungan Pupuk Indonesia mewujudkan ketahanan pangan nasional di masa depan melalui visi agrosolution. 

"Saya berharap ajang ini bisa menjadi pintu terciptanya inovasi-inovasi baru sebagai solusi di sektor pertanian untuk mewujudkan ketahanan pangan negeri," ujar Nugroho. 

Terdapat tiga kategori dalam kompetisi ini. Pertama, kategori Inovasi Pertanian Presisi (proposal penelitian). Kedua, kategori Inovasi Rantai Nilai Pertanian (karya tulis ilmiah). Dan ketiga, kategori Inovasi Sistem Produksi Pupuk (proposal penelitian).

Nugroho menjelaskan bahwa Fertinnovation Challenge 2021 ini akan dilakukan melalui 3 tahapan, yakni tahapan submission yang mana para peserta akan mengajukan hasil kajiannya melalui website yang sudah disiapkan. 
Kemudian tahapan seleksi, yang mana kajian-kajian tersebut akan dilakukan penilaian oleh para juri dan para peserta yang lolos nantinya akan diminta untuk melakukan presentasi di hadapan para juri. 

Terakhir, adalah tahapan pengumuman, di mana perusahaan akan mengumumkan 3 besar pemenang pada 3 kategori dari ajang ini. 

Para pemenang dari ajang Fertinnovation Challenge 2021 sendiri selain mendapatkan hadiah, nantinya hasil dari inovasi tersebut berkesempatan akan dikembangkan, dimanfaatkan atau bahkan di komersialisasikan untuk mendukung pengembangan industri pertanian di Indonesia. Sehingga tujuan dari diadakannya ajang ini untuk mewujudkan ketahanan pangan di masa depan dapat terwujud dan dimanfaatkan untuk kesejahteraan pangan dalam negeri.  (RO/E-1)

Sebagai informasi, pendaftaran Fertinnovation Challenge sudah dibuka. Adapun syarat yang ditetapkan bagi peserta adalah berstatus mahasiswa (sarjana dan pascasarjana); alumni maksimal 2 tahun pada 1 November 2021. Berkewarganegaraan Indonesia, individu atau tim maksimal 2 orang didampingi dosen pembimbing, terbuka untuk seluruh universitas nasional dan global, serta terbuka bagi semua disiplin ilmu yang relevan. 

Proses pengumpulan makalah dilaksanakan sejak  20 Agustus sampai 17 Oktober 2021. Ketentuan yang perlu diperhatikan para peserta Fertinnovation Challenge adalah tidak terlibat plagiarisme dan karya belum pernah memenangkan kompetisi lain. (RO/E-1)

Baca Juga

FOTO/Metro TV

Kebersamaan Kunci Keberhasilan Penanganan Pandemi

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 30 November 2021, 10:38 WIB
Sekretaris Kementerian Koordinator Perekonomian Susiwijono mengatakan kebersamaan merupakan kunci keberhasilan dalam penanganan pandemi...
ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Nilai Tukar Rupiah Berpeluang Naik Dibayangi Varian Omicron

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 30 November 2021, 10:34 WIB
Nilai tukar (kurs) rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Selasa (30/11), berpeluang menguat dibayangi...
Ist/Kementan

Pertama di Serbia, ODICOFF Upaya Peningkatan Perdagangan Pertanian

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 30 November 2021, 09:17 WIB
Dirjen Hortikultura Prihasto Setyanto menyatakan bahwa ODICOFF Serbia merupakan salah satu upaya peningkatan potensi ekspor komoditas...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya